
PROSESNEWS.ID – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mendorong Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Gorontalo mengambil peran lebih besar dalam menggerakkan investasi dan pengembangan sektor usaha di daerah.
Pesan tersebut disampaikan Gusnar saat membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) V Kadin Provinsi Gorontalo di Hotel Aston, Kota Gorontalo, Senin (21/9/2026).
Menurut Gusnar, pemerintah daerah membutuhkan mitra dari kalangan dunia usaha untuk membuka sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru. Sebab, pembangunan Gorontalo tidak mungkin sepenuhnya ditopang oleh anggaran pemerintah daerah.
Ia menilai Kadin memiliki posisi strategis untuk mempertemukan pemerintah dengan pelaku usaha, sekaligus mendorong berbagai peluang investasi yang telah dibuka.
“Ketika kami berjuang di Jakarta mencari peluang-peluang anggaran untuk Gorontalo, jalurnya adalah kementerian. Tetapi ada satu jalur yaitu dunia usaha yang harus kami buka lebih lanjut dan di situlah peran Ketua Kadin Gorontalo,” kata Gusnar.
Gubernur kemudian mengungkapkan sejumlah peluang pengembangan industri yang telah ditawarkan pemerintah pusat. Salah satunya berasal dari sektor kelautan dan perikanan.
Gusnar menyebut Menteri Kelautan dan Perikanan telah menjanjikan pembangunan industri di Gorontalo apabila daerah mampu menghasilkan komoditas rumput laut hingga 100 ton per tahun.
Peluang juga terbuka pada sektor peternakan. Menteri Pertanian, kata Gusnar, siap membangun rumah potong hewan jika Gorontalo mampu mendorong pengembangan peternakan sapi.
Namun, menurut Gusnar, peluang tersebut membutuhkan pihak yang mampu menggerakkan investasi di lapangan.
“Persoalannya siapa yang akan menggerakkan ini? Mengandalkan APBD tidak mungkin. Harus pihak swasta dan pengusaha yang menggerakkan,” ujarnya.
Karena itu, Gusnar menaruh harapan besar kepada Kadin agar dapat menjadi motor penggerak dan poros utama dalam mengembangkan berbagai potensi ekonomi Gorontalo.
Selain berbicara mengenai peran Kadin dalam pembangunan ekonomi, Gusnar juga mengingatkan peserta Musprov untuk menjaga suasana tetap kondusif selama proses pemilihan ketua umum berlangsung.
Ia meminta perbedaan pilihan dalam menentukan kepemimpinan organisasi dipandang sebagai bagian dari dinamika demokrasi dan disikapi secara dewasa.
Musprov V Kadin Gorontalo digelar untuk memilih Ketua Umum Kadin Provinsi Gorontalo periode 2026–2031.
Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota Komisi XI DPR RI Rusli Habibie dan anggota DPD RI Fadel Muhammad. Dari jajaran pengurus pusat Kadin hadir Azis Syamsuddin, Sarman Simanjorang, Taufan Eko Nugroho Rotorasiko, serta Widiyanto Saputro.











