
PROSESNEWS.ID — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Pentadio Barat, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, berlangsung semarak. Beragam kegiatan yang melibatkan masyarakat digelar selama tiga hari, mulai 15 hingga 17 Agustus 2026.
Rangkaian perayaan tersebut dilaksanakan Pemerintah Desa Pentadio Barat bersama Forum Pecinta Alam Gorontalo dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Gorontalo (UNG).
Kegiatan diawali pada Sabtu, 15 Agustus 2026, dengan jalan sehat yang kemudian dilanjutkan senam aerobik. Masyarakat juga mendapat layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Pembukaan rangkaian kegiatan tersebut dihadiri sekaligus dibuka langsung oleh Anggota DPRD, Hais Aiyuwa. Sejak pagi, warga tampak antusias mengikuti kegiatan yang dikemas tidak hanya sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan.
Semarak kemerdekaan berlanjut pada Minggu, 16 Agustus 2026. Pemerintah desa bersama pihak terkait membagikan bibit tanaman kepada masyarakat yang dirangkaikan dengan pesta rakyat.
“Pembagian bibit tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Di sisi lain, kegiatan bersama itu turut mempertemukan pemerintah desa, warga, komunitas pecinta alam, serta mahasiswa KKN dalam suasana kebersamaan dan gotong royong,” jelas Supriyadi Napu, sebagai Kepala Desa Pentadio Barat.
Puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI berlangsung Senin, 17 Agustus 2026, melalui upacara pengibaran bendera Merah Putih yang digelar di kawasan sempadan Danau Limboto.
Pemilihan kawasan sempadan Danau Limboto sebagai lokasi upacara memberikan pesan tersendiri. Momentum peringatan kemerdekaan tidak hanya dimaknai dengan mengenang perjuangan para pahlawan dan menumbuhkan nasionalisme, tetapi juga menjadi pengingat akan tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan dan kelestarian kawasan danau.
Melalui seluruh rangkaian kegiatan tersebut, Supriadi berharap peringatan kemerdekaan dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Semarak HUT ke-81 RI diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan dan lingkungan, serta menghidupkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.











