PROSESNEWS.ID – Sektor perhotelan di Provinsi Gorontalo menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dalam menyukseskan Gorontalo Half Marathon (GHM) 2026. Dukungan ini menjadi bagian dari upaya bersama agar ajang olahraga tersebut tidak hanya menjadi kegiatan lari, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.
Kepala Disprekrafora Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, menegaskan bahwa pelaksanaan GHM harus mampu memberikan manfaat yang lebih luas, khususnya bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah.
Menurutnya, GHM bukan semata-mata tentang olahraga dan aktivitas berlari, melainkan juga menjadi momentum untuk menggerakkan perekonomian daerah melalui peningkatan kunjungan peserta, wisatawan, dan masyarakat dari luar Gorontalo.
“GHM bukan hanya soal lari, tetapi bagaimana dampaknya dapat dirasakan oleh para pelaku ekonomi, antara lain sektor perhotelan,” jelas Sultan.
Komitmen tersebut dibahas dalam rapat koordinasi bersama para pelaku usaha perhotelan. Sejumlah bentuk dukungan disepakati untuk memberikan kenyamanan dan pengalaman terbaik bagi para peserta yang datang ke Gorontalo.
Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah pemasangan spanduk ucapan selamat datang bagi peserta GHM di masing-masing hotel. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan suasana penyambutan yang hangat sekaligus menunjukkan keramahan masyarakat Gorontalo kepada para tamu.
Selain itu, pihak hotel diharapkan menjaga tarif kamar tetap wajar dan tidak menaikkan harga selama pelaksanaan kegiatan. Sebaliknya, hotel didorong untuk memberikan diskon khusus bagi peserta sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan GHM.
Dukungan lainnya berupa pemberian voucher dan hadiah (doorprize) untuk memeriahkan kegiatan. Dari sisi pelayanan, hotel juga akan mengedepankan keramahan (hospitality) kepada para peserta, termasuk menyiapkan sarapan lebih awal (early breakfast) agar kebutuhan peserta sebelum mengikuti lomba dapat terpenuhi.
Sebagian hotel juga menyatakan kesiapan untuk menyediakan fasilitas pengantaran peserta ke lokasi start. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu peserta mencapai titik awal lomba dengan lebih mudah dan nyaman.
Kolaborasi sektor perhotelan ini menjadi salah satu langkah penting dalam membangun ekosistem penyelenggaraan GHM yang melibatkan berbagai pihak. Dengan dukungan layanan akomodasi yang baik, peserta diharapkan memperoleh pengalaman positif selama berada di Gorontalo.
Lebih lanjut, Sultan mengatakan bahwa pelaksanaan GHM diharapkan menjadi sarana promosi pariwisata daerah sekaligus membuka peluang peningkatan aktivitas ekonomi bagi sektor perhotelan dan usaha lainnya, seperti kuliner, transportasi, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Sinergi antara pemerintah, penyelenggara, dan pelaku usaha diharapkan dapat menjadikan GHM bukan sekadar agenda olahraga, melainkan juga momentum untuk memperkenalkan potensi Gorontalo kepada masyarakat luas serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.








