
PROSESNEWS.ID — Gorontalo Half Marathon (GoHM) 2026 tidak hanya dipersiapkan sebagai ajang kompetisi lari, tetapi juga sarana mempromosikan potensi pariwisata dan budaya daerah kepada para peserta.
Upaya tersebut ditunjukkan melalui desain medali finisher yang menampilkan relief sejumlah ikon Gorontalo serta ornamen khas daerah. Pada kategori 21K, bagian depan medali memuat tulisan “Gorontalo Half Marathon 2026” dan keterangan jarak 21.047 KM. Sementara sisi belakang terukir kata “Finisher” beserta slogan “Run With The Journey”. Medali ini dirancang sebagai cenderamata yang mengenalkan kekayaan budaya lokal.
Ajang yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026 ini merupakan penyelenggaraan ketiga sejak perdana digelar pada 2024. Tahun ini, panitia menargetkan 7.500 peserta yang terbagi dalam tiga kategori lomba: 21K, 10K, dan 5K.
Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, menyampaikan bahwa GoHM diarahkan menjadi strategi pengembangan sport tourism guna mendongkrak perekonomian masyarakat. Kedatangan peserta dari luar daerah berpotensi memberikan dampak positif bagi sektor akomodasi, kuliner, transportasi, hingga UMKM.
“Melalui kolaborasi bersama Bank Mandiri dan berbagai pihak, kami ingin menghadirkan event yang berkualitas, profesional, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kunjungan wisatawan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Sultan.
Selain aspek promosi budaya, keselamatan pelari turut menjadi prioritas. Seluruh peserta diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan gratis sebelum berlomba. Panitia menyiapkan penanda khusus bagi pelari yang memiliki riwayat penyakit bawaan, serta memfasilitasi perlindungan asuransi selama kegiatan berlangsung.
Dengan memadukan olahraga, pariwisata, dan budaya, GoHM 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi agenda lari tahunan, melainkan menjadi media efektif dalam memperkenalkan destinasi wisata serta produk ekonomi kreatif Gorontalo ke tingkat nasional.







