Ketua Deprov : APBD-P 2020 Dampaknya Harus Maksimal Bagi Masyarakat

Paris Jusuf, berharap agar APBD-Perubahan Tahun 2020 harus benar-benar berdampak positif dan berguna pada masyarakat.

Rapat paripurna, dalam rangka pembicaraan Tingkat I mengenai Ranperda tentang APBD Perubahan Tahun 2020, Senin (24/8/2020).

PROSESNEWS.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo gelar rapat paripurna, dalam rangka pembicaraan Tingkat I mengenai Ranperda tentang APBD Perubahan Tahun 2020, Senin (24/8/2020).

Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Paris Jusuf menekankan, untuk dokumen-dokumen Ranperda APBD Perubahan yang telah diserahkan oleh pemerintah kepada pihak DPRD akan dibahas sesuai dengan mekanisme yang ada.

“Dari tujuh fraksi yang ada sudah menyetujui untuk menerima dokumen Ranperda dan akan segera kami bahas sesuai dengan mekanisme dewan, juga kami akan pacu pembahasannya agar segera ada pembicaraan tingakat II tentang persetujuan pembahasan APBD perubahan tersebut,” Jelas Paris Jusuf.

Imbunya, berkenaan dengan penggunaan APBD Perubahan ada dua hal yang diprioritaskan untuk pandemi Covid-19 dan dampaknya. Ini bisa ada perhatian pada perekonomian masyarakat.

“Untuk anggaran yang diprioritaskan adalah pandemi dan penanggulangan dampaknya, seperti bantuan sosial, hibah, dan masalah pangan. Juga harus menguatkan perekonomian masyarakat agar tetap bertahan sebagaimana mestinya,” jelasnya.

Paris Jusuf, berharap agar APBD-Perubahan Tahun 2020 harus benar-benar berdampak positif dan berguna pada masyarakat.

“Anggaran yang ada saya harap harus sesuai dengan peruntukkannya, dan dampaknya harus maksimal bagi masyarakat,” Kata Paris, saat ditemui usai rapat paripurna DPRD Provinsi Gorontalo. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *