Prosesnews.id
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prosesnews.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kemarau Berkepanjangan, Petani Terpaksa Gunakan Mesin Alkon untuk Pengairan

Editor by Editor
10 Okt 2023 12:10
in Ekonomi, Gorontalo, Headline

PROSESNEWS.ID — Akibat dari musim kemarau yang panjang, sejumlah petani harus mengairi lahan pertanian dengan menggunakan mesin alkon.

Imbran (46), petani tomat yang merupakan warga Desa Bunggalo Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, harus mengeluarkan banyak biaya tambahan untuk merawat tanaman agar terhindar dari gagal panen.

Salah satu beban ekstra yang harus ia tanggung adalah biaya bahan bakar untuk mesin alkon yang digunakan dalam proses pengairan.

“Setiap hari pak ini saya siram, pagi dan sore, karena kalo tidak pasti kalah banyak poli,” ungkap Imbran saat diwawancarai tim Prosesnews.id, Selasa (10/10/2023).

Berdasarkan pernyataan Imbran, setiap hari ia harus menggunakan 4 liter pertalite pada pagi dan 4 liter lagi pada sore hari untuk mesin alkonnya. Jadi, total pengeluarannya untuk bahan bakar adalah 8 liter pertalite per hari.

Dengan harga pertalite sebesar 12 ribu rupiah per liter, maka pengeluaran Imbran untuk bahan bakar setiap harinya mencapai 96 ribu rupiah (8 liter x 12 ribu rupiah).

Baca Juga: Harga Tomat Anjlok, Para Petani di Gorontalo Gigit Jari

“Banyak biaya yang keluar, hitung saja, setiap pagi itu 4 liter pertalite yang habis, sore juga bagitu, jadi 8 liter, kali saja dia 12 ribu,” beber Imbran.

Tantangan yang dihadapi petani di Gorontalo saat ini sangat serius. Mereka berharap agar usaha keras mereka selama musim kemarau ini tidak akan sia-sia.

Dengan perasaan harap, mereka juga menantikan hujan segera turun untuk mengakhiri musim kemarau yang panjang dan membawa kembali kesuburan ke lahan pertanian mereka.

Reporter: Pian N Peda

Tags: CabaigorontaloKabupaten GorontaloKapan HujanMusim KemarauMusim PanasPengairan Mesin AlkonPetani CabaiPetani Gagal PanenPetani KesulitanPetani TomatTomat
ShareTweetSendSharePin1

Berita Terkait

Bantuan Alsintan Bikin Petani Randangan Bisa Tanam Padi Tiga Kali Setahun

by Editor
4 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID - Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) sangat dirasakan manfaatnya oleh petani di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato. Hal ini...

Sawah Baru 879 Hektar di Pohuwato Mulai Ditanami, Produksi Padi Ditarget Terus Naik

by Editor
4 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID - Lahan seluas 879 hektar hasil program cetak sawah baru tahun 2025 di Kabupaten Pohuwato mulai dimanfaatkan untuk ditanami...

Musim Kemarau Panjang, Wagub Idah Minta Masyarakat Bijak Gunakan Air

by Editor
4 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID - Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi musim kemarau panjang yang...

Komisi I DPRD Gorontalo Mediasi Tunggakan Jasa Transportasi PENAS, Pansus jadi Opsi

by Editor
3 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID - Komisi I DPRD Provinsi (Deprov) Gorontalo menindaklanjuti keluhan para sopir yang belum menerima pelunasan pembayaran jasa transportasi pada...

Kebakaran di Gorut Capai 17 Kasus Selama 2026, Didominasi Kebakaran Lahan

by Editor
3 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID – Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Gorontalo Utara mencatat sebanyak 17 kejadian kebakaran...

Load More

Komentar DonkBatalkan balasan

Trending

Hukum

Kasus di SDN 8 Sumalata, Kedua Belah Pihak Saling Memaafkan, tetapi Proses Hukum Tetap Berjalan

by Editor
4 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID – Polemik yang terjadi di SDN 8 Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara, terkait dugaan pencemaran nama baik terhadap Erni Dunggio...

Fakta Dugaan Pungli dan Pencemaran Nama Baik di SDN 8 Sumalata Terungkap

4 Agu 2026

Seorang Warga di Batudaa Pantai Diduga Dikeroyok hingga Tewas

2 Agu 2026

Polisi Beberkan Kronologi Penganiayaan yang Tewaskan Warga Batudaa Pantai

3 Agu 2026
Ketua Bapemperda DPRD Provinsi Gorontalo Syarifudin Bano, S.Sos

Bahasa Daerah Kian Tergerus, Bapemperda DPRD Gorontalo Siapkan Revisi Perda Pelestarian

4 Agu 2026

Pemprov Gorontalo Pangkas Harga Sembako, Warga Biluhu Bisa Belanja Sesuai Kebutuhan

4 Agu 2026

TERBARU

Bantuan Alsintan Bikin Petani Randangan Bisa Tanam Padi Tiga Kali Setahun

4 Agu 2026

Sawah Baru 879 Hektar di Pohuwato Mulai Ditanami, Produksi Padi Ditarget Terus Naik

4 Agu 2026

Musim Kemarau Panjang, Wagub Idah Minta Masyarakat Bijak Gunakan Air

4 Agu 2026

Pemprov Gorontalo Pangkas Harga Sembako, Warga Biluhu Bisa Belanja Sesuai Kebutuhan

4 Agu 2026
Ketua Bapemperda DPRD Provinsi Gorontalo Syarifudin Bano, S.Sos

Bahasa Daerah Kian Tergerus, Bapemperda DPRD Gorontalo Siapkan Revisi Perda Pelestarian

4 Agu 2026
  • Home
  • Tentang
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.