
PROSESNEWS.ID – Para pegiat kerapan sapi di Gorontalo memilih beralih ke Sulawesi Utara setelah event tahunan yang biasa digelar di Yosonegoro batal dilaksanakan.
Kepala Desa Yosonegoro, Isa Amir Hanapi, mengatakan kekecewaan para pegiat cukup besar karena kegiatan yang rutin digelar setiap tahun itu tidak jadi dilaksanakan.
Ia mengungkapkan, banyak pemilik sapi telah membawa hewan mereka ke Desa Ikhwan, Dumoga, Sulawesi Utara, untuk mengikuti event serupa.
“Sudah banyak yang berangkat ke Ikhwan. Bahkan ada yang semalam sudah berangkat,” ujar Isa.
Menurutnya, para pegiat kerapan sapi tersebut berasal dari dua desa, yakni Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat, dan Desa Reksonegoro, Kecamatan Tibawa.
Para pegiat kerapan sapi tersebut memilih tetap mengikuti lomba di luar daerah agar tidak kehilangan kesempatan berkompetisi, mengingat kegiatan tersebut merupakan agenda penting bagi mereka setiap tahun.
Perpindahan ini juga menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap tradisi kerapan sapi, meski harus mengikuti event di luar wilayah Gorontalo.












