Prosesnews.id
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prosesnews.id
No Result
View All Result
Home Peristiwa Hukum

Guru Agama di Gorut Kembali Bongkar Dugaan Pungli oleh Oknum Pengawas

Editor by Editor
1 Agu 2026 20:55
in Hukum, Peristiwa
Gambar Ilustrasi AI

PROSESNEWS.ID – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang menyeret seorang oknum pengawas berinisial IB di Gorontalo Utara kembali mencuat. Kali ini, seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkap dugaan adanya pola pengumpulan uang yang diduga sengaja dilakukan untuk menghindari jejak transaksi.

Menurut narasumber, IB diduga tidak menerima uang yang dikumpulkan dari para guru melalui rekening pribadinya. Uang tersebut justru diminta ditransfer terlebih dahulu ke rekening salah seorang guru, sebelum kemudian diserahkan secara tunai kepada yang bersangkutan.

“Karena dia ini juga pintar, uang yang dikumpulkan dari guru-guru dia suruh transfer ke salah satu guru, baru dia minta secara cash ke guru tersebut. Kalau untuk sedekah dia main telepon saja,” ujar narasumber.

Berdasarkan keterangan tersebut, muncul dugaan bahwa mekanisme tersebut digunakan agar aliran dana tidak tercatat langsung pada rekening pribadi yang bersangkutan.

Sebelumnya, sejumlah guru agama di Gorontalo Utara mengeluhkan dugaan pungutan liar yang diduga dilakukan oleh IB. Keluhan tersebut berkaitan dengan adanya permintaan sejumlah uang yang disebut-sebut dibebankan kepada para guru.

Seorang guru mengungkapkan bahwa seluruh guru agama di sekolah-sekolah binaan Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo Utara disebut diminta memberikan sejumlah uang kepada IB.

Menurutnya, permintaan tersebut disampaikan dengan berbagai alasan, mulai dari biaya kegiatan pembinaan, pemberian sedekah kepada pejabat dan staf kantor, hingga kebutuhan kegiatan lainnya.

Ia mengklaim setiap guru pernah diminta memberikan uang sebesar Rp200 ribu, masing-masing Rp100 ribu untuk acara perpisahan di Kantor Kementerian Agama dan Rp100 ribu untuk kegiatan di Botumoito.

Selain itu, para guru juga disebut diminta menanggung biaya sebesar Rp305 ribu per orang untuk perjalanan sejumlah staf kantor ke Makassar dalam rangka studi tur.

“Belum lagi saat kegiatan Pokja Provinsi di Ponelo, guru agama diminta lagi menyediakan konsumsi. Padahal kondisi kami sedang sulit karena sertifikasi belum cair selama empat bulan,” katanya.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat sebagian guru terpaksa mencari pinjaman demi memenuhi permintaan tersebut.

“Ada yang sampai berutang karena takut kalau tidak memberi nanti dipersulit saat pengurusan rekomendasi TPG,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pengawas berinisial IB masih belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi yang dilakukan PROSESNEWS.ID kepada yang bersangkutan juga belum memperoleh respons.

ShareTweetSendSharePin

Berita Terkait

Satu Lusin Kepala Daerah Terjaring OTT KPK

by Editor
2 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat sebanyak  "1 lusin" atau 12 kepala daerah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) sepanjang...

Dikeroyok Empat Remaja, Warga Lamu Batudaa Pantai Meninggal Dunia

by Editor
2 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID – Seorang warga Desa Lamu, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, berinisial YN, meninggal dunia setelah diduga dikeroyok oleh sejumlah...

Seorang Warga di Batudaa Pantai Diduga Dikeroyok hingga Tewas

by Editor
2 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID - Seorang warga Desa Lamu, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, berinisial YN, diduga dikeroyok oleh sejumlah remaja hingga tewas....

Sempat Ditolong Turis Jerman, Wisatawan Asal Bolsel Meninggal Usai Tenggelam

by Editor
2 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID – Seorang wisatawan lokal bernama Riska Halid (25), warga Desa Tonala, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, meninggal dunia...

Dugaan Pungli oleh Oknum Pengawas di Gorut, Uang Guru di Sejumlah Kecamatan Dikembalikan

by Editor
2 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID – Dugaan pungutan liar (pungli) yang diduga dilakukan oleh oknum pengawas terhadap sejumlah guru agama di Kabupaten Gorontalo Utara...

Load More

Komentar DonkBatalkan balasan

Trending

Kriminal

Seorang Warga di Batudaa Pantai Diduga Dikeroyok hingga Tewas

by Editor
2 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID - Seorang warga Desa Lamu, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, berinisial YN, diduga dikeroyok oleh sejumlah remaja hingga tewas....

Kemenag Gorontalo Utara Benarkan Dugaan Pungli terhadap Guru, Tindaklanjuti Keterlibatan Oknum Pengawas

2 Agu 2026

Dugaan Pungli oleh Oknum Pengawas di Gorut, Uang Guru di Sejumlah Kecamatan Dikembalikan

2 Agu 2026

Satu Lusin Kepala Daerah Terjaring OTT KPK

2 Agu 2026

Konten Kreator ZH Kembali Dilaporkan ke Polisi

2 Agu 2026

Sempat Ditolong Turis Jerman, Wisatawan Asal Bolsel Meninggal Usai Tenggelam

2 Agu 2026

TERBARU

Satu Lusin Kepala Daerah Terjaring OTT KPK

2 Agu 2026

Dikeroyok Empat Remaja, Warga Lamu Batudaa Pantai Meninggal Dunia

2 Agu 2026

Seorang Warga di Batudaa Pantai Diduga Dikeroyok hingga Tewas

2 Agu 2026

Sempat Ditolong Turis Jerman, Wisatawan Asal Bolsel Meninggal Usai Tenggelam

2 Agu 2026

Dugaan Pungli oleh Oknum Pengawas di Gorut, Uang Guru di Sejumlah Kecamatan Dikembalikan

2 Agu 2026
  • Home
  • Tentang
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.