Bupati Indra Ikut Pembahasan Pencegahan Korupsi Bersama Presiden RI

Indra Yasin dalam penyampaiannya mengatakan, di dalam penyelenggaraan Pemerintahan dalam pembangunan Kemasyarakatan saat ini, Pemerintah daerah perlu mengambil langkah-langkah untuk bisa bekerjasama dengan KPK

Bupati Kabupaten Gorontalo Utara, Indra Yasin bersama Kepala OPD terkait, mengikuti kegiatan Video Conference bersama Presiden Republik Indonesia

PROSESNEWS.ID – Bupati Kabupaten Gorontalo Utara, Indra Yasin bersama Kepala OPD terkait, mengikuti kegiatan Video Conference bersama Presiden Republik Indonesia dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), bahas pencegahan Korupsi.

Bupati Indra Yasin dalam mengikuti kegiatan tersebut, berada di Ruang Bupati Gorontalo Utara, Rabu (26/8/2020).

Indra Yasin dalam penyampaiannya mengatakan, di dalam penyelenggaraan Pemerintahan dalam pembangunan Kemasyarakatan saat ini, Pemerintah daerah perlu mengambil langkah-langkah untuk bisa bekerjasama dengan KPK untuk melakukan pencegahan Korupsi di Daerah.

Menurut Bupati Indra Yasin, pencegahan Korupsi tentu akan jauh lebih baik sebelum nantinya ada penindakan, oleh sebeb itu Presiden Joko Widodo telah mengingatkan kepada seluruh kepala daerah untuk dapat melakukan pencegahannya.

“Misalnya saja dalam hal pengadaan barang dan jasa, Indra menyampaikan, perlu ada transparansi, juga perlu adanya penyederhanaan peraturan, sehingga dengan adanya penyederhanaan aturan kita tidak terlalu banyak aturan yang dibikin yang akan menyulitkan Pemda itu sendiri,”jelas Indra Yasin kepada Awak media.

Olehnya, Presiden meminta kepada seluruh Kepala daerah untuk bisa menyederhanakan peraturan dalam rangka untuk mencegah korupsi di daerah.

“Kita juga diminta untuk segera melakukan penyederhanaan peraturan yang ada saat ini, ini karena makin banyak aturan yang ada maka OPD kita juga akan semakin bingun, sehingga ini yang menimbulkan korupsi di tubuh OPD nanti,”ucap Indra Yasin

Indra berharap, melalui penyampaian dari presiden ini, kita bisa terhindar dari korupsi yang hanya akan membawa mala petaka bagi kita sendiri.

“Saya rasa ini untuk menjadi panduan kita bersama untuk bagaimana daerah selalu melakukan langkah-langkah, mana titik-titik yang rawan untuk memungkinkan terjadinya korupsi,”imbuhnya Indra Yasin. (Yusri Mustaki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *