Prosesnews.id
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prosesnews.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Polemik Akses Pimpinan Daerah, Aktivis Pemuda Gorontalo Minta Publik Lihat Birokrasi Secara Objektif

Editor by Editor
2 Okt 2026 16:11
in Daerah, Gorontalo
Rizal Agu

PROSESNEWS.ID – Perdebatan mengenai sulitnya mengakses ruang kerja Gubernur Gorontalo terus bergulir dan memantik diskursus publik. Menanggapi kritik tajam yang sebelumnya dilayangkan oleh kalangan akademisi dan mantan pimpinan mahasiswa, aktivis pemuda Gorontalo, Rizal Agu, angkat bicara. Ia mengajak masyarakat dan kaum muda untuk melihat persoalan birokrasi ini secara lebih objektif, proporsional, dan tidak terjebak pada narasi emosional semata.

Menurut Rizal, dinamika komunikasi antara kelompok pemuda dan pemerintah daerah perlu dibaca dari dua sisi. Di satu sisi, semangat kritis dan gagasan besar dari kaum intelektual patut diapresiasi. Namun di sisi lain, tata kelola pemerintahan (good governance) memiliki koridor dan mekanisme kerja yang harus dihormati bersama.

“Sebagai sesama pemuda, kita tentu memahami keresahan ketika gagasan segar ingin segera disampaikan kepada pemangku kebijakan. Namun, kita juga harus jujur melihat bahwa beban kerja seorang Kepala Daerah sangatlah kompleks,” ujar Rizal saat dihubungi di Gorontalo, Jumat (2/10/2026).

Rizal menjelaskan, kesibukan seorang gubernur tidak hanya terbatas pada agenda seremonial atau menerima audiensi langsung, tetapi juga mengurus target-target makro pembangunan yang mengikat, mulai dari pengendalian inflasi, penanganan kemiskinan ekstrem, hingga koordinasi percepatan investasi daerah.

“Ketika kepala daerah sulit ditemui secara instan, itu bukan serta-merta bentuk arogansi feodal atau sikap anti-pemuda. Seringkali hal tersebut murni soal manajemen waktu dan skala prioritas yang ketat. Urusan investasi atau kebijakan lintas instansi pusat misalnya, memiliki tenggat waktu yang berdampak langsung pada kelangsungan fiskal daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, aktivis muda ini menyoroti pentingnya memaksimalkan fungsi birokrasi berjenjang yang telah ada. Ia menilai, struktur pemerintahan di bawah gubernur seperti Sekretaris Daerah, para Asisten, hingga Kepala Dinas teknis, merupakan instrumen resmi yang memang disiapkan untuk menyaring, membedah, dan menindaklanjuti setiap dokumen perencanaan publik.

“Gubernur tidak bekerja sendirian. Melompati jalur birokrasi formal (SOP) dengan menuntut direct access justru berisiko membuat tata kelola pemerintahan menjadi tidak efektif. Dokumen konseptual yang dibawa kaum akademisi juga perlu sinkronisasi teknis yang matang dengan aturan hukum dan kapasitas fiskal daerah, seperti APBD,” lanjut Rizal.

​Rizal mengingatkan bahwa skala tanggung jawab seorang kepala daerah sangatlah besar karena menyangkut hajat hidup orang banyak. Ia menilai, penyampaian gagasan sebenarnya bisa ditempuh melalui berbagai jalur yang santun tanpa harus mendramatisasi situasi.

​”Yang diurus Pak Gubernur satu juta lebih masyarakat Gorontalo. Gagasan itu penting, banyak cara menyampaikannya, salah satunya lewat tulisan di media online. Namun, gagasan diselingi sarkas itu kurang elok sebagai orang yang mengaku memiliki tingkat intelektual,” tegas Rizal.

Meski demikian, Rizal sepakat bahwa ruang partisipasi publik dan kolaborasi dengan kaum muda tidak boleh buntu. Ia mendukung gagasan perbaikan pelayanan publik, seperti peningkatan transparansi dan digitalisasi administrasi surat-menyurat, agar gagasan cemerlang dari kelompok pemuda tidak mengendap tanpa kejelasan.

“Mari kita ubah pendekatan dari sekadar menuntut panggung face-to-face yang emosional menjadi kemitraan strategis yang substansial. Pemerintah harus membuka ruang komunikasi yang lebih ramah pemuda, berdasarkan SOP yang ada dan di sisi lain, pemuda juga perlu memahami koridor administratif birokrasi agar sinergi pembangunan Gorontalo benar-benar berjalan efektif,” pungkasnya.

ShareTweetSendSharePin

Berita Terkait

BMKG Imbau Warga Gorontalo Waspadai Peralihan Musim

by Editor
2 Okt 2026
0

PROSESNEWS.ID — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prediksi musim hujan 2026/2027 untuk wilayah Indonesia. Informasi tersebut menjadi...

Warga Keluhkan Perubahan Desil yang Memengaruhi Bansos, Pemdes Tuladenggi Beri Penjelasan

by Editor
2 Okt 2026
0

PROSESNEWS.ID — Pemerintah Desa Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, menggelar musyawarah bersama masyarakat untuk membahas dan mengevaluasi data penerima...

Gubernur Gusnar Minta Muzakarah Sufi ASEAN Digelar di Gorontalo

by Editor
2 Okt 2026
0

PROSESNEWS.ID — Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi ke-II Tahun 2026 yang...

Incar Promo Hari Pertama, Pendaftar GHM 2026 Tembus 300 Peserta

by Editor
2 Okt 2026
0

PROSESNEWS.ID — Antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan Gorontalo Half Marathon (GHM) 2026 terus menunjukkan perkembangan positif. Pada hari pertama promo pendaftaran,...

Kekacauan Data Desil, Bantuan BPJS Dicabut, Akses KIP Kuliah Anak Kurang Mampu Terancam Putus

by Editor
1 Okt 2026
0

PROSESNEWS.ID - Data Desil Program Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) di Kabupaten Boalemo dinilai tidak valid dan mendesak untuk segera...

Load More

Komentar DonkBatalkan balasan

Trending

Daerah

Kekacauan Data Desil, Bantuan BPJS Dicabut, Akses KIP Kuliah Anak Kurang Mampu Terancam Putus

by Editor
1 Okt 2026
0

PROSESNEWS.ID - Data Desil Program Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) di Kabupaten Boalemo dinilai tidak valid dan mendesak untuk segera...

Rizal Agu

Polemik Akses Pimpinan Daerah, Aktivis Pemuda Gorontalo Minta Publik Lihat Birokrasi Secara Objektif

2 Okt 2026
Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Idrus M.T Mopili, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, dan pejabat daerah dari Gorontalo, saat rapat bersama Dirjen KSDAE Kementerian Kehutanan, Rabu (30/9/2026). Foto: Deprov

DPRD Gorontalo Ikut Perjuangkan Pelebaran Jalan Pinogu, Harap Cepat Terealisasi

1 Okt 2026

Pemprov Gorontalo Siapkan Rp3,1 Miliar untuk Alsintan Petani

1 Okt 2026

Disparekrafpora Gorontalo Dorong Pemuda Bangun Mindset Wirausaha

29 Sep 2026

Incar Promo Hari Pertama, Pendaftar GHM 2026 Tembus 300 Peserta

2 Okt 2026

TERBARU

Rizal Agu

Polemik Akses Pimpinan Daerah, Aktivis Pemuda Gorontalo Minta Publik Lihat Birokrasi Secara Objektif

2 Okt 2026

BMKG Imbau Warga Gorontalo Waspadai Peralihan Musim

2 Okt 2026

Warga Keluhkan Perubahan Desil yang Memengaruhi Bansos, Pemdes Tuladenggi Beri Penjelasan

2 Okt 2026

Gubernur Gusnar Minta Muzakarah Sufi ASEAN Digelar di Gorontalo

2 Okt 2026

Incar Promo Hari Pertama, Pendaftar GHM 2026 Tembus 300 Peserta

2 Okt 2026
  • Home
  • Tentang
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.