
PROSESNEWS.ID – Mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas tidak cukup hanya dengan menyusun kebijakan dari balik meja. Dibutuhkan ruang dialog yang membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan pengalaman, harapan, hingga kritik terhadap layanan yang mereka terima.
Semangat itulah yang mewarnai pelaksanaan Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Gorontalo di Hotel Aston Gorontalo, Selasa (4/8/2026). Forum ini menjadi titik temu antara penyelenggara layanan dan masyarakat sebagai pengguna layanan untuk bersama-sama membahas arah peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Suasana forum berlangsung dinamis dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Hadir unsur pemerintah, satuan pendidikan, akademisi, organisasi profesi, hingga perwakilan masyarakat yang diberikan ruang untuk menyampaikan saran, kritik, dan masukan terhadap standar pelayanan yang selama ini diterapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo.
Bagi Dikbud Provinsi Gorontalo, forum semacam ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari komitmen membangun pelayanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Sudarman Samad, AP, M.Ec.Dev., dalam sambutannya menegaskan bahwa Forum Konsultasi Publik memiliki peran strategis dalam mendorong lahirnya pelayanan publik yang berkualitas.
“Partisipasi aktif masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menyusun kebijakan dan standar pelayanan yang lebih baik serta sesuai dengan kebutuhan pengguna layanan,” katanya.
Menurutnya, setiap masukan yang lahir dari forum tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan standar pelayanan sekaligus memperkuat pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo.
“Pelaksanaan Forum Konsultasi Publik ini merupakan upaya untuk terus memperkuat sistem pelayanan publik yang profesional, akuntabel, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan publik,” tuturnya.
Melalui forum konsultasi ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo berharap lahir berbagai rekomendasi yang mampu mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan. Harapannya, pelayanan yang semakin prima dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Gorontalo.(Prosesnews.id: Gunawan)











