Wagub Gorontalo Harap Festival Lagu Perjuangan Menggugah Semangat Kebangsaan

Pelaksanaan Festival Lagu-Lagu Perjuangan dan Daerah, serta Festival Bele Uto akan berlangsung selama dua hari, dari tanggal 24 hingga 25 Agustus 2020.

Wagub Gorontalo H. Idris Rahim (kiri) menerima Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) pecahan Rp75 ribu yang merupakan edisi khusus peringatan HUT ke-75 RI dari Kepala Perwakilan BI, Budi Widihartanto, pada pembukaan Festival Lagu-Lagu Perjuangan dan Festival Bele Uto di aula Kantor Perwakilan BI Provinsi Gorontalo, Senin (24/8/2020). (Foto : Haris – Humas)

PROSESNEWS.ID – Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim berharap Festival Lagu-Lagu Perjuangan mampu menggugah semangat kebangsaan khususnya di kalangan generasi muda.

Hal tersebut disampaikannya, saat membuka Festival Lagu-Lagu Perjuangan dan daerah, serta Festival Bele Uto di aula Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI), Senin (24/8/2020). Kata Wagub Idris, melalui festival ini diharapkan akan tumbuh nilai-nilai perjuangan dan keteladanan para pahlawan dalam rangka pembentukan karakter bangsa.

“Lagu-lagu perjuangan tidak boleh hanya sekedar difestivalkan dan dihafal saja, tetapi harus bisa diimplementasikan dalam mengisi pembangunan menuju Indonesia Maju,” tutur Idris.

Festival digelar oleh Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga bekerjasama dengan Kantor Perwakilan BI Provinsi Gorontalo dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia tahun 2020.

“Festival ini bertujuan untuk memupuk rasa nasionalisme dan patriotisme kita. Semangat patriotisme harus kita kobarkan di era kemerdekaan ini untuk melawan musuh kita bersama, antara lain kemiskinan, kebodohan, korupsi, narkoba, dan terorisme,” kata Wagub Idris Rahim dalam sambutannya.

Idris mengutarakan, lagu-lagu perjuangan mampu memotivasi para pejuang dahulu dalam melawan penjajah untuk merebut kemerdekaan. Wagub mencontohkan salah satu lagu perjuangan yang berjudul Maju Tak Gentar ciptaan Cornel Simandjuntak yang menjadi penyemangat para pejuang untuk terus maju tanpa gentar melawan penjajah.

“Lagu Maju Tak Gentar penyemangat para pejuang kita melawan penjajah meski di depannya adalah kematian,” pungkasnya.

Pelaksanaan Festival Lagu-Lagu Perjuangan dan Daerah, serta Festival Bele Uto akan berlangsung selama dua hari, dari tanggal 24 hingga 25 Agustus 2020. Peserta Festival Lagu-Lagu Perjuangan dan Daerah dibagi dalam dua kategori, yaitu umum dan siswa utusan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA dan SMK se Provinsi Gorontalo. (Ads)

Related articles

Hati-Hati Sembarangan Beli Obat, Ini Himbauan Dikes Provinsi Gorontalo

PROSESNEWS.ID – Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo menghimbau kepada masyarakat, untuk lebih teliti sebelum membeli obat-obatan. Pantauan OPD ini, ada beberapa toko swayalan, kios dan pasar tradisional, menjual obat golongan tertentu secara bebas. Dibutuhkan ketelitian kata Kepala Seksi Prodis Kefarmasian Alkes […]

Dinas Perhubungan Teken MoU untuk Diklat Nelayan

PROSESNEWS.ID – Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, KSOP Kelas III Gorontalo dan Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding atau nota sepahaman, Senin (1/7/2019). Nota kesepahaman ini dimaksudkan untuk melaksanakan amanah Peraturan Presiden […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *