Diduga Corona, Bayi Berumur 3 Bulan di Limboto Meninggal

Bayi malang yang masih berumur tiga bulan di Desa Daenaa, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo/prosesnews.id

PROSESNEWS.ID – Entah tertular dari mana, bayi malang yang masih berumur tiga bulan di Desa Daenaa, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo terpaksa dimakamkan dengan mengikuti protokol kesehatan.

Pantauan dilapangan, dengan mengunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, petugas kemudian memakamkan bayi itu tanpa dihadiri oleh pihak keluarga. Bahkan pemakamanya pun dilaksanakan di tengah malam buta. Kamis dinihari, (7/5/2020).

Proses pemakaman dilakukan oleh sejumlah petugas kesehatan yang dibantu oleh TNI dan Polisi setempat yang dihadiri pemerintah Kecamatan Limboto Barat.

Meski dimakamkan dengan mengikuti protokol kesehatan, namun pemerintah setempat mengklaim bahwa bayi itu meninggal bukan karena virus corona. Akan tetapi bayi itu meninggal dengan keluhan sesak nafas dan batuk saat dirawat di rumah sakit Dunda Limboto.

“Dimakamkan dengan cara itu, bukannya bayi itu positif Covid-19,” Fatma Tuna Camat Limboto Barat saat saat dikonfirmasi

Lanjut Fatma, Bayi tersebut sempat dirawat selama kurang lebih dua hari namun tiba-tiba meninggal. Petugas rumah sakit memang sempat melakukan pemeriksaan dengan mengambil rapid test kepada bayi dan hasilnya reaktif (Positif) namum belum bisa dikatakan Corona.

“Belum bisa dikatakan corona, sebab sekarang masih menunggu hasil swab test,” tutur Fatma.

Bahkan orang tua bayi tersebut sempat menolak anaknya dimakamkan sesuai dengan protokol kesehatan. Namun setelah diberikan penjelasan oleh petugas, orang tua akhirnya mau merelakan anaknya dimakamkan petugas.

“Kedua orang tua dan keluarga sempat ngotot untuk menolak. Namun sudah diberikan pengertian akhirnya mereka mau,” Fatma menandaskan.

Related articles

OJK Larang Debt Collector Tarik Kendaraan Bermotor Selama Wabah Corona

PROSESNEWS.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sementara waktu melarang penarikan kendaraan oleh debt collector, serta  diiringi kewajiban debitur yang sudah bermasalah sebelum wabah Covid 19, dan mengalami tambahan permasalahan karena wabah Covid 19. Maka dari itu OJK berharap agar debitur […]

Diduga Ada Pembabatan Mangrove di Paguyaman Pantai

PROSESNEWS.ID – Meski dilindungi lintas sektoral, ekosistem hutan bakau (Mangrove) terancam punah. Hamparan tanaman di tepian pantai dengan fungsi ekologi, ekonomi, dan sosial ini, masih rentan atas kebijakan dan kepentingan yang tidak cinta lingkungan. Seperti di Desa Limbatihu, Kecamatan Paguyaman […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *