Prosesnews.id
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prosesnews.id
No Result
View All Result
Home Daerah Gorontalo Pemda Gorontalo

Pemda Gorontalo Hadirkan Dokter Jiwa untuk Tes Kejiwaan 35 Pejabat

Editor by Editor
15 Agu 2026 18:41
in Pemda Gorontalo

PROSESNEWS.ID — Penataan jabatan pimpinan tinggi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo memasuki tahap penting. Sebanyak 35 pejabat Eselon II mengikuti Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau job fit yang resmi dibuka Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo, Sabtu (15/8/2026).

Pelaksanaan job fit ini menjadi bagian dari langkah Pemkab Gorontalo menyesuaikan komposisi pejabat dengan Peraturan Daerah tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang baru.

Sofyan mengatakan, evaluasi tersebut penting untuk memastikan pejabat yang menduduki jabatan pimpinan tinggi benar-benar memiliki kompetensi dan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

“Uji kompetensi dan evaluasi kinerja JPTP Kabupaten Gorontalo ini tindak lanjut dari Perda SOTK, maka harus dilakukan uji kompetensi,” ujar Sofyan saat diwawancarai.

Menariknya, proses seleksi tidak dilakukan langsung oleh pemerintah daerah. Untuk menjaga independensi dan objektivitas penilaian, Pemkab Gorontalo melibatkan perguruan tinggi sebagai pelaksana. Panitia seleksi diketuai Prof. Rauf A. Hatu.

“Dalam kegiatan ini kami melibatkan perguruan tinggi sebagai panitia pelaksana, jadi bukan pemda,” tegas Sofyan.

Tak Sekadar Uji Kompetensi

Sebanyak 35 pejabat mengikuti sejumlah tahapan penilaian. Mulai dari penyusunan makalah, wawancara, rekam jejak, hingga tes psikologi.

Bahkan, peserta juga akan menjalani Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) untuk melihat aspek psikologis masing-masing pejabat.

“Kami menguji kompetensi dan kemampuan dari Eselon II. Kemudian ada satu yakni tes MMPI atau tes kejiwaan. Kami punya dokter jiwa dan itu akan kita hadirkan untuk mengetes seluruh peserta,” jelas Sofyan.

Menurutnya, hasil job fit nantinya akan menjadi salah satu dasar penting dalam melakukan penataan pejabat sesuai struktur organisasi yang baru.

Dengan demikian, proses ini bukan sekadar formalitas evaluasi, tetapi menjadi instrumen untuk menentukan kesesuaian pejabat dengan kebutuhan organisasi Pemkab Gorontalo ke depan.

Sofyan bahkan memastikan pejabat yang tidak lagi masuk dalam struktur Eselon II akan dialihkan ke jabatan fungsional.

“Yang pasti yang tidak masuk di SOTK Eselon II-nya maka akan masuk di fungsional, kan itu juga jabatan,” tegasnya.

Ketua Panitia Seleksi, Prof. Rauf A. Hatu, menjelaskan bahwa job fit dilakukan untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai kualitas pejabat pimpinan tinggi selama menjalankan tugasnya.

Penilaian tidak hanya melihat kemampuan administratif, tetapi juga kinerja, capaian program, pola pengelolaan pemerintahan, serta integritas masing-masing pimpinan OPD.

“Uji kompetensi itu kita akan melihat bagaimana pola pengelolaan pemerintahan selama ini sebagai pimpinan OPD dari sisi kinerja, pencapaian program, integritas,” ujar Prof. Rauf.

Evaluasi juga diarahkan untuk menjawab satu pertanyaan penting: apakah kompetensi pejabat yang bersangkutan masih relevan dengan kebutuhan dan program pemerintah daerah ke depan?

Prof. Rauf menyebut evaluasi terhadap pejabat JPT pada prinsipnya dilakukan secara berkala sesuai ketentuan yang berlaku.

“Sebetulnya regulasi itu setiap 2 tahun dievaluasi,” katanya.

Ia menegaskan, panitia seleksi hanya bertugas melakukan penilaian dan memberikan hasil evaluasi. Sementara keputusan mengenai struktur organisasi dan penempatan pejabat tetap menjadi kewenangan pemerintah daerah.

Meski demikian, hasil job fit sangat mungkin berujung pada perubahan posisi.

“Pada prinsipnya evaluasi ini untuk membaca dan melihat bagaimana kompetensi mereka. Bisa saja mereka digeser dari tempat yang sekarang ke tempat lain,” pungkas Prof. Rauf.

Dengan berjalannya proses job fit ini, 35 pejabat Eselon II Pemkab Gorontalo kini berada dalam tahap evaluasi untuk menentukan siapa yang paling sesuai mengisi kebutuhan organisasi dalam SOTK baru. Hasilnya akan menjadi bagian penting dari arah penataan birokrasi Pemerintah Kabupaten Gorontalo ke depan.

ShareTweetSendSharePin

Berita Terkait

Helmi Rasid saat meninjau proyek pembangunan kampung nelayan di Paguyaman Pantai, Sabtu (15/8/2026).

Helmi Minta Pembangunan Kampung Nelayan di Paguyaman Pantai Tak Abaikan Kepentingan Warga

by Editor
15 Agu 2026
0

Helmi Rasid saat meninjau proyek pembangunan kampung nelayan di Paguyaman Pantai, Sabtu (15/8/2026). PROSESNEWS.ID - Pembangunan Kampung Nelayan di Kecamatan...

Pengunjung Danau Limboto Bayar Rp5.000, Camat Telaga Biru Enggan Beri Penjelasan

by Editor
15 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID - Menyusutnya air Danau Limboto dalam beberapa waktu terakhir membuat sejumlah kawasan yang sebelumnya berada di tengah perairan kini...

Pramuka Resmi Dibuka, Sofyan Berharap Peserta Manfaatkan Kegiatannya

by Editor
15 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID — Jambore Nasional (Jamnas) Gerakan Pramuka XII Tahun 2026 resmi dibuka di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, Jumat (14/08/) Bupati Gorontalo...

Sinergi Dispora dan UMGO Dorong Budaya Hidup Sehat Lewat Fun Run

by Editor
15 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID - Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir dan memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat melalui kegiatan...

Komisi II Deprov Gorontalo saat menerima audiensi Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Bersatu, Jumat (14/8/2026).

Terima Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Bersatu, Komisi II Deprov Dalami Aspirasi

by Editor
15 Agu 2026
0

  Komisi II Deprov Gorontalo saat menerima audiensi Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Bersatu, Jumat (14/8/2026). PROSESNEWS.ID - Komisi II DPRD...

Load More

Komentar DonkBatalkan balasan

Trending

Daerah

Pengunjung Danau Limboto Bayar Rp5.000, Camat Telaga Biru Enggan Beri Penjelasan

by Editor
15 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID - Menyusutnya air Danau Limboto dalam beberapa waktu terakhir membuat sejumlah kawasan yang sebelumnya berada di tengah perairan kini...

Komisi II Deprov Gorontalo saat menerima audiensi Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Bersatu, Jumat (14/8/2026).

Terima Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Bersatu, Komisi II Deprov Dalami Aspirasi

15 Agu 2026

Banyak yang Tahu Pancasila, Tapi 90,3% Masyarakat Khawatir Bangsa Terpecah

15 Agu 2026
Ketua Umum HMI Cabang Bone Bolango, Rolan Abdullah

Janji 1.000 Sapi Terhambat Dokumen, HMI Bone Bolango Minta Bupati Copot Kadis

13 Agu 2026

Sinergi Dispora dan UMGO Dorong Budaya Hidup Sehat Lewat Fun Run

15 Agu 2026

Kemenpora Buka Pendaftaran Wirasena Youth Camp 2026

13 Agu 2026

TERBARU

Helmi Rasid saat meninjau proyek pembangunan kampung nelayan di Paguyaman Pantai, Sabtu (15/8/2026).

Helmi Minta Pembangunan Kampung Nelayan di Paguyaman Pantai Tak Abaikan Kepentingan Warga

15 Agu 2026

Pemda Gorontalo Hadirkan Dokter Jiwa untuk Tes Kejiwaan 35 Pejabat

15 Agu 2026

Pengunjung Danau Limboto Bayar Rp5.000, Camat Telaga Biru Enggan Beri Penjelasan

15 Agu 2026

Pramuka Resmi Dibuka, Sofyan Berharap Peserta Manfaatkan Kegiatannya

15 Agu 2026

Sinergi Dispora dan UMGO Dorong Budaya Hidup Sehat Lewat Fun Run

15 Agu 2026
  • Home
  • Tentang
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.