Prosesnews.id
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prosesnews.id
No Result
View All Result
Home Peristiwa

LGBT Marak di Gorontalo, Falsafah Gorontalo Dipertanyakan

Editor by Editor
27 Jun 2026 14:54
in Peristiwa

PROSESNEWS.ID, Gorontalo – Fenomena Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di Provinsi Gorontalo kian menuai perhatian serius dari berbagai kalangan. Menyikapi keresahan masyarakat tersebut, sejumlah tokoh agama hingga aktivis muda menyerukan langkah konkret, mulai dari penguatan internal keluarga hingga gerakan masif di media sosial.

Ustad Yusuf Lauma, salah satu tokoh agama Wahdah Islamiyah di Gorontalo, menegaskan pentingnya masyarakat untuk kembali pada akar moralitas daerah. Menurutnya, benteng utama dalam menghadapi fenomena ini adalah dengan memegang teguh nilai leluhur.

“Kembali pada fitrah adalah kembali pada ajaran nenek moyang dan pendahulu kita,” ujar Ustad Yusuf Lauma dalam keterangannya baru-baru ini.

Ini Penyebab Biseksual dan Evaluasi Hubungan Suami-Istri

Secara khusus, Ustad Yusuf juga menyoroti perilaku biseksual yang kian marak. Ia menilai fenomena penyimpangan orientasi seksual tersebut sering kali berakar dari disharmoni di dalam rumah tangga. Oleh karena itu, ia meminta para pasangan untuk lebih mawas diri.

“Biseks itu terjadi karena ada penyimpangan dalam hubungan suami-istri. Sehingga, ini menjadi penting untuk melakukan evaluasi mendalam dalam hubungan keluarga,” tambahnya.

Kurangnya Figur Guru Laki-Laki di TK Diduga Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak

Pandangan menarik dari sudut pandang pendidikan disampaikan oleh Ustad Ishak Bakari. Ia melihat ada faktor eksternal di lingkungan pendidikan anak usia dini yang dinilai kurang seimbang dalam memberikan figur gender kepada anak.

Ustad Ishak menyebutkan bahwa dominasi guru perempuan di tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) secara tidak langsung memengaruhi pembentukan imunitas psikologis anak laki-laki yang kekurangan figur maskulin.

“Dari segi pendidikan, kita kekurangan guru laki-laki di TK. Bisa jadi dominasi imunitas anak itu dibangun karena banyak didominasi guru perempuan,” jelas Ustad Ishak Bakari.

Perang Siber dan Falsafah Adat Sebagai Dasar Tolak LGBT di Bumi Gorontalo

Tidak hanya dari mimbar agama dan dunia pendidikan, respons terhadap fenomena LGBT ini juga datang dari aktivis muda. Sandy S. Nina, seorang penulis muda sekaligus influencer asal Gorontalo, mengajak netizen untuk mengambil peran aktif di dunia digital.

Menurut Sandy, media sosial saat ini menjadi medan tempur yang krusial untuk menekan penyebaran pengaruh komunitas tersebut.

“Peranan kita dalam bersosial media juga harus terus masif untuk melawan para pelaku LGBT,” tegas Sandy.

Lebih lanjut, ia mengingatkan kembali esensi identitas masyarakat Gorontalo yang sangat religius dan memegang teguh adat istiadat. Sandy menegaskan, konsep atau pemahaman LGBT bertolak belakang dan tidak memiliki tempat di atas tanah Gorontalo selama falsafah daerah masih dijaga.

“Sekali lagi, selama falsafah Gorontalo tak bergeser sedikitpun, bahwa kita di Gorontalo adat bersendikan sarah, sarah bersendikan kitabullah (Al-Qur’an), maka itu sudah lebih dari cukup bahwa pemahaman LGBT tempatnya bukan di Gorontalo,” pungkas Sandy dengan tegas.

Perlu diketahui, berbagai pandangan dan bentuk penolakan terhadap LGBT di Gorontalo hadir dalam momentum diskusi publik yang diinisiasi oleh Wahdah Islamiyah Kota Gorontalo.

Diskusi dengan tema “menyikapi fenomena LGBT di kalangan pemuda Gorontalo” Jumat malam (26/6/2026) turut dihadiri unsur pemerintah Kota Gorontalo, pengurus wilayah dan kota Wahdah Islamiyah, insan pers, akademisi, dan anak muda.

Melalui forum diskusi tersebut, pihak-pihak terkait akan melakukan audiensi dengan MUI Gorontalo dan mendukung agar Peraturan Daerah (Perda) tentang pelarangan LGBT menjadi perhatian serius pemerintah provinsi Gorontalo.

Reporter: Sandri

ShareTweetSendSharePin1

Berita Terkait

Perkuat Kemitraan dan Kamtibmas, Dit Intelkam Polda Gorontalo Rutinkan Program Jumat Berkah

by Editor
25 Sep 2026
0

PROSESNEWS.ID - Direktorat Intelkam Polda Gorontalo menggelar kegiatan sosial bertajuk "Jumat Berkah" bersama Ikatan Pengemudi Bentor (IPB) Provinsi Gorontalo. Kegiatan...

Agung Puluhulawa

Tibor 18 Kembali Makan Korban, Mengapa Nama Bos Ipin Masih Jadi Tanda Tanya?

by Editor
25 Sep 2026
0

Agung Puluhulawa Oleh: Agung Puluhulawa (Sekretaris Jenderal BEM Nusantara Pusat) Kabar duka kembali datang dari kawasan Pertambangan Emas Tanpa Izin...

TPP 13 dan 14 Disiapkan Rp6,56 Miliar untuk ASN Kabgor

by Editor
24 Sep 2026
0

PROSESNEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menyiapkan anggaran sebesar Rp6.567.477.979 untuk pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ke-13 dan ke-14 bagi 2.272...

Pemkab Gorontalo Raih Predikat TP2DD Terbaik Wilayah Sulampua

by Editor
24 Sep 2026
0

PROSESNEWS.ID — Pemerintah Kabupaten Gorontalo kembali mencatatkan prestasi di tingkat regional. Pemkab Gorontalo berhasil meraih predikat Pemda TP2DD Terbaik Wilayah...

FOK UNG Gelar Audit Mutu Internal, Perkuat Budaya Mutu Fakultas

by Editor
24 Sep 2026
0

PROSESNEWS.ID – Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (FOK UNG) melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) pada Selasa, 22 September...

Load More

Komentar DonkBatalkan balasan

Trending

Agung Puluhulawa
Opini

Tibor 18 Kembali Makan Korban, Mengapa Nama Bos Ipin Masih Jadi Tanda Tanya?

by Editor
25 Sep 2026
0

Agung Puluhulawa Oleh: Agung Puluhulawa (Sekretaris Jenderal BEM Nusantara Pusat) Kabar duka kembali datang dari kawasan Pertambangan Emas Tanpa Izin...

AMPG, BM PAN, Angkatan Muda Ka’bah Dukung Koalisi Indonesia Bersatu

5 Jun 2022

Perkuat Kemitraan dan Kamtibmas, Dit Intelkam Polda Gorontalo Rutinkan Program Jumat Berkah

25 Sep 2026
Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo saat melakukan monitoring dan evaluasi progres pembangunan Gerai KMP di Kantor Desa Kramat, Kamis (24/9/2026). Foto: DPRD

Komisi II DPRD Gorontalo Temukan Keterbatasan Anggaran Hambat Gerai KMP Kramat

24 Sep 2026

Mahasiswa KKN Tematik II UNG Dorong Pengembangan UMKM Pesisir di Huangobotu

24 Sep 2026

Pemprov Gorontalo Raih Terbaik IV TPID Award 2026 Tingkat Nasional

24 Sep 2026

TERBARU

Perkuat Kemitraan dan Kamtibmas, Dit Intelkam Polda Gorontalo Rutinkan Program Jumat Berkah

25 Sep 2026
Agung Puluhulawa

Tibor 18 Kembali Makan Korban, Mengapa Nama Bos Ipin Masih Jadi Tanda Tanya?

25 Sep 2026

TPP 13 dan 14 Disiapkan Rp6,56 Miliar untuk ASN Kabgor

24 Sep 2026

Pemkab Gorontalo Raih Predikat TP2DD Terbaik Wilayah Sulampua

24 Sep 2026

FOK UNG Gelar Audit Mutu Internal, Perkuat Budaya Mutu Fakultas

24 Sep 2026
  • Home
  • Tentang
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.