Prosesnews.id
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prosesnews.id
No Result
View All Result
Home Traveling

Kisah Pilu Buruh Kijang Pengangkut Stok Emas di Bonebol

Arfandi by Arfandi
11 Mar 2020 16:24
in Traveling

PROSESNEWS.ID – Beginilah potret aktivitas buruh pengangkut bijih emas di Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango (Bonebol), Gorontalo. Orang-orang menyebutnya kijang. Orang yang setiap harinya bekerja sebagai pengangkut bijih emas mentah ini kisahnya memang sangat memilukan.

Pasalnya, demi memenuhi kebutuhan keluarga, mereka harus rela setiap hari bolak-balik mengangkut karung-karung yang berisi stok emas mentah yang cukup berat dengan rata-rata beratnya mencapai 30 hingga 40 kilogram per karung.

Ketika Posesnews.id menyambangi lokasi tersebut,  melihat, tak hanya itu beban berat yang diangkut, tetapi para buruh kijang ini juga harus menempuk perjalanan yang cukup jauh untuk mencapai tempat pengolahan emas. Para buruh kijang ini rela menempuh perjalanan 7 sampai 8 kilometer dengan melewati hutan dan medan yang cukup ekstrem.

Meski mengakut stok berpuluh-puluh kilogram emas, ternyata upah buruh kijang ini tak sepadan dengan pekerjaan yang mereka lakoni selama ini. Upahnya per karung tidak mencapai harga 1 gram emas. Mereka hanya dihargai Rp 22 ribu setiap mengangkut satu karung.

Pasrah Pada Nasib

Buruh kijang pengangkut stok emas di Bone Bolango/Prosesnews.id

Salah seorang buruh kijang, mengatakan bahwa pekerjaan ini memang sudah lama digeluti semenjak tambang rakyat di Kecamatan Suwawa itu dibuka.

“Mau bagaimana lagi, demi menghidupi keluarga pekerjaan ini memang sudah bertahun-tahun kami kerjakan,” ujar bapak dengan dua orang anak ini.

Ia menambahkan, setiap harinya dia hanya bisa mengangkut 3 sampai 4 karung per hari karena kondisinya yang sudah tua.

“Medan yang berat dan bahaya di tengah hutan sudah biasa bagi saya. Setiap harinya saat ini saya hanya bisa mengangkut paling banyak 4 karung dan itu hanya habis untuk kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.

Meski diberikan upah rendah, para buruh tetap melakoni pekerjaan itu. Bagi mereka rezeki memang sudah diatur oleh yang Maha Kuasa.

“Kondisi yang sudah tua begini mau kerja di mana lagi, tetap kami bertahan di sini. Meski berat dan berbahaya bagi, kami tetap tekun bekerja demi menyekolahkan anak kami,” dia menandaskan.(ndy)

Tags: featuredgorontalo
ShareTweetSendSharePin

Berita Terkait

GHM Targetkan 7.500 Peserta, Panitia Perluas Sosialisasi ke Sulut

by Editor
19 Sep 2026
0

PROSESNEWS.ID – Gorontalo Half Marathon (GHM) 2026 menargetkan sebanyak 7.500 peserta untuk ambil bagian dalam ajang lari yang akan digelar...

Dua Pria Asal Buol Diamankan Terkait Dugaan Kekerasan Seksual di Gorontalo

by Editor
19 Sep 2026
0

PROSESNEWS.ID – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polresta Gorontalo Kota mengamankan dua pemuda yang diduga terlibat tindak pidana kekerasan seksual...

Pemprov Gorontalo Raih Peringkat I, Terima Bonus Rp2 Miliar

by Editor
19 Sep 2026
0

PROSESNEWS.ID – Pemerintah Provinsi Gorontalo meraih penghargaan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi yang digelar...

Terminal Tipe B Limboto Resmi Beroperasi, Gusnar Ismail Tekankan Keberhasilan dan Tata Kelola

by Editor
17 Sep 2026
0

PROSESNEWS.ID — Terminal Tipe B Limboto di Kelurahan Kayu Bulan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, resmi beroperasi. Peresmian operasional terminal tersebut...

Tak Hanya Urus KB, Kader IMP Tibawa Didorong Jadi Penguat Karakter Kebangsaan

by Editor
14 Sep 2026
0

PROSESNEWS.ID — Penguatan nilai kebangsaan dinilai perlu menyentuh masyarakat hingga tingkat desa. Peran tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga...

Load More

Komentar DonkBatalkan balasan

Trending

Konferensi Pers di Buido Cofee, Kamis (17/9/2026).
Hukum

Direktur RS Ainun Habibie Digerebek Bersama Istri Orang, Obat Flu Jadi Alasan?

by Editor
17 Sep 2026
0

  Konferensi Pers di Buido Cofee, Kamis (17/9/2026). PROSESNEWS.ID - Direktur RS Ainun Habibie, Fitryanto Rajak, digerebek aparat kepolisian dengan...

Suzuki Gorontalo Gabungkan Bisnis dan Otomotif, Pengusaha Diajak Naik Kelas

19 Sep 2026

Musprov KADIN Gorontalo Memanas, Dua Pengusaha Berebut Mandat Kepemimpinan

19 Sep 2026

Dua Pria Asal Buol Diamankan Terkait Dugaan Kekerasan Seksual di Gorontalo

19 Sep 2026
Foto: DPRD Provinsi Gorontalo

Komisi II Deprov Lirik Sistem Invoice Cikini untuk Benahi Retribusi Pasar di Gorontalo

19 Sep 2026

Dua Dekade Mengabdi, Dregs Menara Limboto Berbagi Air Bersih dan Sembako untuk Warga

19 Sep 2026

TERBARU

Foto: Kemenpora

Indonesia Kantongi 4 Medali dari Tiga Cabor di Asian Games Jepang

20 Sep 2026
Foto: DPRD Provinsi Gorontalo

Komisi II Deprov Lirik Sistem Invoice Cikini untuk Benahi Retribusi Pasar di Gorontalo

19 Sep 2026

Rektor UNG Titip Pesan, Lulusan Harus Hadapi Tantangan Zaman

19 Sep 2026

Suzuki Gorontalo Gabungkan Bisnis dan Otomotif, Pengusaha Diajak Naik Kelas

19 Sep 2026

Dua Dekade Mengabdi, Dregs Menara Limboto Berbagi Air Bersih dan Sembako untuk Warga

19 Sep 2026
  • Home
  • Tentang
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.