Prosesnews.id
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prosesnews.id
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Gerhana Bulan Kali ini Muncul Setiap 195 Tahun Sekali

Arfandi by Arfandi
26 Mei 2021 20:16
in Peristiwa
Gerhana Bulan

PROSESNEWS.ID – Gerhana Bulan total atau Super Blood Moon adalah sebuah peristiwa astronomi dengan durasi 14 menit 30 detik dan hanya terjadi 195 tahun sekali. Kemungkinan besar Anda hanya akan menyaksikannya sekali seumur hidup kecuali panjang umur.

Kepala Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi (BMKG) Kelas 1 Djalaluddin Gorontalo, Wahyu Guru Imantoko mengatakan, gerhana bulan total terjadi ketika posisi Matahari, Bumi dan Bulan sejajar.

“Disaat itu juga Bulan berada di umbra (bagian tergelap) Bumi, yang berakibat Bulan akan terlihat berwarna merah,” ucap Wahyu Guru

Wahyu mengatakan, posisi bulan saat terjadi gerhana berada di posisi terdekat dengan bumi, maka bulan akan terlihat lebih besar dari fase-fase purnama biasa, sehingga sering disebut dengan Super Moon

“Gerhana ini terjadi di seluruh wilayah Indonesia termasuk di Provinsi Gorontalo dan akan terjadi secara bertahap,” kata Wahyu Guru.

Wahyu menambahkan untuk fase awal gerhana di Gorontalo itu dimulai dari gerhana sebagian mulai (U1) 17.44. 38 WITA, gerhana total mulai (U2) 19.09.21 WITA.

Serta puncak gerhana 19.18.43 WITA, gerhana total berakhir (U3) 19.28.05 WITA, gerhana sebagian berakhir (U4) 20.52.48 WITA, gerhana berakhir (P4) 21.51.14.

“Selama tidak tertutupi awan dapat bisa langsung mengikutinya, karena gerhana ini tidak berbahaya bagi mata, dengan kata lain gerhana ini bisa dilihat tanpa perlu menggunakan alat,” tutup Wahyu.

Reporter : Abd Kadir Djauhari
Tags: Bulan MerahGerhanaGerhana BulanGerhana MerahSuper Blood Moonterjadi 195 tahun sekali
ShareTweetSendSharePin1

Berita Terkait

No Content Available
Load More

Komentar DonkBatalkan balasan

Trending

Organisasi

Pengurus AMSI Gorontalo 2026-2030 Dilantik dalam Temu Jurnalis

by Editor
12 Jun 2026
0

PROSESNEWS.ID - Suasana kebersamaan dan semangat memperkuat ekosistem pers mewarnai pelaksanaan Temu Jurnalis Gorontalo 2026 yang digelar di halaman Wombohe...

Setia Bersama Afi hingga Akhir, Dominasi BPD Gorontalo Menggema di Arena Munas HIPMI 2026

11 Jun 2026

Menyusul Masalah Sapu di SDN 15 Tibawa, Kepsek Akui Keterbatasan Dana BOS

9 Jun 2026

Kasus Pengeroyokan di Bongomeme Belum Terang, Penyidik Siapkan BAP Konfrontir

11 Jun 2026
Oplus_131072

Eko Baladraf Tambah Sertifikasi Nasional Kemenpora, Perkuat Pembinaan Combat Sport di Gorontalo

11 Jun 2026

Penamatan PAUD di Limboto Jadi Sorotan, Orang Tua Keluhkan Iuran 350 Ribu

3 Jun 2026

TERBARU

Pengurus AMSI Gorontalo 2026-2030 Dilantik dalam Temu Jurnalis

12 Jun 2026

Setia Bersama Afi hingga Akhir, Dominasi BPD Gorontalo Menggema di Arena Munas HIPMI 2026

11 Jun 2026

Potensi Ikan Hulu’u sebagai Penyembuh Luka Mulai Dikenalkan kepada Generasi Muda

11 Jun 2026

Pungutan Rp400 Ribu di MTsN 1 Kota Gorontalo, Kemenag Turunkan Tim Investigasi

11 Jun 2026

Kasus Pengeroyokan di Bongomeme Belum Terang, Penyidik Siapkan BAP Konfrontir

11 Jun 2026
  • Home
  • Tentang
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

©2025 Prosesnews.id. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis

©2025 Prosesnews.id. All Rights Reserved.