
PROSESNEWS.ID – Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Idrus M.T Mopili menegaskan penyaluran bantuan peralatan produksi senilai Rp2,825 miliar kepada 113 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) merupakan bukti sinergi legislatif dan eksekutif dalam merespons kebutuhan masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan saat mendampingi Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyerahkan secara simbolis bantuan stimulan mesin dan peralatan produksi bagi IKM serta pelaku usaha perbengkelan di Kelurahan Bolihuangga, Kamis (3/9/2026).
Ia mengatakan, bantuan tersebut bermula dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui pokok-pokok pikiran anggota DPRD. Aspirasi itu kemudian mendapat respons dari Pemerintah Provinsi Gorontalo hingga direalisasikan dalam bentuk bantuan peralatan produksi.
“Alhamdulillah, apa yang dijanjikan dan disampaikan melalui aspirasi anggota DPRD, kemudian disahuti oleh Pak Gubernur, hari ini bisa terlaksana penyerahan bantuan ini,” ujar politisi Golkar itu.
Menurutnya, realisasi bantuan tersebut menunjukkan bahwa komunikasi antara DPRD dan pemerintah daerah tidak berhenti pada pembahasan anggaran. Aspirasi masyarakat dapat diterjemahkan menjadi program yang langsung menyentuh kebutuhan pelaku usaha.
Ia juga mengapresiasi langkah Gubernur Gusnar Ismail yang tetap mengupayakan bantuan kepada masyarakat di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
“Ini tentu menjadi sesuatu yang patut kita apresiasi,” katanya.
Sebanyak 113 IKM menerima bantuan peralatan dengan total nilai Rp2,825 miliar. Bantuan tersebut mencakup peralatan perbengkelan untuk 62 IKM, peralatan kerajinan, khususnya bagi penjahit, untuk 24 IKM, serta peralatan pangan untuk 27 IKM.
Bantuan bersumber dari APBD Provinsi Gorontalo melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi dan DPRD Provinsi Gorontalo.
Baginya, dukungan terhadap IKM penting untuk memperkuat kapasitas produksi sekaligus membuka ruang bagi peningkatan pendapatan masyarakat. Bantuan peralatan diharapkan tidak berhenti sebagai fasilitas produksi, tetapi dapat mendorong usaha penerima berkembang secara berkelanjutan.
Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo Limonu Hippy, jajaran pemerintah daerah, serta para penerima bantuan dari berbagai kabupaten dan kota di Gorontalo.
Thomas menilai keberlanjutan program pemberdayaan IKM membutuhkan kerja bersama antara pemerintah, DPRD dan pelaku usaha. Pemerintah menyediakan dukungan kebijakan dan fasilitas, sementara pelaku usaha dituntut memanfaatkan bantuan untuk meningkatkan produktivitas dan kemandirian ekonomi.











