
PROSESNEWS.ID – Bukan sulap bukan sihir, dua ekskavator di Pertambagan Emas Tanpa Izin (PETI) Pulubala yang sempat diamankan dan dipasang garis police line oleh polisi, tiba-tiba menghilang tanpa jejak.
Bagaimana tidak, belum lama ini, masyarakat dan Polsek Pulubala melakukan penertiban adalah dugaan aktivitas pertambangan Ilegal di Desa Molamahu kecamatan Pulubala.
Penertiban tersebut berdasarkan laporan masyarakat serta adanya keluhan terkait ancaman lingkungan dan sumber mata air bersih yang tercemar dengan aktivitas pertambangan.
Dari penertiban tersebut, masyarakat dan aparat kepolisian mendapati dua unit ekskavator di lokasi yang diduga digunakan dalam merusak hutan di wilayah itu.
Namun anehnya, belakang informasi yang ditemukan oleh tim Prosesnews.id dilapangan, dua alat tersebut sudah tidak ada di lokasi.
“Sudah tidak ada Pak, kemungkinan semalam mereka sudah bawa lewat jalur Gorut,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Jumat (17/7/2026).
Menanggapi hal tersebut, Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan (Kasat Intelkam) Polres Gorontalo AKP Suprapto mengatakan, akan melakukan pengejaran terhadap dua alat tersebut.
“Semalam saya sedang dengan Kasat Reskrim, informasinya sementara cari tronton. Pasti dicarilah, kan sudah terpasang police line, pasti dicari,” paparnya.
Hilangnya dua alat tersebut, tentu akan menimbulkan banyak spekulasi di masyarakat umum terkait penanganan masalah tambang tersebut. Dengan harapan semua akan terselesaikan dengan baik.













