Prosesnews.id
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prosesnews.id
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Warga Keluhkan Perubahan Desil yang Memengaruhi Bansos, Pemdes Tuladenggi Beri Penjelasan

Editor by Editor
2 Okt 2026 14:04
in Uncategorized

PROSESNEWS.ID — Pemerintah Desa Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, menggelar musyawarah bersama masyarakat untuk membahas dan mengevaluasi data penerima bantuan sosial (bansos).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Tuladenggi tersebut merupakan tindak lanjut atas keluhan warga terkait data penerima bansos yang sebelumnya disampaikan melalui media sosial.

Selain menindaklanjuti aspirasi masyarakat, musyawarah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Desa Tuladenggi dalam membangun transparansi dan keterbukaan informasi serta mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel sesuai dengan visi dan misi desa.

Kepala Desa Tuladenggi, Johan Panigoro, menegaskan bahwa penetapan masyarakat sebagai penerima bansos bukan merupakan kewenangan pemerintah desa.

Menurutnya, pemerintah desa hanya bertugas melakukan pendataan dan menginput kondisi sosial ekonomi masyarakat berdasarkan kondisi riil di lapangan. Data tersebut selanjutnya diproses melalui sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk menentukan kategori desil masyarakat.

“Nama penerima bansos itu penentuannya bukan ada di desa. Tugas desa hanya menginput data masyarakat sesuai kondisi ekonominya. Selanjutnya data itu diolah melalui sistem DTSEN,” ujar Johan kepada awak media usai kegiatan.

Ia menjelaskan, hasil pengolahan data tersebut kemudian menentukan posisi masyarakat dalam kategori desil. Kategori tersebut menjadi salah satu dasar dalam menentukan kelompok masyarakat yang memenuhi kriteria penerima bantuan.

Dalam musyawarah tersebut, pemerintah desa berencana membuka data penerima bansos untuk mendapatkan koreksi dan masukan langsung dari masyarakat. Namun, dengan jumlah penerima mencapai 519 orang, proses verifikasi tidak memungkinkan dilakukan secara menyeluruh dalam satu kegiatan.

Karena itu, Pemdes Tuladenggi bersama masyarakat menyepakati evaluasi lanjutan dilakukan di masing-masing dusun.

“Karena penerimanya ada 519 orang, waktunya tidak cukup kalau dibedah satu per satu di kantor desa. Sehingga kami sepakati evaluasi dilakukan di masing-masing dusun agar bisa lebih maksimal, by name by address,” jelasnya.

Data yang akan dievaluasi mencakup penerima Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan pangan, peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan, serta penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Johan mengatakan, evaluasi berbasis dusun diharapkan dapat mempersempit cakupan data sehingga masyarakat dapat memberikan informasi secara lebih terbuka terkait kondisi penerima bantuan di lingkungannya.

“Kalau di dusun, cakupannya lebih kecil. Kita bisa memaksimalkan waktu untuk mengevaluasi data masing-masing secara by name by address,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah warga turut menyampaikan persoalan terkait perubahan posisi desil. Ada warga yang merasa masih berada dalam kondisi layak menerima bantuan, tetapi dalam data justru tercatat berada di atas desil lima.

Johan mengatakan, masukan tersebut akan ditindaklanjuti melalui mekanisme perbaikan data yang tersedia.

“Keluhan masyarakat rata-rata terkait posisi desil. Ada yang merasa masih layak berada di bawah desil lima, tetapi dalam data posisinya sudah di atas desil lima,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah desa tidak dapat menentukan atau mengubah sendiri status desil masyarakat. Desa hanya menjadi bagian dari proses pemutakhiran data berdasarkan kondisi riil yang disampaikan masyarakat.

“Penentunya bukan di desa. Kami hanya menginput data sesuai hasil penyampaian masyarakat. Selanjutnya kita menunggu proses dari pusat,” tegasnya.

Tags: bansosBantuan panganbantuan sosialdata bansosDesa Tuladenggidesil bansosDTSENgorontaloJohan PanigoroKabupaten GorontaloKecamatan Telaga BiruKIPPBI BPJS KesehatanPemdes Tuladenggipenerima bansosPKH
ShareTweetSendSharePin

Berita Terkait

BMKG Imbau Warga Gorontalo Waspadai Peralihan Musim

by Editor
2 Okt 2026
0

PROSESNEWS.ID — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prediksi musim hujan 2026/2027 untuk wilayah Indonesia. Informasi tersebut menjadi...

Gubernur Gusnar Minta Muzakarah Sufi ASEAN Digelar di Gorontalo

by Editor
2 Okt 2026
0

PROSESNEWS.ID — Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi ke-II Tahun 2026 yang...

Pemprov Gorontalo Siapkan Rp3,1 Miliar untuk Alsintan Petani

by Editor
1 Okt 2026
0

PROSESNEWS.ID — Pemerintah Provinsi Gorontalo menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada petani untuk mendukung pengelolaan lahan dan meningkatkan...

Gusnar Temui Bappenas, Jalan ke Pinogu Masuk Tahap Perencanaan

by Editor
30 Sep 2026
0

PROSESNEWS.ID – Ucapan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail untuk menyeriusi pembangunan akses jalan Tulabolo – Pinogu bukan pepesan kosong. Sekembali dari...

Layanan Terpadu di Limboto Permudah 32 Pasangan Urus Dokumen Nikah

by Editor
29 Sep 2026
0

PROSESNEWS.ID — Sebanyak 32 pasangan suami istri di Kabupaten Gorontalo mengikuti sidang isbat nikah untuk memperoleh kepastian hukum atas perkawinan...

Load More

Komentar DonkBatalkan balasan

Trending

Daerah

Kekacauan Data Desil, Bantuan BPJS Dicabut, Akses KIP Kuliah Anak Kurang Mampu Terancam Putus

by Editor
1 Okt 2026
0

PROSESNEWS.ID - Data Desil Program Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) di Kabupaten Boalemo dinilai tidak valid dan mendesak untuk segera...

Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Idrus M.T Mopili, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, dan pejabat daerah dari Gorontalo, saat rapat bersama Dirjen KSDAE Kementerian Kehutanan, Rabu (30/9/2026). Foto: Deprov

DPRD Gorontalo Ikut Perjuangkan Pelebaran Jalan Pinogu, Harap Cepat Terealisasi

1 Okt 2026

Pemprov Gorontalo Siapkan Rp3,1 Miliar untuk Alsintan Petani

1 Okt 2026

Disparekrafpora Gorontalo Dorong Pemuda Bangun Mindset Wirausaha

29 Sep 2026

Incar Promo Hari Pertama, Pendaftar GHM 2026 Tembus 300 Peserta

2 Okt 2026

BMKG Imbau Warga Gorontalo Waspadai Peralihan Musim

2 Okt 2026

TERBARU

BMKG Imbau Warga Gorontalo Waspadai Peralihan Musim

2 Okt 2026

Warga Keluhkan Perubahan Desil yang Memengaruhi Bansos, Pemdes Tuladenggi Beri Penjelasan

2 Okt 2026

Gubernur Gusnar Minta Muzakarah Sufi ASEAN Digelar di Gorontalo

2 Okt 2026

Incar Promo Hari Pertama, Pendaftar GHM 2026 Tembus 300 Peserta

2 Okt 2026

Kekacauan Data Desil, Bantuan BPJS Dicabut, Akses KIP Kuliah Anak Kurang Mampu Terancam Putus

1 Okt 2026
  • Home
  • Tentang
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.