Prosesnews.id
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prosesnews.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Lama Menghilang, Buaya Berkalung Ban Kembali Menampakan Diri

Majid Rahman by Majid Rahman
17 Des 2020 14:13
in Daerah, Peristiwa
Prosesnews
Buaya berkalung ban, muncul di bibir sungai area Jembatan II, Jl. I Gusti Ngurah Rai, Kota Palu. Rabu, (16/12/2020). (F : Prosesnews.id/Saiful).

PROSESNEWS.ID – Lama tak muncul ke permukaan, Buaya berkalung ban, akhirnya kembali menampakkan diri di Sungai sekitaran Jembatan II, Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kota Palu, belum lama ini. Rabu, (16/12/2020).

Kemunculan kembali buaya Viral itu, menjadi tontonan setiap warga yang melintasi jembatan II. Terlihat, sepertinya buaya itu sedang berjemur di tepi sungai, sebagaimana kebiasaannya sebelumnya.

Menariknya, meski didekati oleh orang-orang, buaya tersebut tidak takut. Reptil berukuran jumbo dengan panjang yang diprediksi, sekitar 5 meter itu tidak terusik. Dia tidak bergeser sedikitpun.

Ludin, salah seorang warga setempat yang sedang melihat buaya itu berjemur mengatakan, buaya itu sangat takut dengan keramaian, apabila sudah terlanjur banyak warga yang datang melihatnya. Buaya itu akan langsung menyelam kedalam air.

“Hanya orang-orang tertentu saja yang bisa menahannya, untuk lama berada di bibir sungai,”katanya.

Sudin membeberkan, sering juga terlihat kehadiran buaya lainnya berjemur di bibir sungai. Meski begitu, menurutnya kemunculan buaya-buaya ini, tidak menggangu aktifitas warga sekitar.

“Biasanya yang lain juga muncul, lain-lain warnanya. Tapi tidak menganggu orang,”ujarnya.

Seperti diketahui, beberapa bulan lalu, upaya penyelamatan buaya dari lilitan ban sendiri, sempat mencuri perhatian publik. BKSDA Sulteng bersama seorang ahli reptil dari Australia, Matt Wright dan pembawa acara televisi Animal Planet, Forrest Galante.

Matt Wright berusaha memancing dengan maksud mengevakuasi buaya berkalung ban itu. Hari pertama usaha itu gagal, hari kedua dan hingga 8 hari dilakukan upaya penyelamatan, hasilnya tetap nihil. Buaya tersebut tidak mau muncul ke permukaan.

(Saiful)

Tags: Buaya BanPeristiwaReptil BuayaSulteng
ShareTweetSendSharePin

Berita Terkait

Seorang Lansia di Limboto Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun

by Editor
10 Des 2024
0

PROSESNEWS.ID – Seorang lansia di Kelurahan Bulota, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, ditemukan tak bernyawa di kebun pada Selasa (10/12/2024). Lansia...

Pekan Kedua Kemarau, Banjir Limboto Tak Juga Surut

by Editor
30 Jul 2024
0

PROSESNEWS.ID — Dampak 2 pekan kemarau terhadap surutnya luapan air Danau Limboto belum terlihat signifikan. Akibatnya, puluhan rumah di Kelurahan...

Aksi Kemanusiaan Tak Pudar, Rumah Zakat Terus Salurkan Bantuan Korban Banjir

by Rijal Zulkarnaen
29 Jul 2024
0

PROSESNEWS.ID - 20 hari pasca bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Gorontalo, Rumah Zakat terus berkontribusi menyalurkan...

Kabur dari Rumah, Warga Dungingi Ditemukan Meninggal di Rumah Kosong

by Editor
24 Mei 2024
0

PROSESNEWS.ID - Kepolisian Resor Gorontalo Kota bersama Polsek Dungingi saat ni tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah ditemukannya...

Kabel Listrik Tersangkut Container Akibatkan Kemacetan Panjang

by Editor
4 Nov 2023
0

PROSESNEWS.ID — Kemacetan lalu lintas yang panjang terjadi di Desa Pantungo, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, tepat di depan Polda Gorontalo...

Load More

Komentar DonkBatalkan balasan

Trending

Universitas Negeri Gorontalo

Ancaman Mikroplastik di Teluk Tomini, 100 Persen Sampel Ikan Konsumsi di Torosiaje Terkontaminasi

by Rijal Zulkarnaen
19 Jan 2026
0

PROSESNEWS.ID, Pohuwato – Laut yang selama ini menjadi sumber kehidupan utama bagi masyarakat Bajo di Torosiaje, Kabupaten Pohuwato, kini menyimpan ancaman...

Rumah Warga di Desa Limehu Terbakar, Uang Puluhan Juta Ikut Ludes

18 Jan 2026
Oplus_131072

Gelombang Tinggi Disertai Angin Kencang Rendam Permukiman Pesisir Talaga Raya

17 Jan 2026

Tuduhan Pembiaran Amdal Dinilai Salah Kaprah, DLHK Beri Klarifikasi

14 Jan 2026

Polisi Ungkap Jaringan Curanmor Lintas Daerah, 5 Motor Diamankan

19 Jan 2026

Platform Vida Digital Bawa Mahasiswa UNG Raih Pendanaan Nasional

16 Jan 2026

TERBARU

Polisi Ungkap Jaringan Curanmor Lintas Daerah, 5 Motor Diamankan

19 Jan 2026

Ancaman Mikroplastik di Teluk Tomini, 100 Persen Sampel Ikan Konsumsi di Torosiaje Terkontaminasi

19 Jan 2026

Rumah Warga di Desa Limehu Terbakar, Uang Puluhan Juta Ikut Ludes

18 Jan 2026
Oplus_131072

Gelombang Tinggi Disertai Angin Kencang Rendam Permukiman Pesisir Talaga Raya

17 Jan 2026

Platform Vida Digital Bawa Mahasiswa UNG Raih Pendanaan Nasional

16 Jan 2026
  • Home
  • Tentang
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

©2025 Prosesnews.id. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis

©2025 Prosesnews.id. All Rights Reserved.