
PROSESNEWS.ID – Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Erwinsyah Ismail, S.I.Kom, M.I.Kom, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar penyusunan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 benar-benar diarahkan pada program yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.
Hal itu disampaikannya saat Rapat Dengar Pendapat Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Provinsi Gorontalo bersama mitra OPD di Ruang Rapat Dulohupa DPRD Provinsi Gorontalo, Senin (20/7/2026).
Menurut Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Gorontalo itu, pembahasan KUA-PPAS merupakan momentum bagi pemerintah daerah untuk menyusun program yang tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi menghasilkan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan masyarakat.
“Selagi masih dalam tahap KUA-PPAS, masih bisa dilakukan penyesuaian. Mari kita buat program-program yang langsung mengena kepada masyarakat, yang hasilnya benar-benar bisa dirasakan,” ujar pengusaha sukses itu.
Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Gorontalo itu menegaskan, setiap usulan program harus memiliki target yang jelas, mulai dari capaian jangka pendek, jangka menengah hingga jangka panjang sehingga manfaatnya dapat diukur secara berkelanjutan.
Bagi putra sulung Gubernur Gorontalo itu, program pemerintah seharusnya mampu membimbing masyarakat menjadi lebih produktif di berbagai sektor ekonomi, termasuk pertanian, peternakan, perkebunan maupun usaha lainnya.
“Kalau masyarakat semakin produktif, otomatis penghasilannya juga meningkat. Itu yang harus menjadi orientasi kita dalam menyusun anggaran,” katanya.
Terakhir, Politisi muda itu berharap seluruh OPD memanfaatkan pembahasan KUA-PPAS 2027 untuk menghadirkan program yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat, sehingga setiap rupiah anggaran yang dialokasikan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Provinsi Gorontalo.














