
PROSESNEWS.ID – Perkara perceraian di wilayah hukum Pengadilan Agama se-Provinsi Gorontalo masih didominasi oleh cerai gugat yang diajukan oleh pihak istri. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, jumlah perkara cerai gugat tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan cerai talak.
Panitera Pengadilan Tinggi Agama Provinsi Gorontalo, Ramdaling, mengatakan bahwa di Pengadilan Agama Gorontalo tercatat sebanyak 41 perkara cerai talak dan 219 perkara cerai gugat. Cerai talak merupakan permohonan perceraian yang diajukan oleh suami, sedangkan cerai gugat diajukan oleh pihak istri.
“Pengadilan Agama Limboto menjadi wilayah dengan jumlah perkara perceraian tertinggi pada semester pertama tahun 2026. Tercatat sebanyak 61 perkara cerai talak dan 255 perkara cerai gugat,” jelas Ramdaling.
Sementara itu, di Pengadilan Agama Tilamuta tercatat 22 perkara cerai talak dan 90 perkara cerai gugat. Pengadilan Agama Marisa mencatat 29 perkara cerai talak dan 100 perkara cerai gugat, sedangkan Pengadilan Agama Suwawa menangani 30 perkara cerai talak dan 105 perkara cerai gugat. Adapun Pengadilan Agama Kwandang mencatat 29 perkara cerai talak dan 98 perkara cerai gugat.
Berdasarkan data tersebut, Pengadilan Agama Limboto yang membawahi wilayah Kabupaten Gorontalo menjadi daerah dengan jumlah perkara perceraian tertinggi selama semester pertama 2026. Sementara itu, Pengadilan Agama Tilamuta yang membawahi Kabupaten Boalemo mencatat jumlah perkara perceraian terendah di Provinsi Gorontalo.
Ramdaling menjelaskan, tingginya jumlah cerai gugat menunjukkan bahwa mayoritas permohonan perceraian yang masuk ke pengadilan diajukan oleh pihak istri. Data tersebut merupakan akumulasi perkara yang tercatat di sejumlah Pengadilan Agama di Provinsi Gorontalo selama enam bulan pertama 2026.
Sementara itu, berdasarkan penyebab perceraian, pertengkaran dan perselisihan terus-menerus menjadi faktor yang paling dominan. Selain itu, terdapat sejumlah faktor lain, seperti masalah ekonomi, salah satu pasangan meninggalkan pihak lain, poligami, murtad, mabuk, hingga perjudian.












