
PROSESNEWS.ID – Seorang wisatawan lokal bernama Riska Halid (25), warga Desa Tonala, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, meninggal dunia setelah tenggelam saat berenang di Pantai Pulau Bogisa, Kabupaten Gorontalo Utara, Minggu (2/8/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban bersama delapan rekannya berangkat menuju Pulau Bogisa menggunakan perahu taksi pada Sabtu (1/8/) sekitar pukul 16.50 WITA. Rombongan tiba sekitar pukul 17.30 WITA dan bermalam di lokasi dengan mendirikan tenda.
Keesokan harinya sekitar pukul 06.00 WITA, sebagian anggota rombongan sempat berenang di sekitar pantai sebelum kembali ke daratan untuk sarapan. Setelah sarapan, lima orang kembali turun ke laut. Beberapa saat kemudian, mereka dilaporkan terbawa ombak dan arus.
Sekitar pukul 08.30 WITA, korban bersama teman-temannya berhasil dievakuasi oleh sebuah perahu taksi yang kebetulan melintas dari Pulau Bogisa menuju Pulau Lampu. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak sadar.
“Untuk sementara korban yang meninggal itu adalah wisatawan lokal yang berasal dari Bolsel atau Bolaangmongondow Selatan,” jelas Halidin, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Gorontalo.
Korban kemudian dibawa kembali ke Pantai Pulau Bogisa dan mendapat pertolongan pertama berupa resusitasi jantung paru (CPR) dari wisatawan asal Jerman yang berada di lokasi, dibantu pemandu wisata serta warga setempat.
Dua personel Pos TNI AL (Posal) Kwandang yang tiba sekitar pukul 09.50 WITA juga memberikan upaya pertolongan. Namun, korban tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
Selanjutnya, korban dievakuasi menggunakan perahu menuju Pelabuhan Kwandang dan tiba sekitar pukul 10.30 WITA. Korban kemudian dibawa menggunakan ambulans ke RSUD Zainal Umar Sidiki Kabupaten Gorontalo Utara. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia.
Usai pemeriksaan, jenazah dibawa ke rumah transit keluarga di Telaga, Kabupaten Gorontalo, sebelum diberangkatkan ke rumah duka di Desa Tonala, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para wisatawan untuk selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai serta mematuhi imbauan terkait kondisi cuaca, ombak, dan arus laut.












