
PROSESNEWS.ID – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail meninjau sejumlah lokasi yang direncanakan menjadi kawasan pembangunan Komando Daerah Militer (Kodam) di Provinsi Gorontalo. Peninjauan ini merupakan bagian dari penjajakan awal untuk mengidentifikasi kawasan yang berpotensi menjadi lokasi pembangunan markas komando militer tersebut.
Salah satu kawasan yang menjadi pertimbangan berada di sekitar Danau Limboto dan jalur Gorontalo Outer Ring Road (GORR). Kawasan tersebut dinilai memiliki potensi karena masih tersedia lahan terbuka yang memungkinkan pengembangan pembangunan dalam skala besar.
Jalur GORR menjadi salah satu perhatian karena kondisi lahannya relatif masih terbuka dibandingkan kawasan perkotaan yang semakin padat. Ketersediaan lahan tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam proses perencanaan lokasi pembangunan.
Gusnar menjelaskan, terdapat tujuh titik yang akan diinventarisasi dan ditinjau sebagai bagian dari proses penjajakan lokasi. Meski demikian, penentuan lokasi akhir masih memerlukan kajian dan pembahasan lebih lanjut bersama pihak terkait.
“Ada tujuh titik yang akan kita tinjau, untuk memastikan lokasi yang strategis,” jelas Gusnar.
Rencana pembangunan Kodam di Gorontalo diproyeksikan masuk dalam perencanaan tahun 2027. Saat ini, proses yang dilakukan masih berada pada tahap peninjauan dan perencanaan awal untuk mengidentifikasi kesesuaian kawasan dengan kebutuhan pembangunan.
Melalui peninjauan tersebut, pemerintah diharapkan dapat memperoleh gambaran mengenai potensi lokasi strategis, aksesibilitas kawasan, serta ketersediaan lahan yang dapat mendukung rencana pembangunan Kodam di Provinsi Gorontalo.
Meski demikian, realisasi pembangunan masih menunggu proses perencanaan dan keputusan lebih lanjut dari pihak terkait.










