
PROSESNEWS.ID – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menekankan pentingnya evaluasi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pencatatan dan penimbangan sisa makanan anak.
Penegasan tersebut disampaikan Wagub Idah usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) di empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Gorontalo, Jumat (30/1/2026).
Menurut Idah, setiap SPPG wajib dilengkapi dengan timbangan yang dimanfaatkan secara optimal sebagai instrumen evaluasi menu MBG. Ia menjelaskan, setelah makanan dikonsumsi dan ompreng dikembalikan dari sekolah ke SPPG, sisa makanan berupa nasi, lauk, maupun sayur harus ditimbang.
“Hasil penimbangan sisa makanan ini kemudian dibandingkan dengan hari sebelumnya. Jika jumlah sisa makanan hari ini lebih banyak, itu menandakan menu yang disajikan kurang diminati anak-anak,” ujar Idah.
Wagub meminta agar hasil penimbangan tersebut dicatat secara rutin dan sistematis. Data tersebut menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui jenis menu yang kurang disukai peserta didik, sehingga menu serupa tidak kembali disajikan dan dapat segera diganti dengan menu yang lebih sesuai pada hari berikutnya.
Idah menegaskan, mekanisme evaluasi ini harus benar-benar diterapkan dan terus diperbaiki agar kualitas layanan SPPG semakin meningkat. Makanan yang disajikan diharapkan tidak hanya memenuhi standar gizi, tetapi juga disukai oleh peserta didik













