
PROSESNEWS.ID – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) resmi membuka tahapan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi calon mahasiswa baru Tahun Akademik 2026 yang dinyatakan lulus melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Tahapan pembayaran tersebut menjadi bagian penting dalam proses registrasi ulang sebelum mahasiswa mengikuti kegiatan akademik di lingkungan kampus.
Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Perencanaan UNG, Darman, S.Kom., M.Ap., menjelaskan bahwa pembayaran UKT dibuka mulai 11 hingga 25 Mei 2026.
Menurutnya, calon mahasiswa dapat melakukan pembayaran melalui teller maupun ATM di bank mitra UNG, yakni Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara (BTN), dan Bank Negara Indonesia (BNI).
Selain itu, untuk memberikan kemudahan layanan, pembayaran juga dapat dilakukan secara daring melalui mobile banking Bank Mandiri dan BTN.
“Dengan berbagai pilihan layanan pembayaran yang tersedia, diharapkan calon mahasiswa dapat lebih mudah dan cepat menyelesaikan proses registrasi administrasi,” ujar Darman.
Ia juga mengingatkan calon mahasiswa agar menyimpan bukti pembayaran UKT sebagai dokumen administrasi resmi yang akan digunakan pada tahapan registrasi berikutnya.
Sementara itu, bagi mahasiswa penerima program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) yang telah terverifikasi, diwajibkan segera mengunggah surat pernyataan melalui laman resmi penerimaan mahasiswa baru UNG di spmb.ung.ac.id.
Wakil Rektor Bidang Akademik UNG, Abdul Hafidz Olii, menegaskan bahwa pembayaran UKT merupakan tahapan penting bagi calon mahasiswa baru.
“Pembayaran UKT menjadi penanda resmi bahwa calon mahasiswa telah menyelesaikan proses registrasi dan siap mengikuti seluruh aktivitas akademik di UNG,” jelas Hafidz.
Dengan waktu pembayaran yang terbatas, pihak universitas mengimbau seluruh calon mahasiswa jalur SNBP agar segera menyelesaikan pembayaran sesuai jadwal yang telah ditentukan guna menghindari keterlambatan registrasi akademik.
“Pembukaan pembayaran UKT ini sekaligus menandai kesiapan UNG dalam menyambut mahasiswa baru Tahun Akademik 2026 untuk bergabung dan menempuh pendidikan di kampus kerakyatan,” pungkasnya.














