
PROSESNEWS.ID — Bupati Gorontalo Sofyan Puhi meminta orang tua terus mendampingi anak setelah mengikuti pendidikan di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Ia menekankan bahwa pembentukan generasi Qur’ani juga sangat ditentukan oleh pembiasaan dan keteladanan di lingkungan keluarga.
Pesan itu disampaikan Bupati saat menghadiri Khatam Raya 86 Santri TPQ di Kecamatan Tilango, Selasa (30/9/2026). Agenda tersebut dirangkaikan dengan pengukuhan Pengurus Ikatan Persaudaraan Guru TPQ (IPGTPQ) Kecamatan Tilango di halaman Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tilango.
Bupati Sofyan mengatakan, khatam Al-Qur’an bukan akhir dari proses belajar. Para santri tetap perlu mengasah kemampuan membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Hari ini bukan akhir segalanya. Adik-adik diharapkan terus mengasah dan belajar membaca Al-Qur’an, sehingga ke depan menjadi generasi Qur’ani dan generasi Islami yang turut serta membangun Provinsi Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo yang kita cintai,” ujar Bupati Sofyan.
Ia menegaskan, pendampingan orang tua menjadi penting karena waktu anak bersama keluarga jauh lebih besar dibandingkan waktu mereka berada di sekolah maupun TPQ. Karena itu, pendidikan keagamaan perlu dilanjutkan melalui kebiasaan dan keteladanan di rumah.
“Kami berharap orang tua terus mendampingi anak-anak, khususnya dalam penguasaan Al-Qur’an. Proses pendidikan tidak selesai di TPQ, tetapi harus terus dilanjutkan dan didampingi oleh Bapak dan Ibu di rumah,” ungkapnya.
Di tengah perkembangan teknologi dan kemudahan akses informasi, tantangan pendampingan anak semakin besar. Anak-anak yang tumbuh sebagai Generasi Alfa memiliki pola interaksi yang berbeda dengan generasi sebelumnya sehingga membutuhkan perhatian dari orang tua, guru, tokoh agama, dan lingkungan sekitar.
“Mereka hidup di era yang berbeda dengan zaman kita. Mereka adalah Generasi Alfa yang dapat mengakses berbagai informasi dalam genggaman. Karena itu, dibutuhkan pendampingan dari kita semua untuk mempersiapkan Generasi Indonesia Emas 2045,” jelas Bupati Sofyan.
Khatam Raya tersebut mengusung tema “Karakter yang Kokoh, Cahaya Bersinar, Santri Harapan Bangsa” dan diikuti 86 santri. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus IPGTPQ Kecamatan Tilango sebagai bagian dari penguatan peran guru TPQ dalam pendidikan keagamaan anak.








