
PROSESNEWS.ID – Pentadio Resort yang berlokasi di Desa Pentadio, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Baru memasuki dua bulan sejak mulai beroperasi, destinasi wisata tersebut berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp463 juta.
Capaian tersebut menjadi indikator tingginya antusiasme masyarakat untuk mengunjungi salah satu destinasi wisata andalan di Kabupaten Gorontalo. Beragam fasilitas dan ikon yang tersedia di kawasan wisata itu menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung, sehingga mampu meningkatkan jumlah kunjungan dalam waktu yang relatif singkat.
Salah satu ikon yang masih menjadi favorit wisatawan adalah miniatur replika kucing. Ikon tersebut kerap dijadikan lokasi berfoto dan hingga kini tetap menjadi salah satu spot yang paling diminati oleh pengunjung.
“Kucing sih pak. Sudah beberapa kali datang, tapi skrng datang deng keluarga,” jelas salah satu pengunjung kepada tim Prosesnews.id.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Gorontalo, Fany Hamzah Salamanya, mengatakan bahwa sejumlah ikon di Pentadio Resort masih memiliki daya tarik yang kuat di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah sampai dengan hari ini, pendapatan kita sudah mencapai di angka 463 juta, dan ini hasil positif untuk PAD,” jelasnya.
Menurutnya, keberadaan ikon-ikon tersebut merupakan salah satu warisan dan kenangan dari Rahmat Gobel sebagai bentuk kecintaannya kepada masyarakat Gorontalo. Selain mempercantik kawasan wisata, ikon tersebut diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo optimistis Pentadio Resort akan terus berkembang sebagai salah satu destinasi wisata unggulan yang mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain itu, pengembangan kawasan wisata tersebut juga diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di sekitar kawasan wisata.














