Prosesnews.id
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prosesnews.id
No Result
View All Result
Home Daerah Gorontalo

Tiga Bayi Kembar Tanpa Ibu, Kini Hidup Terpisah

Editor by Editor
6 Jan 2020 00:33
in Gorontalo, Headline

PROSESNEWS.ID – Kini 3 bayi kembar itu, tidak hidup bersama. Mereka sudah hidup terpisah. Alasan, ekonomi menjadi penyebab, bayi 3 kembar itu, tidak lagi bersama.

Sehari meninggalnya Yusmiati Latudi (37), ketiga bayi itu, sudah diambil kerabat dekat Almarhuma.

Meskipun, melewati proses persalinan yang cukup sulit. Ibu yang tinggal di Desa Tabongo, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo itu, sukses melahirkan ketiga bayi kembar secara normal.

Namun sayang, usai melahirkan. Nyawa Yusmiati, tidak tertolong lagi akibat mengalami pendarahan yang cukup serius.

Sebelumnya, Yusmiati dirujuk ke RSTN Boalemo, dari Puskesmas Dulupi. Dia dirawat sekitar dua hari disana. Setelah itu, dirujuk ke RS. Dunda Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Hanya berlangsung selama 3 hari, kondisi Yusmiati mulai membaik. Sehingga mengharuskan, ibu dari bayi 3 kembar tersebut, diperbolehkan pulang oleh Dokter RS. Dunda.

Namun, hanya berselang sehari saja keluar dari Rumah Sakit. Tiba-tiba Yusmiati, kembali merasakan kesakitan. Terpaksa, dirinya dilarikan lagi ke RSTN Boalemo. Dua jam di rawat, Yusmiati kembali di rujuk ke RS Dunda Limboto.

Tak berlangsung lama, sesampainya di RS Dunda. Yumiyati kemudian, berhasil melahirkan ke tiga buah hatinya, dengan normal. Meskipun umur kandungan, masih prematur (8 bulan_red).

Usai melahirkan Yusmiati, mengalami pendarahan cukup serius dan mengalami penurunan HB. Hingga Ia menghembuskan nafas terakhir di RS Dunda, pada Jum’at 3 Januari 2019.

Suami Yusmiati, Iwan Oli’i saat dihubungi, mengaku ketiga bayi kembarnya itu, saat ini sudah diadopsi kerabat dekatnya. Masing-masing, warga Desa Tabongo, Kecamatan Dulupi (Anak Perempuan). Warga Desa Dulupi, Kecamatan Dulupi (anak laki-laki), dan Warga Desa Piloliyanga, Kecamatan Tilamuta, (anak perempuan).

 

Baca juga : https://prosesnews.id/usai-melahirkan-3-bayi-kembar-yusmiati-warga-boalemo-meninggal-dunia/

 

Informasi yang di himpun dari sumber yang berkompoten, proses persalinan Ibu dari 3 bayi kembar itu, tidak wajar. Pasalnya, dengan usia kandungan yang masih prematur itu, tidak seharusnya di paksa untuk dilahirkan normal.

Apalagi, bayinya kembar tiga. Itu terlalu beresiko untuk dilahirkan normal. Seharusnya melalui oprasi, untuk pencegahan dini, atas kematian bayi dan ibu bayi.

 

 

 

 

 

Penulis : Majid Rahman

Tags: Bayi 3 kembar gorontaloKabupaten BoalemoRS Dunda Limboto
ShareTweetSendSharePin

Berita Terkait

Usai PENAS, Gorontalo Tambah 54 KNMP untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

by Editor
5 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID - Progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Desa Pentadu Barat, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, saat ini mencapai 63...

Program Hilirisasi Kakao, 1 Juta Bibit Siap Tanam di Boalemo

by Editor
5 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID - Sebanyak satu juta bibit kakao yang ditangkarkan di Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, tidak lama lagi akan disalurkan kepada...

Mensos Siap Turun ke Gorontalo, Cek Program Prioritas Presiden

by Editor
22 Apr 2026
0

PROSESNEWS.ID - Pertemuan antara Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, dan Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI), Saifullah Yusuf, di Kantor Kementerian...

Anggota DPRD Boalemo, Helmi Rasid

Musrenbang Kecamatan Paguyaman Pantai, Infrastruktur Kewenangan Provinsi Diminta Diperhatikan

by Editor
7 Apr 2026
0

Anggota DPRD Boalemo, Helmi Rasid PROSESNEWS.ID - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Paguyaman Pantai kembali menyoroti persoalan infrastruktur jalan yang...

Gunawan Rasid

Pembukaan Tambang dan Pembangunan Pabrik Batu Kapur di Paguyaman Pantai Dinilai Langgar Perda RTRW

by Editor
23 Feb 2026
0

Gunawan Rasid PROSESNEWS.ID - Rencana pembukaan tambang dan pembangunan pabrik batu kapur di wilayah Kecamatan Paguyaman Pantai kembali menuai penolakan...

Load More

Komentar DonkBatalkan balasan

Trending

Potongan flayer FKPR
Hukum

FKPR Minta Kejari Gorontalo Utara Transparan Tangani Dua Perkara Dugaan Korupsi

by Editor
5 Agu 2026
0

Potongan flayer FKPR PROSESNEWS.ID - Forum Kaum Pembela Rakyat (FKPR) Wilayah Provinsi Gorontalo meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Gorontalo Utara bersikap...

Kejari Kota Gorontalo Diminta Usut Nama Lain dalam Fakta Persidangan Korupsi Pasar Tua

5 Agu 2026

Kasus di SDN 8 Sumalata, Kedua Belah Pihak Saling Memaafkan, tetapi Proses Hukum Tetap Berjalan

4 Agu 2026

Banggar DPRD Gorontalo Cermati KUA-PPAS APBD Perubahan 2026 agar Tepat Sasaran

5 Agu 2026

Fakta Dugaan Pungli dan Pencemaran Nama Baik di SDN 8 Sumalata Terungkap

4 Agu 2026

Seorang Warga di Batudaa Pantai Diduga Dikeroyok hingga Tewas

2 Agu 2026

TERBARU

Usai PENAS, Gorontalo Tambah 54 KNMP untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

5 Agu 2026

Program Hilirisasi Kakao, 1 Juta Bibit Siap Tanam di Boalemo

5 Agu 2026

Peta Kecelakaan Gorontalo 2026: Kabgor Terbanyak, Bonebol Paling Mematikan

5 Agu 2026

Korban Tewas Kecelakaan di Gorontalo Naik, Polda Catat 60 Korban dalam 6 Bulan

5 Agu 2026

Kejari Kota Gorontalo Diminta Usut Nama Lain dalam Fakta Persidangan Korupsi Pasar Tua

5 Agu 2026
  • Home
  • Tentang
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.