Prosesnews.id
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prosesnews.id
No Result
View All Result
Home Daerah Gorontalo

Soal Tarif BBM Naik, Ketua PBB Boalemo Nilai Pemerintah Tak Peduli Terhadap Rakyat

Editor by Editor
3 Sep 2022 23:15
in Gorontalo, Tokoh Kita
Kisman Abubakar bersama salah seorang wanita paru baya di Kabupaten Boalemo.

PROSESNEWS.ID – Pemerintah Pusat resmi mengumumkan tarif dasar harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Sabtu, (3/9/2022).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kesekian kalinnya, kembali mengumumkan kenaikan harga beberapa jenis Bahan Bakar Minyak (BBM), mulai dari Pertalite, Solar serta Pertamax.

Yakni, harga Pertalite dari Rp.7.650 per liter naik menjadi Rp.10.000 per liter; Solar subsidi dari Rp.5.150 per liter naik menjadi Rp.6.800 per liter; dan harga Pertamas dari Rp.12.500 per liter juga naik menjadi Rp.14.500 per liter.

Dan harga terbaru BBM bersubsidi dan non-subsidi itu secara resmi diberlakukan mulai hari ini (sabtu, 3/9/2022) pukul 15.30 WITA.

“Ini adalah pilihan terakhir pemerintah, yaitu mengalihkan subsidi BBM sehingga harga beberapa jenis BBM akan mengalami penyesuaian,” ujar Jokowi dalam jumpa Pers di Istana Merdeka, Sabtu (3/9/2022), seraya mengakui bahwa saat ini pemerintah membuat keputusan dalam situasi yang sulit.

Sebetulnya, menaikkan harga BBM ini bukanlah hal “aneh” yang dilakukan oleh Jokowi. Menurut catatan yang ada, selama menjabat presiden pada 2014 lalu, Jokowi sudah pernah 7 kali mengubah harga BBM subsidi.

Dan meski mendapat penolakan keras oleh banyak elemen dan tokoh dari berbagai lapisan masyarakat, Jokowi seolah tutup telinga dan tetap saja menaikkan harga BBM.

Menanggapi hal itu, Kisman Abubakar selaku Ketua DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, ikut angkat suara.

Kisman Abubakar mengaku menyayangkan sikap pemerintah yang sepertinya tidak punya rasa kasihan terhadap nasib dan penderitaan rakyatnya.

Dari kenaikan harga BBM kali ini, menurut Kisman Abubakar, Presiden Jokowi seakan tak mau peduli dengan jeritan kesusahan rakyat miskin. “Rakyat kita saat ini masih belum pulih dari hantaman masalah pandemi Covid19. Harusnya pemerintah fokus dulu menyukseskan pemulihan ekonomi akibat Covid19 melalui program PEN, setelah dianggap pulih maka barulah menaikkan harga,” tandas Kisman.

Menurutnya, dengan menaikkan harga BBM di saat ekonomi belum pulih akibat Covid19, maka bisa dipastikan hanya akan menurunkan daya beli masyarakat, karena harga-harga lain tentunya akan ikut naik. Seperti ongkos transportasi tukang ojek, angkutan umum dan lain sebagainya. Akibatnya, semua harga-harga kebutuhan pun ikut naik dan mahal.

Kisman menegaskan, saat ini rakyat benar-benar sangat membutuhkan keberpihakan dan juga kepedulian nyata dari pemimpinnya, bukan malah makin membuat susah ekonomi rakyat dengan menaikkan harga BBM.

“Kasihan para UMKM, pelajar, petani, nelayan, peternak, dan juga emak-emak akan semakin kesulitan. Belum tuntas masalah lonjakan harga minyak goreng, dan harga telur yang ikut meroket, kini dihantam dan diguncang lagi dengan kenaikan BBM yang sudah pasti memicu kenaikan harga secara signifikan di semua sektor,” ujar Kisman.

Mayoritas rakyat Indonesia, ungkap Kisman, adalah merupakan masyarakat yang sangat rentan miskin. “Jika BBM dinaikkan, maka mayoritas masyarakat yang rentan miskin itu akan mengalami guncangan ekonomi, sehingga memungkinkan bertambahnya orang miskin dengan jumlah yang tidak sedikit,” jelasnya.

Olehnya itu, Kisman berharap pemerintah harus bisa lebih peka dan sensitif terhadap jeritan rakyat di lapisan bawah. “Bukankah tugas pemerintah itu adalah mendahulukan kepentingan seluruh rakyat, dan berpihak kepada nasib rakyat miskin? Jika demikian, maka pemerintah seharusnya bisa mencari cara lain yang lebih tepat tanpa harus membuat ekonomi rakyat jadi susah dengan menaikkan harga BBM,” imbuh Kisman.

ShareTweetSendSharePin1

Berita Terkait

HMI Bone Bolango Minta Kadis PMD dan Kabag ULP Dicopot atas Dugaan “Abuse of Power”

by Editor
6 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bone Bolango secara tegas meminta Bupati Bone Bolango untuk segera mencopot Kepala Dinas...

Pemprov Gorontalo Percepat Inseminasi Buatan, Targetkan Populasi Sapi Meningkat

by Editor
6 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID - Pemerintah Provinsi Gorontalo akan terus menggenjot program inseminasi buatan untuk meningkatkan populasi sapi. Hal ini ditegaskan Gubernur Gorontalo...

SR di Boalemo Mulai Beroperasi, Tampung 299 Siswa di Tahun Pertama

by Editor
6 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID - Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Boalemo mulai beroperasi dan menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Pada tahun ajaran perdana,...

Dikbud Provinsi Gorontalo saat menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) di Hotel Aston Gorontalo, Selasa (4/8/2026).

Forum Konsultasi Publik, Ikhtiar Dikbud Provinsi Gorontalo Tingkatkan Kualitas Pelayanan

by Editor
6 Agu 2026
0

Dikbud Provinsi Gorontalo saat menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) di Hotel Aston Gorontalo, Selasa (4/8/2026). PROSESNEWS.ID - Mewujudkan pelayanan publik yang...

Nasib 2 Camat Nonaktif Masih Menunggu Hasil Pemeriksaan MPHD

by Editor
6 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menegaskan bahwa keputusan terkait status dua camat yang masih dinonaktifkan sementara hingga kini masih...

Load More

Komentar DonkBatalkan balasan

Trending

Gorontalo

Jumlah Janda Bertambah, Kabgor Tertinggi sedangkan Boalemo Terendah

by Editor
6 Agu 2026
0

Gambar Ilustrasi AI PROSESNEWS.ID – Perkara perceraian di wilayah hukum Pengadilan Agama se-Provinsi Gorontalo masih didominasi oleh cerai gugat yang...

Selama 6 Bulan Perceraian di Gorontalo Tembus 1.076 Kasus, Istri Lebih Banyak Menggugat

6 Agu 2026

HMI Bone Bolango Minta Kadis PMD dan Kabag ULP Dicopot atas Dugaan “Abuse of Power”

6 Agu 2026

Nasib 2 Camat Nonaktif Masih Menunggu Hasil Pemeriksaan MPHD

6 Agu 2026

Usai PENAS, Gorontalo Tambah 54 KNMP untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

5 Agu 2026

Peta Kecelakaan Gorontalo 2026: Kabgor Terbanyak, Bonebol Paling Mematikan

5 Agu 2026

TERBARU

HMI Bone Bolango Minta Kadis PMD dan Kabag ULP Dicopot atas Dugaan “Abuse of Power”

6 Agu 2026

Pemprov Gorontalo Percepat Inseminasi Buatan, Targetkan Populasi Sapi Meningkat

6 Agu 2026

SR di Boalemo Mulai Beroperasi, Tampung 299 Siswa di Tahun Pertama

6 Agu 2026
Dikbud Provinsi Gorontalo saat menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) di Hotel Aston Gorontalo, Selasa (4/8/2026).

Forum Konsultasi Publik, Ikhtiar Dikbud Provinsi Gorontalo Tingkatkan Kualitas Pelayanan

6 Agu 2026

Nasib 2 Camat Nonaktif Masih Menunggu Hasil Pemeriksaan MPHD

6 Agu 2026
  • Home
  • Tentang
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.