Prosesnews.id
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prosesnews.id
No Result
View All Result
Home Daerah Gorontalo

Mangrove Menyusut, Masyarakat Pesisir Gorontalo Dilema antara Tambak dan Kerentanan Lingkungan

Editor by Editor
19 Des 2025 18:46
in Gorontalo, Headline

PROSESNEWS.ID – Hutan mangrove di wilayah pesisir Provinsi Gorontalo terus menyusut dalam beberapa tahun terakhir. Alih fungsi lahan menjadi tambak ikan dan udang kian masif, terutama di kawasan Teluk Tomini.

Di balik kerusakan ekosistem tersebut, masyarakat pesisir berada dalam posisi rentan, terjepit antara kebutuhan ekonomi jangka pendek dan ancaman lingkungan jangka panjang.

Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2023 mencatat sekitar 35 persen mangrove di Gorontalo berada dalam kondisi rusak. Kerusakan terbesar ditemukan di Kabupaten Boalemo, Pohuwato, dan Bone Bolango. Padahal, mangrove memiliki peran penting sebagai pelindung alami pantai dari abrasi, habitat biota laut, serta penyerap karbon.

Bagi masyarakat pesisir, menyusutnya mangrove bukan sekadar persoalan ekologis. Hilangnya hutan mangrove membuat garis pantai semakin rentan terhadap abrasi dan gelombang pasang. Dampaknya langsung dirasakan warga, mulai dari ancaman terhadap permukiman hingga menurunnya hasil tangkapan nelayan.

Kerusakan mangrove juga berdampak pada sumber penghidupan. Habitat ikan, kepiting, dan udang yang bergantung pada ekosistem mangrove ikut berkurang. Nelayan tradisional menjadi kelompok paling terdampak karena keterbatasan modal dan teknologi untuk melaut lebih jauh.

Di sisi lain, tekanan ekonomi membuat sebagian masyarakat justru terlibat dalam alih fungsi mangrove. Tambak tradisional dipilih sebagai jalan pintas untuk memperoleh penghasilan cepat. Namun, praktik ini kerap dilakukan tanpa perencanaan lingkungan yang memadai dan justru mempercepat kerusakan pesisir.

Kajian lingkungan yang menyoroti kondisi mangrove Gorontalo mengidentifikasi sejumlah penyebab utama. Alih fungsi lahan secara masif dan tidak terkendali menjadi faktor dominan, termasuk pembukaan tambak di kawasan yang seharusnya dilindungi. Lemahnya pengawasan dan penegakan hukum turut memperparah situasi.

Di Kabupaten Pohuwato, misalnya, lebih dari separuh kawasan mangrove dilaporkan mengalami kerusakan berat. Sementara area mangrove yang masih dalam kondisi baik jumlahnya terus menyusut.

Praktik jual beli lahan mangrove bahkan dilaporkan masih terjadi, termasuk di kawasan yang berstatus cagar alam.

Rendahnya kesadaran lingkungan dan minimnya alternatif mata pencaharian membuat mangrove kerap dipandang sebagai lahan kosong yang bisa dikonversi, bukan sebagai aset ekologis dan ekonomi jangka panjang.

Dampak kerusakan mangrove bersifat berlapis. Secara ekologis, pesisir kehilangan benteng alami terhadap abrasi dan perubahan iklim. Secara sosial-ekonomi, masyarakat menghadapi ancaman kehilangan tempat tinggal, penurunan pendapatan, hingga meningkatnya kemiskinan di wilayah pesisir.

Aktivis lingkungan menilai upaya rehabilitasi mangrove yang dilakukan sejauh ini belum sebanding dengan laju kerusakan. Ketimpangan antara eksploitasi dan pemulihan membuat kondisi mangrove di Gorontalo kian mengkhawatirkan.

Meski demikian, sejumlah solusi dinilai masih terbuka. Pemanfaatan teknologi penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG) dapat digunakan untuk memantau perubahan tutupan mangrove secara berkala.

Teknologi ini membantu pemerintah daerah mengidentifikasi kawasan kritis, menentukan prioritas rehabilitasi, dan mengevaluasi efektivitas penanaman mangrove.

Selain itu, penerapan sistem silvofishery mulai dipandang sebagai alternatif yang lebih berkelanjutan. Model ini mengombinasikan budidaya perikanan dengan pelestarian mangrove, sehingga masyarakat tetap memperoleh penghasilan tanpa merusak ekosistem pesisir.

Pendekatan berbasis masyarakat juga menjadi kunci. Inisiatif kelompok warga di sejumlah daerah pesisir menunjukkan bahwa pelestarian mangrove dapat berjalan efektif jika masyarakat dilibatkan secara aktif dan memperoleh manfaat langsung.

Kajian tersebut juga menyoroti potensi diversifikasi ekonomi berbasis mangrove. Buah mangrove dapat diolah menjadi produk bernilai tambah, seperti sirup, teh herbal, hingga pewarna alami. Inovasi ini membuka peluang pendapatan alternatif sekaligus mengurangi tekanan terhadap hutan mangrove.

Persoalan mangrove di Gorontalo menunjukkan bahwa krisis lingkungan tidak bisa dipisahkan dari persoalan sosial dan ekonomi. Tanpa pengelolaan yang berkelanjutan, alih fungsi mangrove justru akan memperbesar kerugian jangka panjang.

Sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dinilai menjadi kunci pemulihan. Penegakan hukum, pemanfaatan teknologi, penerapan silvofishery, serta pemberdayaan ekonomi berbasis mangrove perlu dijalankan secara konsisten agar hutan mangrove Gorontalo dapat kembali menjadi benteng alami pesisir dan sumber kehidupan yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Tags: gorontaloPesisir Gorontalo
ShareTweetSendSharePin1

Berita Terkait

Praktisi Hukum Tegaskan Pernyataan Gubernur Soal Tambang Ilegal Bukan Ancaman bagi Rakyat

by Editor
12 Mar 2026
0

PROSESNEWA.ID - Niat baik Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, terhadap masyarakat dinilai telah dipelintir oleh sekelompok oknum yang tidak bertanggung jawab....

Oplus_131072

Pemuda 18 Tahun Tewas di PETI Bulangita, Warga Soroti Luka Misterius di Tubuh Korban

by Editor
6 Mar 2026
0

PROSESNEWS.ID – Isak tangis menyelimuti warga Dusun Banjar II, Desa Bumbulan, saat jasad Mahmud Lihawa (18) tiba di rumah duka,...

Oplus_131072

Mobil Toyota Veloz Tabrak Pohon Pembatas Jalan, Ini Alasan Pengemudi

by Editor
3 Mar 2026
0

PROSESNEWS.ID – Belum genap sebulan, Jalan Pangeran Hidayat atau yang dikenal dengan Jalan Dua Susun (JDS), Kota Gorontalo, kembali memakan korban....

Kuota Solar Gorontalo Naik 5.400 KL, Pertumbuhan Ekonomi Daerah Dipacu

by Editor
3 Mar 2026
0

PROSESNEWS.ID - Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menyampaikan apresiasi dan penghargaan tinggi atas perjuangan Anggota Komisi XII DPR RI Daerah Pemilihan...

Totok Bactiar Soroti Pengelolaan Aset Dinas

by Editor
3 Mar 2026
0

PROSESNEWS.ID – Anggota DPRD Kota Gorontalo, Totok Bactiar, menyoroti pengelolaan aset di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo, khususnya di Dinas Pendidikan....

Load More

Komentar DonkBatalkan balasan

Trending

Gorontalo

Komitmen Setiap Tahun, Dheninda Chaerunnisa Bagikan Parsel Lebaran

by Editor
20 Mar 2026
0

PROSESNEWS.ID – Menjelang Hari Raya Idulfitri yang tinggal menghitung hari, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gorontalo Utara, Dheninda Chaerunnisa, menunjukkan...

AMPG, BM PAN, Angkatan Muda Ka’bah Dukung Koalisi Indonesia Bersatu

5 Jun 2022

UNG Gelar Rapat Kerja Universitas 2026, Perkuat Keselarasan Program dan Target Kinerja

4 Feb 2026

DPRD Kota Gorontalo Susun Aturan Baru Penyelenggaraan Penerangan Jalan

10 Mar 2026

UMKM Fest Gorontalo Dukung Kendali Inflasi dan Perkuat Ekonomi Lokal

16 Nov 2024
Oplus_131072

Warga Bongomeme Keluhkan Jalan Rusak, Gusnar Siap Wujudkan Aspirasi

11 Nov 2024

TERBARU

Komitmen Setiap Tahun, Dheninda Chaerunnisa Bagikan Parsel Lebaran

20 Mar 2026

BUMD Gorontalo Diminta Tak Sekadar Ada, Harus Jadi Mesin Penggerak Ekonomi

19 Mar 2026

Polda Gorontalo Fasilitasi Mudik Gratis, Ratusan Warga Berangkat ke Dua Provinsi

18 Mar 2026

Polisi Tegaskan Penambang Rakyat Wajib Kantongi IPR, Tidak Ada Kelonggaran Aturan

18 Mar 2026

Ketum BPD HIPMI Temui Gubernur, Kolaborasi Sukseskan Visi Misi ‘Gorontalo Maju dan Sejahtera’

17 Mar 2026
  • Home
  • Tentang
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

©2025 Prosesnews.id. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis

©2025 Prosesnews.id. All Rights Reserved.