Prosesnews.id
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prosesnews.id
No Result
View All Result
Home Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Riset Dosen UNG Tunjukkan AR Efektif Kenalkan Keberagaman Sejak Usia Dini

Editor by Editor
22 Jul 2026 20:53
in Universitas Negeri Gorontalo

PROSESNEWS.ID – Inovasi pembelajaran karya dosen Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional. Dosen Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD), Dr. Pupung Puspa Ardini, M.Pd., tampil sebagai pemakalah pada Pacific Early Childhood Education Research Association (PECERA) Annual Conference 2026 yang berlangsung pada 10–12 Juli 2026 di Singapore University of Social Sciences (SUSS), Singapura.

Konferensi internasional bergengsi tersebut mengangkat tema “Early Childhood Care and Education in a Complex World: Supporting Agency, Diversity and Inclusion” dan mempertemukan para peneliti, akademisi, pendidik, serta praktisi pendidikan anak usia dini dari berbagai negara untuk berbagi hasil riset dan inovasi dalam membangun sistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada perkembangan anak.

Pada forum ilmiah tersebut, Pupung mempresentasikan hasil penelitian berjudul “Bhinneka Magic Cube: The Introduction to Diversity Literacy Through Augmented Reality for Kindergarten”, sebuah inovasi media pembelajaran yang menggabungkan permainan edukatif dengan teknologi Augmented Reality (AR) untuk menanamkan nilai-nilai kebinekaan kepada anak usia dini.

Penelitian tersebut merupakan hasil kolaborasi bersama Sri Rawanti, M.Pd., Arif Dwinanto, M.Pd., dan Hijrah Syahputra, M.Pd., yang berfokus pada pengembangan media pembelajaran interaktif sebagai sarana memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia sejak usia dini.

Menurut Dr. Pupung, Bhinneka Magic Cube dirancang sebagai media pembelajaran yang memadukan kubus edukatif dengan teknologi AR. Melalui proses pemindaian menggunakan perangkat digital, anak-anak dapat mengakses berbagai konten interaktif yang mengenalkan keberagaman suku, budaya, bahasa, agama, hingga kehidupan sosial masyarakat Indonesia dengan cara yang menarik dan menyenangkan.

“Anak-anak belajar melalui pengalaman yang konkret dan menyenangkan. Dengan memanfaatkan teknologi Augmented Reality, mereka dapat memahami keberagaman dengan cara yang lebih interaktif sesuai karakteristik belajar pada usia dini,” jelas Pupung.

Pengembangan media tersebut menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) yang memastikan setiap tahapan dilakukan secara sistematis, mulai dari analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, implementasi, hingga evaluasi efektivitas media.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bhinneka Magic Cube memperoleh respons yang sangat positif. Berdasarkan hasil evaluasi, media ini meraih skor antara 83,40 hingga 87,40 persen pada berbagai aspek penilaian, meliputi tampilan, kreativitas, inovasi, kemudahan penggunaan, manfaat pembelajaran, hingga keamanan desain dan bahan.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa media ini memiliki potensi besar sebagai sarana efektif dalam menanamkan nilai toleransi dan keberagaman kepada anak sejak usia dini. Pupung menegaskan bahwa penguatan literasi kebinekaan sejak masa kanak-kanak merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter generasi masa depan.

“Anak yang sejak dini diperkenalkan pada keberagaman akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih toleran, empatik, mampu bekerja sama, serta menghargai perbedaan. Teknologi dapat menjadi media yang efektif untuk mendukung proses tersebut, selama dimanfaatkan secara bijaksana dengan pendampingan guru dan orang tua,” ujarnya.

Keikutsertaan akademisi FIP UNG sebagai pemakalah pada konferensi internasional tersebut menjadi bukti bahwa hasil riset dosen UNG mampu berkontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di tingkat global. Partisipasi ini sekaligus menunjukkan bahwa inovasi yang lahir dari UNG tidak hanya menjawab kebutuhan pendidikan di Indonesia, tetapi juga relevan dengan berbagai isu strategis pendidikan anak usia dini di dunia.

ShareTweetSendSharePin1

Berita Terkait

Ancam Perempuan Pakai Sajam, Pria di Gorontalo Diamankan

by Editor
22 Sep 2026
0

PROSESNEWS.ID – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polresta Gorontalo Kota mengamankan seorang pria berinisial MH (27) yang diduga melakukan tindak...

Dugaan Pelecehan di Tibawa Tinggal Menunggu Satu Saksi

by Editor
22 Sep 2026
0

PROSESNEWS.ID – Penanganan kasus dugaan pencabulan terhadap anak di Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, sudah mulai mengerucut. Kasar Reskrim Polres Gorontalo,...

Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo saat monitoring dan evaluasi progres pembangunan gerai KMP di Kantor Lurah Tilihuwa, Kabupaten Gorontalo, Selasa (22/9/2026).

Gerai KMP Tilihuwa Terkendala Lahan, Komisi II DPRD Gorontalo Turun Tangan

by Editor
22 Sep 2026
0

Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo saat monitoring dan evaluasi progres pembangunan gerai KMP di Kantor Lurah Tilihuwa, Kabupaten Gorontalo, Selasa...

Gubernur Gorontalo Berharap Kadin Jadi Motor Penggerak Ekonomi Gorontalo

by Editor
21 Sep 2026
0

PROSESNEWS.ID – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mendorong Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Gorontalo mengambil peran lebih besar dalam menggerakkan...

Gorontalo Kebut Bedah 6.066 Rumah, Menteri PKP Datang November

by Editor
21 Sep 2026
0

PROSESNEWS.ID — Program Bedah Rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Provinsi Gorontalo terus digenjot. Hingga 2026, sebanyak 6.066...

Load More

Komentar DonkBatalkan balasan

Trending

Kriminal

Ancam Perempuan Pakai Sajam, Pria di Gorontalo Diamankan

by Editor
22 Sep 2026
0

PROSESNEWS.ID – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polresta Gorontalo Kota mengamankan seorang pria berinisial MH (27) yang diduga melakukan tindak...

Dugaan Pelecehan di Tibawa Tinggal Menunggu Satu Saksi

22 Sep 2026
Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo saat monitoring dan evaluasi progres pembangunan gerai KMP di Kantor Lurah Tilihuwa, Kabupaten Gorontalo, Selasa (22/9/2026).

Gerai KMP Tilihuwa Terkendala Lahan, Komisi II DPRD Gorontalo Turun Tangan

22 Sep 2026

Melampaui Polemik Rumah Jawatan Kantor Pos

9 Sep 2026

AMPG, BM PAN, Angkatan Muda Ka’bah Dukung Koalisi Indonesia Bersatu

5 Jun 2022
Zulfitri Zulkarnain Suleman

Stunting Bukan Sekadar Persoalan Gizi: Perspektif Hukum Keluarga Islam

21 Sep 2026

TERBARU

Ancam Perempuan Pakai Sajam, Pria di Gorontalo Diamankan

22 Sep 2026

Dugaan Pelecehan di Tibawa Tinggal Menunggu Satu Saksi

22 Sep 2026
Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo saat monitoring dan evaluasi progres pembangunan gerai KMP di Kantor Lurah Tilihuwa, Kabupaten Gorontalo, Selasa (22/9/2026).

Gerai KMP Tilihuwa Terkendala Lahan, Komisi II DPRD Gorontalo Turun Tangan

22 Sep 2026

Gubernur Gorontalo Berharap Kadin Jadi Motor Penggerak Ekonomi Gorontalo

21 Sep 2026

Gorontalo Kebut Bedah 6.066 Rumah, Menteri PKP Datang November

21 Sep 2026
  • Home
  • Tentang
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.