
PROSESNEWS.ID — Sebanyak 113 pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Provinsi Gorontalo menerima bantuan mesin dan peralatan usaha dengan total nilai mencapai sekitar Rp2,8 miliar.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Gorontalo dalam kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Bolihuangga, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Kamis (3/9/2026).
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Kumperindag) Provinsi Gorontalo, Fayzal Lamakaraka, menjelaskan bahwa para penerima bantuan tersebut berasal dari tiga sektor usaha.
“113 penerima ini terdiri dari 62 IKM perbengkelan, 14 IKM pangan dan 37 IKM kerajinan,” kata Fayzal saat menyampaikan laporan.
Menurut Fayzal, bantuan tersebut merupakan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui DPRD Provinsi Gorontalo. Aspirasi itu kemudian dibahas bersama pemerintah daerah dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran yang tersedia.
Ia mengakui, kondisi keuangan daerah membuat pemerintah belum dapat memenuhi seluruh usulan yang disampaikan masyarakat.
“Yang namanya industri tentu harus menghasilkan, punya produk yang dikeluarkan, yang dihasilkan dan dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Fayzal menambahkan, calon penerima bantuan juga harus memenuhi sejumlah persyaratan. Di antaranya memiliki usaha yang telah terdaftar, mempunyai Nomor Induk Berusaha (NIB), serta memiliki lokasi usaha yang jelas.
Sementara itu, Gubernur Gorontalo mengatakan bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah dalam merespons kebutuhan masyarakat di tengah keterbatasan anggaran.
Ia menyebut, aspirasi masyarakat yang masuk jauh lebih banyak dibandingkan kemampuan pemerintah daerah untuk merealisasikannya dalam satu waktu.
“Dari sekian banyak kebutuhan, baru sebagian kecil yang bisa kita realisasikan,” ungkapnya.
Meski demikian, pemerintah tetap membuka ruang untuk memenuhi aspirasi masyarakat secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi anggaran daerah.
“Dengan keterbatasan anggaran yang ada, kita coba untuk tetap memenuhi aspirasi yang diserap dari masyarakat,” katanya.
Khusus kepada para penerima bantuan, Gubernur berpesan agar mesin dan peralatan yang diberikan tidak sekadar diterima, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan produksi.
Ia juga meminta seluruh peralatan dijaga dan dirawat agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
“Ini khusus untuk industri kecil, tolong agar dijaga. Mudah-mudahan pendapatan bisa bertambah karena itu yang paling penting,” pesannya.
Gubernur berharap dukungan peralatan tersebut dapat meningkatkan produktivitas para pelaku IKM. Peningkatan kapasitas produksi diharapkan dapat mendorong perkembangan usaha sekaligus menambah pendapatan keluarga penerima bantuan.
Pemerintah juga ingin memastikan setiap bantuan yang disalurkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mampu mendorong perkembangan usaha, bukan sekadar berhenti pada seremoni penyerahan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Kepala Dinas Perindag Kabupaten Gorontalo, Camat Limboto, Lurah Bolihuangga, serta masyarakat penerima bantuan.













