
PROSESNEWS.ID – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Dr. Hj. Espin Tulie, S.E, M.Si, menekankan pentingnya pengalokasian anggaran infrastruktur yang lebih tepat sasaran dalam penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027. Salah satu langkah yang diusulkannya ialah mengevaluasi sebagian anggaran pemeliharaan jalan agar dapat dialihkan untuk pembangunan infrastruktur yang lebih mendesak.
Pandangan tersebut disampaikan saat Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Bappeda, Dinas PUPR-KP, Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Gorontalo, serta Tim Pakar DPRD dalam pembahasan penajaman KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2027, Senin (27/7/2026).
Menurutnya, efisiensi anggaran tidak boleh dilakukan secara menyeluruh, melainkan harus selektif dengan mengutamakan program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Salah satu yang menjadi sorotannya ialah besarnya alokasi anggaran pemeliharaan jalan yang dinilai perlu dievaluasi.
Ia menilai sebagian anggaran tersebut akan lebih bermanfaat jika dialihkan untuk membiayai pembangunan infrastruktur baru yang selama ini menjadi aspirasi masyarakat, khususnya di wilayah kabupaten.
“Kalau boleh, anggaran itu dipindahkan ke program kegiatan yang lebih mendesak. Ada beberapa aspirasi yang masuk, termasuk di wilayah Kabupaten. Ada infrastruktur yang harus dikerjakan. Kalau tidak, ini bisa menghambat program yang lebih besar,” tuturnya.
Ia menegaskan, setiap program dan kegiatan harus dikaji secara cermat agar belanja daerah benar-benar diarahkan pada kebutuhan pokok daerah. Dengan penataan anggaran yang tepat, pembangunan infrastruktur diharapkan berjalan lebih efektif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.














