
PROSESNEWS.ID – Siang itu, suasana ruang pertemuan di Mapolda Gorontalo terasa hangat dan penuh keakraban. Gelak tawa beberapa kali pecah di tengah perbincangan santai antara para pimpinan organisasi pers dengan Kapolda Gorontalo Irjen Pol Widodo, Jum’at (22/5/2026).
Namun di balik suasana cair tersebut, ada agenda besar yang tengah dipersiapkan insan pers Gorontalo, yakni Temu Jurnalis 2026.
Pertemuan yang dimulai sekitar pukul 13.53 WITA itu menjadi langkah awal panitia dalam mematangkan kegiatan kolaboratif yang akan mempertemukan pekerja media, siswa sekolah, hingga mahasiswa dalam satu ruang diskusi dan pembelajaran jurnalistik.
Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia Gorontalo, Melki Gani atau yang akrab disapa Eki, memaparkan langsung konsep kegiatan tersebut di hadapan Kapolda. Menurutnya, Temu Jurnalis bukan sekadar ruang berkumpul para pewarta, tetapi juga wadah edukasi bagi generasi muda di tengah derasnya arus informasi digital.
“Kegiatannya berupa temu jurnalis yang di dalamnya dikemas dalam bentuk workshop. Pesertanya nanti adalah para siswa dan mahasiswa. Kalau disetujui, kami juga akan meminta testimoni langsung dari Pak Kapolda,” ujar Ketua AMSI Gorontalo yang akrab disapa Eki.
Mendengar pemaparan tersebut, Kapolda Gorontalo menyambut baik dan langsung menyatakan kesiapannya untuk menyukseskan acara setelah membaca berkas penawaran yang diajukan.
“Oke sip, aman. Pasti saya bantu selama kegiatan itu positif,” tegas Irjen Pol Widodo.
Kalimat singkat itu langsung menjadi angin segar bagi panitia yang tengah menyiapkan agenda besar tersebut. Dukungan yang diberikan bukan hanya sebatas moral, tetapi juga bentuk keterbukaan institusi kepolisian dalam mendukung kegiatan literasi dan edukasi jurnalistik di Gorontalo.
Tak hanya itu, Polda Gorontalo bahkan bersedia menjadi salah satu pemberitaan dalam kegiatan Temu Jurnalis.
Suasana audiensi semakin hangat ketika Kapolda mulai membuka obrolan santai bersama para wartawan dan pimpinan organisasi pers yang hadir. Dengan nada bercanda, ia mengaku senang bisa bertatap muka langsung dengan insan media di Gorontalo.
“Saya senang sekali bisa bertemu langsung dengan rekan-rekan sekalian, walaupun jujur saya belum kenal semuanya ya. Ya kalau mau saling kenal, sering-sering dong kita ketemu,” celetuk Irjen Pol Widodo yang disambut tawa hadirin.
Dalam kesempatan itu, Kapolda juga tampak antusias mendiskusikan berbagai isu problematik yang tengah berkembang di wilayah Gorontalo.
Audiensi tersebut turut dihadiri Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Gorontalo Irwanto Achmad, Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Gorontalo Andi Jamaludin AM. Pannyame, Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Gorontalo I Kadek Sugiarta, Sekretaris Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Gorontalo Fajri A. Kidjab, serta sejumlah wartawan media siber dan televisi di Gorontalo.
Sementara itu, Ketua Panitia Temu Jurnalis 2026, Lukman Polimengo, menjelaskan bahwa agenda tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari pada 12–13 Juni 2026 dan dipusatkan di Wombohe Jurnalis, Jalan Taman Hiburan II, Kota Gorontalo.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan gerakan kolaboratif yang mempertemukan organisasi perusahaan pers dan organisasi profesi wartawan di Gorontalo. Sejumlah organisasi yang terlibat aktif di antaranya AMSI Gorontalo, SMSI Gorontalo, JMSI Gorontalo, serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan IJTI Gorontalo.
“Kami menargetkan total 100 peserta yang terdiri dari kalangan pekerja media, siswa sekolah, hingga mahasiswa. Lewat workshop ini, mereka diharapkan dapat memperluas wawasan, bertukar ide, serta memahami etika dan tanggung jawab sosial pemberitaan di era digital,” urai Ketua Panitia, Lukman Polimengo.
Dengan menggandeng institusi pendidikan, agenda Temu Jurnalis ini diharapkan mampu menjadi langkah taktis dalam membangun sinergi dunia media dan pendidikan, sekaligus mengedukasi generasi muda agar melek literasi digital dan melahirkan bibit jurnalis yang profesional serta beretika.












