
PROSESNEWS.ID – Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Gorontalo bersama Dompet Dhuafa Sulawesi Utara dan Tim Bantuan Medis (TBM) Cutaneus Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (UNG) membuka penggalangan donasi untuk membantu warga terdampak banjir dan banjir bandang di Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara.
Bencana yang dipicu meluapnya Sungai Didingga akibat tingginya curah hujan tersebut melanda lima desa, yakni Desa Biau, Bualo, Omuto, Didingga, dan Luhuto pada Selasa (26/5/2026).
Berdasarkan data yang dihimpun, ratusan kepala keluarga terdampak dalam peristiwa tersebut. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 529 kepala keluarga terdampak, sementara laporan Taruna Siaga Bencana (Tagana) menyebutkan jumlah korban mencapai 820 kepala keluarga atau sekitar 3.034 jiwa.
“Total keseluruhan warga terdampak mencapai 820 kepala keluarga atau 3.034 jiwa,” kata Kepala Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo, Reflin Buata, Kamis (28/5/2026) melansir dari Kompas.com.

Arus banjir yang deras membawa lumpur, kayu, dan berbagai material lainnya hingga masuk ke permukiman warga. Akibatnya, ratusan rumah terdampak dan sebagian perabotan rumah tangga hanyut terbawa arus. Ketinggian air di sejumlah titik bahkan mencapai satu hingga dua meter sehingga menggenangi rumah warga dan menghambat akses jalan desa.
Desa Didingga menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak paling parah, termasuk kawasan Komunitas Adat Terpencil (KAT) yang berada di desa tersebut. Selain merendam permukiman, banjir juga menyebabkan kerusakan rumah warga. Tercatat tiga unit rumah roboh dan satu rumah lainnya hanyut terbawa arus.
Meski tidak ada laporan korban jiwa, sebagian warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat terpaksa mengungsi sementara ke rumah keluarga dan kerabat terdekat.
Koordinator DDV Gorontalo, Amanatun Azizah, mengatakan bencana yang melanda Kecamatan Biau telah menimbulkan dampak yang cukup besar bagi masyarakat.
“Bencana banjir dan banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Biau telah memberikan dampak yang cukup besar bagi masyarakat. Banyak warga kehilangan harta benda, kebutuhan pokok, bahkan tempat tinggal akibat derasnya arus banjir. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat yang memiliki rezeki lebih untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang sedang menghadapi masa sulit ini,” ujar Amanatun.
Menurutnya, bantuan sekecil apa pun akan sangat berarti bagi warga terdampak, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar yang saat ini masih sangat dibutuhkan di lokasi bencana.
Melalui kolaborasi DDV Gorontalo, Dompet Dhuafa Sulawesi Utara, dan TBM Cutaneus, masyarakat diajak untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut. Bantuan yang dibutuhkan meliputi dana bantuan, makanan dan sembako, popok serta kebutuhan bayi, serta obat-obatan.
Donasi dapat disalurkan melalui rekening BNI 1935293043 atas nama Nur Miftahur Rizkah. Konfirmasi donasi dapat dilakukan melalui nomor 0812-4386-8909 (Maura).

Penyelenggara berharap bantuan yang terkumpul dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak warga sekaligus mendukung proses pemulihan masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Biau.













