
PROSESNEWS.ID – Pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) di Provinsi Gorontalo mendapat perhatian besar dari berbagai daerah di Indonesia. Sejumlah gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota, hingga anggota DPRD dijadwalkan menghadiri rangkaian kegiatan nasional tersebut.
Berdasarkan data kehadiran yang dihimpun panitia, sejumlah kepala daerah telah berada di Gorontalo, sementara sebagian lainnya dijadwalkan tiba pada 23 Juni 2026.
Tiga gubernur yang dijadwalkan hadir yakni Gubernur Sulawesi Selatan, Gubernur Maluku, dan Gubernur Maluku Utara. Kehadiran mereka akan diperkuat oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan dan Wakil Gubernur Papua Selatan.
Pada tingkat kabupaten dan kota, sejumlah kepala daerah yang telah terkonfirmasi hadir antara lain Bupati Kotawaringin Barat, Bupati Gayo Lues, Bupati Sumbawa, Bupati Wajo, Bupati Bantaeng, Bupati Maros, Bupati Bombana, Bupati Nunukan, Bupati Pandeglang, Bupati Bolaang Mongondow Selatan, Bupati Simalungun, serta Bupati Sleman yang dijadwalkan berada di Gorontalo hingga 25 Juni 2026.
Sementara itu, beberapa kepala daerah lainnya dijadwalkan tiba di Gorontalo pada 23 Juni 2026, yakni Bupati Halmahera Timur, Bupati Morowali, Bupati Halmahera Utara, Bupati Malinau, serta Wali Kota Tarakan.
Kehadiran para pimpinan daerah juga dilengkapi oleh sejumlah wakil kepala daerah. Mereka di antaranya Wakil Bupati Luwu Timur, Wakil Bupati Kotawaringin Barat, Wakil Bupati Kutai Timur, Wakil Bupati Sorong, Wakil Bupati Katingan, Wakil Bupati Kutai Barat, Wakil Bupati Majene, Wakil Bupati Pasangkayu, Wakil Wali Kota Tual, Wakil Bupati Mamasa, dan Wakil Bupati Mamuju Tengah.
Selain unsur eksekutif, kegiatan ini turut dihadiri perwakilan legislatif, yakni Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran.
Kehadiran para pimpinan daerah dari berbagai wilayah Indonesia tersebut menunjukkan tingginya antusiasme sekaligus dukungan terhadap penyelenggaraan PENAS KTNA XVII Tahun 2026 di Gorontalo. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antardaerah dalam pengembangan sektor pertanian, perikanan, dan ketahanan pangan nasional.
Selain itu, PENAS KTNA juga menjadi ajang berbagi pengalaman, pengetahuan, serta inovasi di kalangan petani dan nelayan dari berbagai daerah di Indonesia.
Melalui pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan lahir berbagai rekomendasi strategis yang mampu mendorong kemajuan sektor pertanian dan perikanan nasional, sekaligus mempererat kerja sama antara pemerintah daerah dan pelaku utama pembangunan pertanian di seluruh Indonesia.












