
PROSESNEWS.ID — Ketua Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, menyiapkan program “Senang Ber-Taekwondo” (ST) untuk memperluas pembinaan taekwondo di kalangan pelajar sekaligus memperkuat prestasi olahraga di daerah.
Program tersebut disampaikan Sugondo setelah dilantik sebagai Ketua TI Kabupaten Gorontalo oleh Ketua Pengprov TI Gorontalo, Irwan Mamesah, Minggu (27/10/26). Pelantikan dirangkaikan dengan pembukaan Kejuaraan Antar Pelajar Tingkat Provinsi Gorontalo jenjang SD, SMP, dan SMA tahun 2026.
Sugondo yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo mengatakan, program ST diarahkan untuk mendekatkan olahraga taekwondo kepada pelajar di berbagai jenjang pendidikan.
“Kami ingin taekwondo menjadi salah satu pilar pembentukan karakter dan prestasi bagi generasi muda kita,” kata dia.
Menurutnya, ST tidak hanya mendorong minat pelajar terhadap taekwondo, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperluas pembinaan olahraga di Kabupaten Gorontalo.
Nama program tersebut juga disebut terinspirasi dari nama Bupati Gorontalo, Sofyan Tony, sebagai simbol dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan taekwondo.
Selain pembinaan atlet, Sugondo mengungkapkan komitmennya untuk memperkuat sarana dan prasarana taekwondo di Kabupaten Gorontalo. Dukungan fasilitas dinilai penting agar atlet memiliki tempat dan perlengkapan yang memadai untuk menjalani latihan maupun mengikuti kompetisi.
“Kami ingin memastikan bahwa para atlet taekwondo di Kabupaten Gorontalo memiliki fasilitas yang memadai untuk berlatih dan berkompetisi,” ujarnya.
Sugondo berharap kepengurusan TI Kabupaten Gorontalo dapat membangun sinergi yang lebih kuat dengan pemerintah daerah, terutama dalam pembinaan atlet muda dan pengembangan prestasi olahraga.
Ketua Pengprov TI Gorontalo, Irwan Mamesah, menyambut positif kepemimpinan Sugondo Makmur. Ia berharap kepengurusan baru dapat membawa pembinaan taekwondo di Kabupaten Gorontalo semakin berkembang.
Pelantikan Sugondo dirangkaikan dengan digelarnya Kejuaraan Antar Pelajar Tingkat Provinsi Gorontalo. Ratusan pelajar dari berbagai sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA turut berpartisipasi dalam ajang tersebut.








