Prosesnews.id
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prosesnews.id
No Result
View All Result
Home Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Mikroorganisme di Balik Batu Kapur Gorontalo Simpan Potensi Besar

Editor by Editor
30 Mar 2026 17:19
in Universitas Negeri Gorontalo

PROSESNEWS.ID – Di balik keras dan tandusnya batu kapur di wilayah karst Gorontalo, tersimpan kehidupan mikroorganisme yang memiliki peran penting bagi ekosistem.

Makhluk hidup bersel tunggal ini hidup di bawah permukaan tanah karst yang ekstrem. Meski tak kasatmata, keberadaannya mampu membantu tanaman bertahan hidup hingga tumbuh subur di lingkungan yang minim unsur hara.

Ekosistem karst sendiri terbentuk dari batuan karbonat seperti batu kapur yang mengalami pelarutan secara alami dalam waktu jutaan tahun. Lanskap ini umumnya ditandai dengan kondisi tanah berbatu, kering, serta memiliki tingkat kesuburan rendah.

Namun, di balik kondisi tersebut, tersimpan kekayaan mikrobiologis yang signifikan. Mikroorganisme yang hidup di dalamnya telah beradaptasi selama ribuan tahun dan mengembangkan kemampuan biokimia yang berpotensi dimanfaatkan bagi kepentingan manusia, termasuk dalam bidang pertanian berkelanjutan.

Sejumlah peneliti dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melakukan kajian terhadap mikroorganisme di beberapa kawasan karst, di antaranya Bukit Bangga di pesisir Bangga Bubaa, Kabupaten Boalemo, kawasan sekitar Danau Limboto, serta Bukit Pantai Oluhuta di Kabupaten Bone Bolango.

Dalam penelitian tersebut, tim mengambil sampel tanah pada kedalaman 15 hingga 30 sentimeter, tepat di zona akar tanaman. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun kondisi lingkungan tampak keras dan seragam, kawasan karst Gorontalo memiliki keanekaragaman hayati yang cukup tinggi.

Sebanyak 36 sampel tanah dikumpulkan dari 33 jenis tanaman yang tumbuh di wilayah tersebut. Vegetasi yang ditemukan beragam, mulai dari pakis, lamtoro, alang-alang, hingga tanaman semak lainnya yang mampu beradaptasi dengan kondisi lingkungan ekstrem.

Temuan ini menegaskan bahwa ekosistem karst bukan sekadar kawasan tandus, melainkan menyimpan potensi besar yang perlu terus diteliti dan dimanfaatkan secara berkelanjutan, khususnya dalam mendukung ketahanan lingkungan dan pertanian di masa depan.

Tags: UNGUniversitas Negeri Gorontalo
ShareTweetSendSharePin1

Berita Terkait

Mahasiswa di Gorontalo Kehilangan Hasil Penelitian Setelah Kos Dilalap Api

by Editor
15 Jun 2026
0

PROSESNEWS.ID – Musibah datang tanpa diduga. Di tengah perjuangannya menyelesaikan pendidikan tinggi, seorang mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Rahmawati Yunus,...

Potensi Ikan Hulu’u sebagai Penyembuh Luka Mulai Dikenalkan kepada Generasi Muda

by Rijal Zulkarnaen
11 Jun 2026
0

PROSESNEWS.ID – Di balik ketenangan Danau Limboto yang membentang di jantung Provinsi Gorontalo, tersimpan kekayaan hayati yang belum banyak dikenal...

UNG Seleksi 170 Kandidat Beasiswa ADik 2026, Perluas Akses Pendidikan Tinggi Daerah Afirmasi

by Editor
8 Jun 2026
0

PROSESNEWS.ID – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerataan akses pendidikan tinggi di Indonesia. Melalui partisipasinya dalam...

Dosen FIP UNG Publikasikan Artikel di Jurnal Internasional Bereputasi

by Editor
5 Jun 2026
0

PROSESNEWS.ID - Nama Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali harum di panggung akademik internasional. Dosen Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNG, Dr. Pupung...

Dari Tumpukan Limbah ke Produk Jual, Mahasiswa UNG Sulap Sabut Kelapa Dunggala Jadi Cocopeat

by Editor
5 Jun 2026
0

PROSESNEWS.ID – Siapa sangka tumpukan sabut kelapa yang selama ini hanya menjadi limbah di sudut-sudut kebun warga Desa Dunggala kini...

Load More

Komentar DonkBatalkan balasan

Trending

Headline

Mahasiswa di Gorontalo Kehilangan Hasil Penelitian Setelah Kos Dilalap Api

by Editor
15 Jun 2026
0

PROSESNEWS.ID – Musibah datang tanpa diduga. Di tengah perjuangannya menyelesaikan pendidikan tinggi, seorang mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Rahmawati Yunus,...

Panitia Temu Jurnalis 2026

Sukses Gelar Temu Jurnalis 2026, Bukti Wartawan Gorontalo Solid

14 Jun 2026

Pemkab Gorontalo Mendukung Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026

14 Jun 2026

Pengurus AMSI Gorontalo 2026-2030 Dilantik dalam Temu Jurnalis

12 Jun 2026

Dugaan Pencabulan di Gorut, Begini Penjelasan Dua Belah Pihak

14 Nov 2025

Taluhu Barakati Kembali Menjadi Wisata yang Menarik

14 Jun 2026

TERBARU

Mahasiswa di Gorontalo Kehilangan Hasil Penelitian Setelah Kos Dilalap Api

15 Jun 2026
Panitia Temu Jurnalis 2026

Sukses Gelar Temu Jurnalis 2026, Bukti Wartawan Gorontalo Solid

14 Jun 2026

Pemkab Gorontalo Mendukung Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026

14 Jun 2026

Taluhu Barakati Kembali Menjadi Wisata yang Menarik

14 Jun 2026
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Gorontalo, Kombespol Dr. Maruly Pardede S.H, S.I.K, M.H (Foto: Istimewa)

Dirreskrimsus Polda Gorontalo Ulas UU ITE dan Hak Cipta, Dukung Edukasi Jurnalis dan Pelajar

13 Jun 2026
  • Home
  • Tentang
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

©2025 Prosesnews.id. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis

©2025 Prosesnews.id. All Rights Reserved.