<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Budaya Gorontalo Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<atom:link href="https://prosesnews.id/tag/budaya-gorontalo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prosesnews.id/tag/budaya-gorontalo/</link>
	<description>Konsisten, Aktual, Independen</description>
	<lastBuildDate>Sat, 17 Oct 2026 10:41:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/01/icon-prosesnews-75x75.png</url>
	<title>Berita Budaya Gorontalo Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<link>https://prosesnews.id/tag/budaya-gorontalo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gusnar Ismail Tekankan Pentingnya Pelestarian Adat dan Budaya Gorontalo</title>
		<link>https://prosesnews.id/gusnar-ismail-tekankan-pentingnya-pelestarian-adat-dan-budaya-gorontalo/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/gusnar-ismail-tekankan-pentingnya-pelestarian-adat-dan-budaya-gorontalo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2026 10:41:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Adat Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Gusnar Ismail]]></category>
		<category><![CDATA[Idah Syahidah Rusli Habibie]]></category>
		<category><![CDATA[Nani Ismail Mokodongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelestarian Adat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Provinsi Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Pulanga]]></category>
		<category><![CDATA[Serambi Madinah]]></category>
		<category><![CDATA[Sofyan Puhi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=75394</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail didampingi Ketua TP-PKK Nani Ismail Mokodongan dan Wakil Gubernur...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/gusnar-ismail-tekankan-pentingnya-pelestarian-adat-dan-budaya-gorontalo/">Gusnar Ismail Tekankan Pentingnya Pelestarian Adat dan Budaya Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-75395" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261017-WA0072.jpg" alt="" width="1600" height="1070" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261017-WA0072.jpg 1600w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261017-WA0072-300x201.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261017-WA0072-1024x685.jpg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261017-WA0072-768x514.jpg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261017-WA0072-1536x1027.jpg 1536w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261017-WA0072-750x502.jpg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261017-WA0072-1140x762.jpg 1140w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p><strong>PROSESNEWS.ID</strong> – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail didampingi Ketua TP-PKK Nani Ismail Mokodongan dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie menghadiri prosesi penganugerahan gelar adat Pulanga kepada Bupati Gorontalo Sofyan Puhi di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Gorontalo, Limboto, Sabtu (17/10/2026).</p>
<p>Penganugerahan tersebut menjadi momentum pelestarian adat dan budaya Gorontalo sekaligus bentuk penghormatan atas karya, jasa, dan pengabdian seorang pemimpin kepada masyarakat.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Gusnar menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan adat istiadat Gorontalo yang menjadi bagian dari identitas daerah. Menurutnya, pelaksanaan adat yang baik turut memberikan kesan positif bagi para tamu yang berkunjung ke Gorontalo, termasuk dalam penyelenggaraan kegiatan berskala nasional.</p>
<p>“Ketika kita melaksanakan kegiatan nasional di daerah ini, hampir 80 persen tamu yang hadir memberikan kesan mendalam adalah pelaksanaan adatnya yang baik. Sampai sekarang, hal itu masih menjadi perbincangan para tamu kenegaraan yang pernah datang atau berkunjung ke Provinsi Gorontalo,” ujar Gusnar.</p>
<p>Ia mengatakan, Gorontalo yang dikenal dengan julukan Serambi Madinah memiliki tanggung jawab untuk terus mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai adat istiadat dalam kehidupan masyarakat.</p>
<p>“Oleh karena itu, menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga, mengembangkan, dan melestarikan adat istiadat ini dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.</p>
<p>Gusnar menambahkan bahwa pelestarian adat tidak cukup dilakukan melalui prosesi seremonial, tetapi juga harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur perlu terus dijaga agar tetap hidup dan menjadi pedoman bagi generasi mendatang.</p>
<p>Dalam tatanan budaya Gorontalo, Pulanga merupakan gelar kehormatan yang diberikan kepada tokoh berdasarkan karya, jasa, dan pengabdiannya kepada masyarakat. Penganugerahan gelar tersebut juga mengandung amanah moral agar penerimanya senantiasa menjaga kehormatan serta menjalankan tanggung jawab dengan baik.</p>
<p>Pemberian gelar adat Pulanga kepada Sofyan Puhi sebelumnya telah disepakati melalui Musyawarah Adat Dulohupa oleh para pemangku adat U Duluwo Limo Lopohalaa di Banthayo Poboide, Limboto, Jumat (9/10/2026).</p>
<p>Pertimbangan penganugerahan tersebut mencakup rekam jejak pengabdian Sofyan Puhi di bidang legislatif dan pemerintahan, termasuk kiprahnya dalam pelayanan publik dan pembangunan daerah.</p>
<p>Penganugerahan ini sekaligus menegaskan pentingnya menjaga hubungan antara adat, agama, dan kehidupan bermasyarakat, sebagaimana tercermin dalam falsafah Gorontalo, “Adat bersendikan Syara’, Syara’ bersendikan Kitabullah.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/gusnar-ismail-tekankan-pentingnya-pelestarian-adat-dan-budaya-gorontalo/">Gusnar Ismail Tekankan Pentingnya Pelestarian Adat dan Budaya Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/gusnar-ismail-tekankan-pentingnya-pelestarian-adat-dan-budaya-gorontalo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gusnar Ismail Ingatkan Makna Pulanga, Gelar Adat yang Mengandung Amanah dan Tanggung Jawab</title>
		<link>https://prosesnews.id/gusnar-ismail-ingatkan-makna-pulanga-gelar-adat-yang-mengandung-amanah-dan-tanggung-jawab/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/gusnar-ismail-ingatkan-makna-pulanga-gelar-adat-yang-mengandung-amanah-dan-tanggung-jawab/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2026 09:17:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Adat Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Gusnar Ismail]]></category>
		<category><![CDATA[Kearifan Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Pulanga]]></category>
		<category><![CDATA[Sofyan Puhi]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi Adat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=75389</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengingatkan bahwa gelar adat Pulanga tidak sekadar menjadi bentuk...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/gusnar-ismail-ingatkan-makna-pulanga-gelar-adat-yang-mengandung-amanah-dan-tanggung-jawab/">Gusnar Ismail Ingatkan Makna Pulanga, Gelar Adat yang Mengandung Amanah dan Tanggung Jawab</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-75390" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-17-at-13.39.29.jpeg" alt="" width="1600" height="1200" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-17-at-13.39.29.jpeg 1600w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-17-at-13.39.29-300x225.jpeg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-17-at-13.39.29-1024x768.jpeg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-17-at-13.39.29-768x576.jpeg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-17-at-13.39.29-1536x1152.jpeg 1536w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-17-at-13.39.29-750x563.jpeg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-17-at-13.39.29-1140x855.jpeg 1140w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p><strong>PROSESNEWS.ID</strong> – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengingatkan bahwa gelar adat Pulanga tidak sekadar menjadi bentuk penghormatan, tetapi juga mengandung nilai-nilai luhur yang harus dijaga, dijalankan, dan dipertanggungjawabkan oleh penerimanya.</p>
<p>Pesan tersebut disampaikan Gusnar dalam prosesi penganugerahan gelar adat Pulanga kepada Bupati Gorontalo Sofyan Puhi di Rumah Dinas Bupati Gorontalo, Kecamatan Limboto, Sabtu (17/10/2026).</p>
<p>Gusnar mengatakan, masyarakat tidak seharusnya memandang Pulanga hanya sebagai bentuk penghargaan yang berkaitan dengan Ilomata. Menurutnya, esensi pemberian gelar adat terletak pada nilai-nilai yang menyertainya serta kesediaan penerima untuk mengamalkannya dalam kehidupan nyata.</p>
<p>“Ada pendapat bahwa Pulanga ini adalah penghargaan. Hal ini selalu dikaitkan dengan Ilomata. Tapi ada satu hal yang kita lupakan, pemberian gelar pada hakikatnya adalah pemberian nilai yang harus dilaksanakan oleh yang diberi gelar adat,” ungkap Gusnar.</p>
<p>Ia menjelaskan, setiap gelar adat memiliki ketentuan dan batasan yang harus dipatuhi. Karena itu, penerima gelar Pulanga dituntut menjaga kehormatan gelar tersebut melalui sikap, perilaku, dan pelaksanaan tanggung jawabnya.</p>
<p>Gusnar mengakui bahwa menjalankan amanah adat bukanlah hal yang ringan. Namun, ia meyakini tanggung jawab tersebut dapat dilaksanakan dengan baik apabila disertai ketulusan dan keikhlasan.</p>
<p>“Ada batas-batas yang harus dijaga. Hal ini sangat berat untuk dilaksanakan, tetapi jika kita laksanakan dengan ikhlas, akan terasa mudah,” tuturnya.</p>
<p>Ia menegaskan, makna Pulanga tidak cukup diwujudkan melalui prosesi adat maupun pengakuan simbolis. Nilai-nilai yang melekat pada gelar tersebut harus tercermin dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk dalam menjalankan amanah kepemimpinan dan menjaga kepercayaan yang diberikan.</p>
<p>“Pulanga ini bukan saja penghargaan, tetapi adalah sebuah nilai yang harus dipertanggungjawabkan,” tegasnya.</p>
<p>Pada kesempatan itu, Gusnar juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus memelihara dan melestarikan adat Gorontalo. Ia berharap nilai-nilai adat tidak sekadar diwariskan sebagai tradisi, tetapi juga tetap menjadi pedoman dalam kehidupan masyarakat.</p>
<p>Prosesi penganugerahan gelar adat Pulanga kepada Bupati Gorontalo Sofyan Puhi tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Gorontalo, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Kapolda Gorontalo, Bupati Gorontalo Utara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi dan Kabupaten Gorontalo, serta Dewan Adat se-Provinsi Gorontalo.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/gusnar-ismail-ingatkan-makna-pulanga-gelar-adat-yang-mengandung-amanah-dan-tanggung-jawab/">Gusnar Ismail Ingatkan Makna Pulanga, Gelar Adat yang Mengandung Amanah dan Tanggung Jawab</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/gusnar-ismail-ingatkan-makna-pulanga-gelar-adat-yang-mengandung-amanah-dan-tanggung-jawab/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SFA 2026, Gusnar Ismail Apresiasi Para Inspirator Gorontalo</title>
		<link>https://prosesnews.id/sfa-2026-gusnar-ismail-apresiasi-para-inspirator-gorontalo/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/sfa-2026-gusnar-ismail-apresiasi-para-inspirator-gorontalo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 01:34:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Gusnar Ismail]]></category>
		<category><![CDATA[Idah Syahidah Rusli Habibie]]></category>
		<category><![CDATA[kupiah karanji Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Sumo Foundation Awards]]></category>
		<category><![CDATA[Sumo Foundation Awards 2026]]></category>
		<category><![CDATA[tokoh inspiratif Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Gubernur Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=74026</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID — Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, mengapresiasi pelaksanaan Sumo Foundation Awards 2026 yang memberikan penghargaan...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/sfa-2026-gusnar-ismail-apresiasi-para-inspirator-gorontalo/">SFA 2026, Gusnar Ismail Apresiasi Para Inspirator Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-74027" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0003.jpg" alt="" width="1217" height="812" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0003.jpg 1217w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0003-300x200.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0003-1024x683.jpg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0003-768x512.jpg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0003-750x500.jpg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0003-1140x761.jpg 1140w" sizes="(max-width: 1217px) 100vw, 1217px" /></p>
<p><strong>PROSESNEWS.ID</strong> — Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, mengapresiasi pelaksanaan Sumo Foundation Awards 2026 yang memberikan penghargaan kepada masyarakat dari berbagai latar belakang yang dinilai telah memberikan kontribusi dan inspirasi bagi daerah.</p>
<p>Sebanyak 10 orang menerima penghargaan Sumo Foundation Awards 2026 atas kiprah dan dedikasi mereka di berbagai bidang. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Sumberia, Kota Gorontalo, Kamis malam (20/8/2026).</p>
<p>Gusnar Ismail mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat yang selama ini telah berkarya dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta daerah.</p>
<p>“Penghargaan seperti ini penting karena kita bisa melihat dan memberikan apresiasi kepada orang-orang yang selama ini bekerja dan berkarya di tengah masyarakat. Mereka memiliki kontribusi yang patut kita hargai,” ujar Gusnar.</p>
<p>Menurutnya, Sumo Foundation Awards juga menjadi momentum untuk semakin mendekatkan perhatian terhadap realitas yang ada di tengah masyarakat Gorontalo, termasuk mereka yang berupaya mempertahankan budaya dan tradisi daerah.</p>
<p>Salah satu penerima penghargaan berasal dari kalangan pegiat kerajinan kupiah karanji. Kerajinan tradisional tersebut dinilai memiliki nilai budaya yang penting, tetapi keberadaannya kini semakin terancam punah.</p>
<p>Gusnar menilai keberadaan para pegiat kupiah karanji perlu mendapat perhatian karena mereka turut menjaga warisan budaya Gorontalo agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya.</p>
<p>Ia berharap penghargaan tersebut tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi dapat menjadi dorongan bagi para penerima penghargaan untuk terus berkarya dan menginspirasi masyarakat.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/sfa-2026-gusnar-ismail-apresiasi-para-inspirator-gorontalo/">SFA 2026, Gusnar Ismail Apresiasi Para Inspirator Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/sfa-2026-gusnar-ismail-apresiasi-para-inspirator-gorontalo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Cucu Gubernur Gorontalo Tampil Memukau di Panggung IFW 2026</title>
		<link>https://prosesnews.id/dua-cucu-gubernur-gorontalo-tampil-memukau-di-panggung-ifw-2026/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/dua-cucu-gubernur-gorontalo-tampil-memukau-di-panggung-ifw-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2026 10:10:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Arraya Naladhipa Ismail]]></category>
		<category><![CDATA[Azkayra Erinina Ismail]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Indonesia Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Dekranasda Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[House of Abhiee]]></category>
		<category><![CDATA[IFW 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Fashion Week 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Karawo Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Tethuna]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Wastra Nusantara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=73510</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID &#8211; Di pangung Nasional catwalk Indonesia Fashion Week (IFW) 2026, lampu-lampu itu memusatkan cahaya...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/dua-cucu-gubernur-gorontalo-tampil-memukau-di-panggung-ifw-2026/">Dua Cucu Gubernur Gorontalo Tampil Memukau di Panggung IFW 2026</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_73511" aria-describedby="caption-attachment-73511" style="width: 1080px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-73511" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260801-WA0018.jpg" alt="" width="1080" height="1016" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260801-WA0018.jpg 1080w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260801-WA0018-300x282.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260801-WA0018-1024x963.jpg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260801-WA0018-768x722.jpg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260801-WA0018-750x706.jpg 750w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /><figcaption id="caption-attachment-73511" class="wp-caption-text">Azkayra Erinina Ismail (kiri), Arraya Naladhipa Ismail (kanan)</figcaption></figure>
<p><strong>PROSESNEWS.ID &#8211; </strong>Di pangung Nasional catwalk Indonesia Fashion Week (IFW) 2026, lampu-lampu itu memusatkan cahaya pada dua cucu Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail yang berjalan perlahan. Langkah mereka ringan, wajahnya tenang, dan kedua tangan bertolak pinggang dengan penuh percaya diri.</p>
<p>Tak ada raut gugup. Tak ada keraguan. Padahal di hadapan mereka, ratusan pasang mata menyaksikan setiap langkah yang diayunkan di panggung bergengsi Jakarta Convention Center, Rabu (29/7/2026).</p>
<p>Mereka adalah Azkayra Erinina Ismail (9 tahun), dan adiknya Arraya Naladhipa Ismail (5 tahun). Dua anak dari Erwinsyah Ismail Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dan Rania Riris Ismail Komisaris Bank SulutGo itu, sedang membawa pulang sebuah pesan besar: budaya tidak mengenal usia untuk dicintai.</p>
<p>Mereka mengenakan busana berwarna putih dan hijau dengan sulaman Karawo yang menjadi identitas Gorontalo. Rancangan itu lahir dari tangan kreatif dua desainer daerah, House of Abhiee dan Tethuna. Siluetnya modern, ringan, dan ceria, namun tetap memeluk erat akar tradisi yang telah diwariskan lintas generasi.</p>
<p>Setiap langkah kecil mereka di atas runway bukan sekadar memperagakan pakaian. Di balik setiap ayunan kaki itu, ada harapan agar Karawo tidak hanya hidup di lemari-lemari busana adat atau acara seremonial, tetapi juga tumbuh bersama anak-anak yang kelak menjadi pewaris kebudayaan.</p>
<p>Di tengah derasnya arus mode global yang terus berubah, Karawo hadir dengan wajah baru. Lebih segar, lebih dekat dengan generasi muda, tanpa kehilangan ruh yang membuatnya begitu istimewa.</p>
<p>Sebab di balik selembar kain Karawo, tersimpan kesabaran yang nyaris tak terlihat. Benang demi benang dikerjakan dengan tangan. Serat kain diiris, dicabut satu per satu, lalu disulam kembali hingga membentuk motif khas yang tidak bisa dikerjakan tergesa-gesa. Ia lahir dari ketelitian, ketekunan, dan waktu yang panjang.</p>
<p>Barangkali itulah sebabnya Karawo bukan sekadar kain. Ia adalah cerita tentang perempuan-perempuan Gorontalo yang selama puluhan tahun menjaga warisan budaya dengan kesabaran yang nyaris tak pernah dipertontonkan.</p>
<p>Nilai itulah yang diterjemahkan House of Abhiee melalui koleksi bertajuk &#8220;Karawologi&#8221;.</p>
<p>Founder House of Abhiee, Abidin Ishak, mengatakan tema tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para penyulam yang selama ini menjadi penjaga denyut kehidupan Karawo.</p>
<p>&#8220;Karawologi menggambarkan karya para penyulam yang memiliki nilai seni sekaligus nilai budaya. Kami menerjemahkannya dalam desain yang lebih modern dan kekinian,&#8221; ujar Abidin.</p>
<p>Di Indonesia Fashion Week 2026, Karawo tidak berjalan sendirian. Bersama UMKM binaan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, House of Abhiee, Tethuna, TIAR Handycraft, dan D&#8217;Korsase menghadirkan beragam karya, mulai dari busana kasual, gaun, tas, hingga aksesori. Semuanya menjadi bukti bahwa warisan budaya mampu beradaptasi tanpa kehilangan jati dirinya.</p>
<p>Bagi Ketua Dekranasda Provinsi Gorontalo, Nani Ismail Mokodongan, kehadiran model cilik di panggung nasional memiliki makna yang jauh lebih dalam dibanding sekadar pertunjukan mode.</p>
<p>&#8220;Kehadiran model cilik yang memeragakan busana Karawo menandakan bahwa Karawo kini milik semua. Baik orang dewasa maupun anak-anak&#8221;, katanya.</p>
<p>Ia berharap kolaborasi antara Dekranasda Provinsi Gorontalo dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Gorontalo terus memperkuat pembinaan para pelaku UMKM sehingga Karawo semakin dikenal, bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di panggung dunia.</p>
<p>Di antara riuh tepuk tangan yang mengiringi peragaan itu, ada kebanggaan lain yang tak kalah hangat. Seorang ibu menyaksikan dua putrinya melangkah membawa identitas daerah yang mereka cintai.</p>
<p>Rania Riris Ismail tidak hanya melihat Azkayra dan Arraya sedang menjadi model. Ia melihat keduanya sedang belajar mencintai akar budayanya sendiri.</p>
<p>&#8220;Saya senang Azkayra dan Arraya bisa ikut memperagakan busana Karawo. Mudah-mudahan ini jadi cara agar anak-anak seusianya semakin mengenal dan mencintai Karawo,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Barangkali, masa depan sebuah kebudayaan memang tidak selalu ditentukan oleh panggung-panggung besar atau pidato-pidato panjang. Kadang, ia justru bertahan melalui langkah-langkah kecil yang dilakukan dengan penuh cinta.</p>
<p>Sore itu, di panggung catwalk Indonesia Fashion Week 2026, dua bocah asal Gorontalo mengajarkan bahwa warisan budaya tidak hanya perlu dilestarikan. Ia perlu diwariskan sejak usia paling dini, ketika rasa bangga terhadap tanah kelahiran mulai tumbuh bersama langkah pertama.</p>
<p>Dan ketika lampu panggung perlahan meredup, yang tertinggal bukan hanya keindahan sehelai busana Karawo, melainkan keyakinan bahwa selama masih ada anak-anak yang dengan bangga mengenakannya, Karawo akan terus hidup, menyulam masa lalu, merawat masa kini, dan menenun masa depan.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/dua-cucu-gubernur-gorontalo-tampil-memukau-di-panggung-ifw-2026/">Dua Cucu Gubernur Gorontalo Tampil Memukau di Panggung IFW 2026</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/dua-cucu-gubernur-gorontalo-tampil-memukau-di-panggung-ifw-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bahasa Gorontalo di Ujung Tanduk, Generasi Muda Mulai Kehilangan Identitas</title>
		<link>https://prosesnews.id/bahasa-gorontalo-di-ujung-tanduk-generasi-muda-mulai-kehilangan-identitas/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/bahasa-gorontalo-di-ujung-tanduk-generasi-muda-mulai-kehilangan-identitas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 May 2026 13:29:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa daerah terancam punah]]></category>
		<category><![CDATA[Bahasa Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa lokal indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[generasi muda gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[identitas budaya]]></category>
		<category><![CDATA[krisis bahasa daerah]]></category>
		<category><![CDATA[pelestarian bahasa daerah]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian ung]]></category>
		<category><![CDATA[revitalisasi bahasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=71943</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID &#8211; Bahasa bukan sekadar alat komunikasi. Bahasa adalah rumah bagi nilai-nilai, sejarah, dan cara...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/bahasa-gorontalo-di-ujung-tanduk-generasi-muda-mulai-kehilangan-identitas/">Bahasa Gorontalo di Ujung Tanduk, Generasi Muda Mulai Kehilangan Identitas</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="198" data-end="497"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-71944" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/05/f6a7db9d-70ea-4a08-8db8-83052ce90ae5.png" alt="" width="1402" height="927" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/05/f6a7db9d-70ea-4a08-8db8-83052ce90ae5.png 1402w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/05/f6a7db9d-70ea-4a08-8db8-83052ce90ae5-300x198.png 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/05/f6a7db9d-70ea-4a08-8db8-83052ce90ae5-1024x677.png 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/05/f6a7db9d-70ea-4a08-8db8-83052ce90ae5-768x508.png 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/05/f6a7db9d-70ea-4a08-8db8-83052ce90ae5-750x496.png 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/05/f6a7db9d-70ea-4a08-8db8-83052ce90ae5-1140x754.png 1140w" sizes="auto, (max-width: 1402px) 100vw, 1402px" /></p>
<p data-start="198" data-end="497"><strong>PROSESNEWS.ID</strong> &#8211; Bahasa bukan sekadar alat komunikasi. Bahasa adalah rumah bagi nilai-nilai, sejarah, dan cara pandang sebuah bangsa terhadap dunia. Ketika sebuah bahasa mati, maka mati pula ingatan kolektif masyarakatnya. Pertanyaannya, bagaimana nasib Bahasa Gorontalo di tengah arus modernisasi yang kian kencang?</p>
<p data-start="499" data-end="945">Kenyataannya, Bahasa Gorontalo kini berada pada titik yang rentan. Dominasi bahasa nasional dan bahasa asing di ruang publik serta kehidupan sehari-hari membuat Bahasa Gorontalo perlahan tersingkir dari tuturan masyarakatnya sendiri, terutama di kalangan generasi muda. Jika tidak segera “dijemput kembali”, bukan tidak mungkin bahasa ini akan menjadi warisan sejarah yang hanya dapat dibaca dalam buku, bukan lagi didengar dari lisan masyarakat.</p>
<h3 data-section-id="302wne" data-start="947" data-end="985">Membaca Masalah, Merumuskan Solusi</h3>
<p data-start="987" data-end="1329">Menyadari ancaman serius tersebut, tim peneliti dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG) bergerak cepat. Penelitian ini dipimpin oleh Prof. Dr. Dakia N. Djou, M.Hum., bersama Dr. Ellyana G. Hinta, M.Hum., dan Dr. Salam, M.Pd. Riset tersebut dilaksanakan melalui skema Penelitian Fundamental Reguler 2025 yang didanai oleh DPPM Kemdiktisaintek.</p>
<p data-start="1331" data-end="1713">Penelitian berjudul <em data-start="1351" data-end="1466">“Strategi Revitalisasi Bahasa Gorontalo sebagai Upaya Penyelamatan Kepunahan Bahasa Daerah di Provinsi Gorontalo”</em> ini tidak sekadar menjadi kajian teoretis. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan melibatkan tokoh adat, guru, akademisi, serta penutur lintas generasi, tim peneliti berhasil mengidentifikasi penyebab menurunnya penggunaan Bahasa Gorontalo.</p>
<h3 data-section-id="a8pf43" data-start="1715" data-end="1763">Diagnosis: Mengapa Bahasa Gorontalo Memudar?</h3>
<p data-start="1765" data-end="1874">Hasil riset mengungkapkan beberapa faktor utama yang menyebabkan penurunan vitalitas Bahasa Gorontalo, yaitu:</p>
<ol data-start="1876" data-end="2355">
<li data-section-id="bjd3k1" data-start="1876" data-end="2063"><strong data-start="1879" data-end="1902">Lingkungan keluarga</strong>: Transmisi bahasa dari orang tua kepada anak semakin melemah. Banyak orang tua merasa lebih bangga jika anaknya menggunakan bahasa nasional atau bahasa asing.</li>
<li data-section-id="1qr34cv" data-start="2064" data-end="2230"><strong data-start="2067" data-end="2087">Ruang pendidikan</strong>: Bahasa Gorontalo belum terintegrasi secara optimal dalam kurikulum sekolah, ditambah dengan minimnya bahan ajar dan literatur yang memadai.</li>
<li data-section-id="11h2m9n" data-start="2231" data-end="2355"><strong data-start="2234" data-end="2258">Dukungan kelembagaan</strong>: Belum terdapat kebijakan yang kuat dan sistematis dalam pelestarian bahasa di tingkat formal.</li>
</ol>
<h3 data-section-id="1xg9ur" data-start="2357" data-end="2402">Strategi Holistik: Tanggung Jawab Bersama</h3>
<p data-start="2404" data-end="2651">Meskipun demikian, penelitian ini juga menemukan adanya potensi besar untuk revitalisasi Bahasa Gorontalo. Peran aktif komunitas adat, praktik budaya yang masih hidup, serta komitmen pemerintah daerah menjadi modal penting dalam upaya pelestarian.</p>
<p data-start="2653" data-end="2844">Tim peneliti menegaskan bahwa pelestarian bahasa tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan pendekatan holistik yang melibatkan berbagai pihak. Adapun strategi yang dirumuskan meliputi:</p>
<p data-start="2846" data-end="3390">a. <strong data-start="2849" data-end="2869">Sinergi keluarga</strong>: Menjadikan rumah sebagai ruang utama penggunaan Bahasa Gorontalo dalam komunikasi sehari-hari.<br data-start="2965" data-end="2968" />b. <strong data-start="2971" data-end="2995">Revitalisasi sekolah</strong>: Mendorong integrasi bahasa daerah ke dalam kurikulum lokal dengan materi yang kreatif dan mudah dipahami oleh siswa.<br data-start="3113" data-end="3116" />c. <strong data-start="3119" data-end="3138">Ruang komunitas</strong>: Memperluas ruang kreatif berbasis budaya agar Bahasa Gorontalo tetap relevan dengan perkembangan zaman.<br data-start="3243" data-end="3246" />d. <strong data-start="3249" data-end="3272">Regulasi pemerintah</strong>: Mendorong kebijakan konkret yang melindungi dan mempromosikan penggunaan bahasa daerah di ruang publik dan formal.</p>
<h3 data-section-id="3dm6bo" data-start="3392" data-end="3436">Bahasa adalah Identitas, Mari Menjaganya</h3>
<p data-start="3438" data-end="3654">Strategi ini telah melalui proses validasi bersama para pemangku kepentingan melalui <em data-start="3523" data-end="3547">focus group discussion</em> (FGD), sehingga hasil yang dirumuskan bersifat aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Gorontalo.</p>
<p data-start="3656" data-end="4025">Hasil penelitian ini tidak hanya menjadi catatan akademik, tetapi juga merupakan peta jalan (<em data-start="3749" data-end="3758">roadmap</em>) bagi pemerintah dan masyarakat dalam menyelamatkan Bahasa Gorontalo. Pelestarian bahasa daerah merupakan tanggung jawab bersama. Sebab, ketika kita melestarikan bahasa, kita sejatinya sedang merawat jati diri bangsa di tengah perubahan dunia yang terus berlangsung.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/bahasa-gorontalo-di-ujung-tanduk-generasi-muda-mulai-kehilangan-identitas/">Bahasa Gorontalo di Ujung Tanduk, Generasi Muda Mulai Kehilangan Identitas</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/bahasa-gorontalo-di-ujung-tanduk-generasi-muda-mulai-kehilangan-identitas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sekretariat Dekot Sapu Bersih Juara Dana-Dana dan Yel-Yel di HUT Korpri 2025</title>
		<link>https://prosesnews.id/sekretariat-dekot-sapu-bersih-juara-dana-dana-dan-yel-yel-di-hut-korpri-2025/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/sekretariat-dekot-sapu-bersih-juara-dana-dana-dan-yel-yel-di-hut-korpri-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Dec 2025 11:13:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DPRD Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[HUT Korpri 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Korpri Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[lomba Dana-Dana]]></category>
		<category><![CDATA[NR Monoarfa]]></category>
		<category><![CDATA[prestasi Korpri]]></category>
		<category><![CDATA[Sekretariat Dekot]]></category>
		<category><![CDATA[seni tradisional Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Yel-Yel Korpri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=69528</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID &#8211; Sekretariat DPRD Kota Gorontalo berhasil meraih peringkat pertama pada lomba Tarian Dana-Dana dalam...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/sekretariat-dekot-sapu-bersih-juara-dana-dana-dan-yel-yel-di-hut-korpri-2025/">Sekretariat Dekot Sapu Bersih Juara Dana-Dana dan Yel-Yel di HUT Korpri 2025</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-69529" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251205-WA0061.jpg" alt="" width="1600" height="1070" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251205-WA0061.jpg 1600w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251205-WA0061-300x201.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251205-WA0061-1024x685.jpg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251205-WA0061-768x514.jpg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251205-WA0061-1536x1027.jpg 1536w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251205-WA0061-750x502.jpg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251205-WA0061-1140x762.jpg 1140w" sizes="auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p><strong>PROSESNEWS.ID</strong> &#8211; Sekretariat DPRD Kota Gorontalo berhasil meraih peringkat pertama pada lomba Tarian Dana-Dana dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Korpri tahun 2025 tingkat Kota Gorontalo.</p>
<p>Prestasi tersebut menjadi salah satu capaian membanggakan bagi jajaran Sekretariat Dekot.</p>
<p>Sekretaris DPRD Kota Gorontalo, NR Monoarfa, menjelaskan bahwa kegiatan seni budaya tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan sekaligus melestarikan tradisi lokal.</p>
<p>Menurut NR Monoarfa, keberhasilan Sekretariat DPRD Kota meraih posisi teratas menunjukkan kekompakan para anggota Korpri.</p>
<p>“Kemenangan ini hanyalah bonus. Yang paling berharga adalah kekompakan yang terjalin dan upaya kita menghidupkan kembali tarian Dana-Dana sebagai bagian dari kearifan lokal,” ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan, capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh anggota Korpri agar tetap solid serta aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan organisasi. Korpri, kata dia, harus terus hadir sebagai organisasi yang memberi manfaat bagi masyarakat.</p>
<p>“Insyaallah, Korpri akan terus menjadi bagian dari solusi dan masyarakat dapat merasakan kehadiran Korpri yang benar-benar mengabdi,” tambahnya.</p>
<p>Melalui penyelenggaraan lomba ini, Korpri Kota Gorontalo berharap seni budaya daerah semakin dikenal, dihargai, dan dijadikan warisan yang terus hidup di tengah masyarakat.</p>
<p>Selain meraih juara pertama pada lomba Tarian Dana-Dana, Sekretariat Dekot juga berhasil memperoleh peringkat pertama pada lomba Yel-Yel.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/sekretariat-dekot-sapu-bersih-juara-dana-dana-dan-yel-yel-di-hut-korpri-2025/">Sekretariat Dekot Sapu Bersih Juara Dana-Dana dan Yel-Yel di HUT Korpri 2025</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/sekretariat-dekot-sapu-bersih-juara-dana-dana-dan-yel-yel-di-hut-korpri-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Datang ke Gorontalo, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Disambut Upacara Adat Mopotilolo</title>
		<link>https://prosesnews.id/datang-ke-gorontalo-menteri-kebudayaan-fadli-zon-disambut-upacara-adat-mopotilolo/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/datang-ke-gorontalo-menteri-kebudayaan-fadli-zon-disambut-upacara-adat-mopotilolo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Oct 2025 13:34:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Bandara Djalaluddin Tantu]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Cagar Budaya Benteng Otanaha]]></category>
		<category><![CDATA[Fadli Zon]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Gusnar Ismail]]></category>
		<category><![CDATA[Kunjungan Kerja Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Nani Wartabone]]></category>
		<category><![CDATA[Seniman dan Budayawan Gorontalo Is this conversation helpful so far?]]></category>
		<category><![CDATA[Upacara Adat Mopotilolo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=68382</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID, – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Gorontalo pada...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/datang-ke-gorontalo-menteri-kebudayaan-fadli-zon-disambut-upacara-adat-mopotilolo/">Datang ke Gorontalo, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Disambut Upacara Adat Mopotilolo</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3 data-start="327" data-end="409"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-68385" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251015-WA0028.jpg" alt="" width="1280" height="720" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251015-WA0028.jpg 1280w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251015-WA0028-300x169.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251015-WA0028-1024x576.jpg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251015-WA0028-768x432.jpg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251015-WA0028-750x422.jpg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251015-WA0028-1140x641.jpg 1140w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></h3>
<p data-start="411" data-end="698"><strong data-start="411" data-end="426">PROSESNEWS.ID, –</strong> Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Gorontalo pada Rabu (15/10/2025). Kedatangan Menteri disambut secara adat melalui prosesi Mopotilolo di terminal lama Bandara Djalaluddin Tantu, Kabupaten Gorontalo.</p>
<p data-start="700" data-end="1075">Rombongan Menteri tiba menggunakan pesawat Garuda Indonesia sekitar pukul 07.30 Wita. Setibanya di bandara, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Gorontalo, langsung menyambut kehadiran Menteri Kebudayaan di Bumi Serambi Madinah tersebut.</p>
<p data-start="1077" data-end="1399">Upacara Mopotilolo menjadi bagian penting dari tradisi Gorontalo, yang digelar khusus untuk menyambut tamu kehormatan atau pejabat tinggi negara yang baru pertama kali berkunjung. Prosesi ini dilaksanakan oleh para pemangku adat U Duluwo Limo Lo Pohalaa, atau Dewan Adat dari Lima Wilayah Adat Gorontalo.</p>
<p data-start="1401" data-end="1801">Suasana penyambutan berlangsung khidmat dan penuh makna. Tabuhan genderang adat dan tarian Longgo, yang merupakan tarian perang khas Gorontalo, turut mengiringi kedatangan rombongan. Setelah itu, prosesi berlanjut di ruang VIP bandara dengan rangkaian penyerahan persembahan adat, penyuguhan kue khas Gorontalo, serta doa bersama untuk keselamatan Menteri dan rombongan.</p>
<p data-start="1803" data-end="2013">Sebagai penutup, prosesi Mopotilolo diakhiri dengan mongabi, yaitu pernyataan resmi dari tokoh adat bahwa tamu yang disambut telah mendapatkan restu dan izin untuk berkunjung ke wilayah Gorontalo.</p>
<p data-start="2015" data-end="2359">Dalam agenda kunjungannya, Menteri Fadli Zon dijadwalkan meninjau kantor Balai Pelestarian Kebudayaan Gorontalo, kemudian menghadiri dialog bersama seniman dan budayawan Gorontalo. Selain itu, Menteri juga akan melakukan peninjauan ke Cagar Budaya Benteng Otanaha serta berziarah ke Makam Pahlawan Nasional Nani Wartabone.</p>
<p data-start="2361" data-end="2591">Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting bagi penguatan pelestarian nilai-nilai budaya dan warisan sejarah Gorontalo, sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah pusat dan daerah dalam bidang kebudayaan nasional.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/datang-ke-gorontalo-menteri-kebudayaan-fadli-zon-disambut-upacara-adat-mopotilolo/">Datang ke Gorontalo, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Disambut Upacara Adat Mopotilolo</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/datang-ke-gorontalo-menteri-kebudayaan-fadli-zon-disambut-upacara-adat-mopotilolo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wagub Gorontalo Ingatkan Gen Z, Seni Bukan Sekadar Hiburan</title>
		<link>https://prosesnews.id/wagub-gorontalo-ingatkan-gen-z-seni-bukan-sekadar-hiburan/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/wagub-gorontalo-ingatkan-gen-z-seni-bukan-sekadar-hiburan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2025 13:46:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Idha Syahidah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemrpov Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=67619</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menegaskan pentingnya melestarikan seni dan budaya...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/wagub-gorontalo-ingatkan-gen-z-seni-bukan-sekadar-hiburan/">Wagub Gorontalo Ingatkan Gen Z, Seni Bukan Sekadar Hiburan</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-67620" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250913-WA0031.jpg" alt="" width="1600" height="1066" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250913-WA0031.jpg 1600w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250913-WA0031-300x200.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250913-WA0031-1024x682.jpg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250913-WA0031-768x512.jpg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250913-WA0031-1536x1023.jpg 1536w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250913-WA0031-750x500.jpg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250913-WA0031-1140x760.jpg 1140w" sizes="auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p><strong>PROSESNEWS.ID</strong> – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menegaskan pentingnya melestarikan seni dan budaya di tengah derasnya arus modernisasi. Pesan tersebut ia sampaikan saat membuka Audisi Bintang Radio dan Gelar Seni Budaya yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) bekerja sama dengan RRI, bertempat di Atrium Citimall, Sabtu (13/9/2025).</p>
<p>Menurut Idah Syahidah, kegiatan ini sangat positif karena digelar di ruang terbuka, sehingga masyarakat luas bisa menyaksikan tanpa harus mendapat undangan khusus.</p>
<p>“Apalagi ini kegiatannya kan di Mall, sambil berbelanja atau berjalan-jalan, mereka bisa singgah untuk menonton. Inilah yang membuat event seperti ini penting untuk kita lestarikan,” ujarnya.</p>
<p>Lebih jauh, Wagub mengingatkan generasi muda, khususnya generasi Z, agar tidak meremehkan seni dan budaya. Ia menekankan bahwa seni dan budaya merupakan identitas bangsa sekaligus sarana membangun karakter, menumbuhkan empati sosial, bahkan membuka peluang untuk berprestasi hingga ke tingkat dunia.</p>
<p>“Lewat seni dan budaya, kalian bisa berkeliling dunia, mengenal orang-orang hebat, serta memperkuat persatuan bangsa Indonesia,” tambahnya.</p>
<p>Idah juga berharap RRI sebagai mitra pemerintah dapat terus berinovasi menyesuaikan perkembangan zaman, tanpa meninggalkan akar budaya lokal. Ia menilai, program-program budaya seperti dongeng dalam berbagai bahasa daerah penting untuk memperkenalkan kekayaan nusantara kepada generasi muda sekaligus menanamkan nilai Bhinneka Tunggal Ika.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Dikbud Provinsi Gorontalo, Rusli Nusi menjelaskan, Audisi Bintang Radio dilaksanakan secara berjenjang. Dari tingkat provinsi, pemenang akan melaju ke Sub Regional dan bertanding dengan peserta dari Sulawesi Utara.</p>
<p>Selanjutnya, pemenang Sub Regional akan berkompetisi di tingkat Regional, dan jika berhasil, akan mewakili Gorontalo ke tingkat Nasional.</p>
<p>“Dalam diskusi dengan Kepala RRI, bersama bapak Gubernur dan ibu Wakil Gubernur ke depan pelaksanaan tingkat Regional insyaAllah bisa diselenggarakan di Gorontalo,” tuturnya.</p>
<p>Selain Audisi Bintang Radio, tahun ini juga digelar berbagai lomba seni dan budaya, antara lain tari klasik Gorontalo untuk guru, tari saronde kreasi untuk siswa, serta lomba video dokumenter warisan budaya.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/wagub-gorontalo-ingatkan-gen-z-seni-bukan-sekadar-hiburan/">Wagub Gorontalo Ingatkan Gen Z, Seni Bukan Sekadar Hiburan</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/wagub-gorontalo-ingatkan-gen-z-seni-bukan-sekadar-hiburan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Resmi Menjabat Sekda, Sugondo Makmur Janji Junjung Adat dan Kinerja</title>
		<link>https://prosesnews.id/resmi-menjabat-sekda-sugondo-makmur-janji-junjung-adat-dan-kinerja/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/resmi-menjabat-sekda-sugondo-makmur-janji-junjung-adat-dan-kinerja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2025 04:38:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemda Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Adat Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Sofyan Puhi]]></category>
		<category><![CDATA[Mopotilolo]]></category>
		<category><![CDATA[pakaian adat takowa]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[rumah dinas sekda]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[sugondo makmur]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=67026</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, resmi menjalani prosesi adat Mopotilolo di...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/resmi-menjabat-sekda-sugondo-makmur-janji-junjung-adat-dan-kinerja/">Resmi Menjabat Sekda, Sugondo Makmur Janji Junjung Adat dan Kinerja</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-67027" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250806-WA0039.jpg" alt="" width="1600" height="1200" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250806-WA0039.jpg 1600w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250806-WA0039-300x225.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250806-WA0039-1024x768.jpg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250806-WA0039-768x576.jpg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250806-WA0039-1536x1152.jpg 1536w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250806-WA0039-750x563.jpg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250806-WA0039-1140x855.jpg 1140w" sizes="auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p><strong>PROSESNEWS.ID</strong> – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, resmi menjalani prosesi adat Mopotilolo di Rumah Dinas Sekda pada Rabu (06/07/2025).</p>
<p>Dalam upacara sakral tersebut, Sugondo didampingi langsung oleh sang istri, Seliyanti Makmur Ntoma. Keduanya tampil mengenakan pakaian adat Takowa yang sarat makna dan nilai filosofi.</p>
<p>Pakaian adat Takowa, yang dikenakan Sugondo, melambangkan kehormatan dan kesiapan dalam mengemban amanah sebagai pejabat tinggi daerah. Busana adat ini biasa digunakan dalam acara kenegaraan maupun prosesi adat penting lainnya di Gorontalo.</p>
<p>Prosesi Mopotilolo merupakan tradisi penyambutan khas Gorontalo yang diperuntukkan bagi pejabat baru. Lebih dari sekadar seremoni, tradisi ini memiliki makna mendalam sebagai bentuk penerimaan adat terhadap pejabat yang akan mengabdi untuk masyarakat dan daerah.</p>
<p>Upacara ini menjadi simbol bahwa sang pejabat telah diterima secara adat dan sah untuk menjalankan tugas-tugas pemerintahan di wilayah tersebut.</p>
<p>Dalam sambutannya, Sugondo menyampaikan komitmennya untuk menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan kearifan lokal dalam menjalankan roda pemerintahan.</p>
<p>“Kita harus menunjukkan kinerja yang baik dan mengendepankan adat dalam birokrasi. Seperti menjaga etika dalam berkomunikasi, menghargai orang tua serta menghargai kearifan lokal,” ucap Sugondo saat dimintai keterangan.</p>
<p>Acara adat tersebut turut dihadiri oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para pimpinan dan pejabat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Gorontalo.</p>
<p>Dengan disambut secara adat, Sugondo menegaskan tekadnya untuk bekerja dengan penuh integritas, menjunjung tinggi budaya Gorontalo, dan mempererat hubungan antara pemerintahan dan masyarakat.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/resmi-menjabat-sekda-sugondo-makmur-janji-junjung-adat-dan-kinerja/">Resmi Menjabat Sekda, Sugondo Makmur Janji Junjung Adat dan Kinerja</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/resmi-menjabat-sekda-sugondo-makmur-janji-junjung-adat-dan-kinerja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Festival Apangi Jadi Ruang Pelestarian Kuliner Gorontalo</title>
		<link>https://prosesnews.id/festival-apangi-jadi-ruang-pelestarian-kuliner-gorontalo/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/festival-apangi-jadi-ruang-pelestarian-kuliner-gorontalo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2025 04:23:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemda Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[festival apangi gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[festival desa padengo]]></category>
		<category><![CDATA[kue apangi]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner khas gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner Tradisional Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[pelestarian budaya lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Sofyan Puhi]]></category>
		<category><![CDATA[umkm kuliner gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[warisan leluhur gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=66604</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Festival Apangi yang digelar masyarakat...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/festival-apangi-jadi-ruang-pelestarian-kuliner-gorontalo/">Festival Apangi Jadi Ruang Pelestarian Kuliner Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="161" data-end="360"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-66605" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Image-2025-07-16-at-08.55.25.jpeg" alt="" width="1280" height="853" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Image-2025-07-16-at-08.55.25.jpeg 1280w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Image-2025-07-16-at-08.55.25-300x200.jpeg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Image-2025-07-16-at-08.55.25-1024x682.jpeg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Image-2025-07-16-at-08.55.25-768x512.jpeg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Image-2025-07-16-at-08.55.25-750x500.jpeg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Image-2025-07-16-at-08.55.25-1140x760.jpeg 1140w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p data-start="161" data-end="360"><strong data-start="161" data-end="178">PROSESNEWS.ID</strong> – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Festival Apangi yang digelar masyarakat Desa Padengo, Kecamatan Limboto Barat, pada Selasa malam (15/07/2025).</p>
<p data-start="362" data-end="578">Menurut Sofyan, festival ini merupakan wujud nyata dari upaya pelestarian budaya, khususnya dalam ranah kuliner tradisional Gorontalo. Ia menilai kegiatan seperti ini sangat penting dalam memperkuat identitas daerah.</p>
<p data-start="580" data-end="720">Bahkan, kata Sofyan, melalui festival tersebut, kekayaan budaya lokal dapat dikembangkan dan dikenalkan kepada masyarakat di luar Gorontalo.</p>
<p data-start="722" data-end="876"><em data-start="722" data-end="866">&#8220;Ini kekayaan budaya kita, dalam hal kuliner Kue Apangi sebagai bagian dari identitas tidak terpisahkan dari identitas Gorontalo itu sendiri,&#8221;</em> jelasnya.</p>
<p data-start="878" data-end="1118">Lebih lanjut, Sofyan menjelaskan, festival ini bukan sekadar untuk menikmati kue tradisional, melainkan juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar mereka bisa memahami dan menghidupkan kembali warisan budaya dari para leluhur.</p>
<p data-start="1120" data-end="1329">Di akhir sambutannya, Sofyan menegaskan bahwa Festival Apangi juga membuka peluang bagi pelaku UMKM, terutama yang bergerak di bidang kue tradisional, untuk menampilkan produk unggulan berbasis kearifan lokal.</p>
<p data-start="1331" data-end="1441"><em data-start="1331" data-end="1429">&#8220;Sehingga setiap festival kita manfaatkan dengan baik dan sebagai peluang untuk pengusaha UMKM,&#8221;</em> pungkasnya.</p>
<p data-start="1443" data-end="1468"><strong data-start="1443" data-end="1468">Reporter: Pian Enpeda</strong></p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/festival-apangi-jadi-ruang-pelestarian-kuliner-gorontalo/">Festival Apangi Jadi Ruang Pelestarian Kuliner Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/festival-apangi-jadi-ruang-pelestarian-kuliner-gorontalo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bedah Buku Jadi Wadah Menghidupkan Literasi Adat di Gorontalo</title>
		<link>https://prosesnews.id/bedah-buku-jadi-wadah-menghidupkan-literasi-adat-di-gorontalo/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/bedah-buku-jadi-wadah-menghidupkan-literasi-adat-di-gorontalo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2025 09:17:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Adat Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Bedah Buku Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Kitab Kuning]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Perpustakaan Provinsi Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Ridwan Hemeto]]></category>
		<category><![CDATA[Sofyan Kau]]></category>
		<category><![CDATA[Zulkarnain Suleman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=66367</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo kembali menggelar kegiatan bedah buku yang berlangsung...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/bedah-buku-jadi-wadah-menghidupkan-literasi-adat-di-gorontalo/">Bedah Buku Jadi Wadah Menghidupkan Literasi Adat di Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-66368" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/07/IMG-20250707-WA0031.jpg" alt="" width="1600" height="1200" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/07/IMG-20250707-WA0031.jpg 1600w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/07/IMG-20250707-WA0031-300x225.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/07/IMG-20250707-WA0031-1024x768.jpg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/07/IMG-20250707-WA0031-768x576.jpg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/07/IMG-20250707-WA0031-1536x1152.jpg 1536w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/07/IMG-20250707-WA0031-750x563.jpg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/07/IMG-20250707-WA0031-1140x855.jpg 1140w" sizes="auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p><strong>PROSESNEWS.ID</strong> – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo kembali menggelar kegiatan bedah buku yang berlangsung di Aula lantai 2 Perpustakaan Provinsi, pada Senin (07/07/2025).</p>
<p>Kali ini, buku yang dibedah berjudul “Adat Gorontalo: Antara Kritik dan Pledoi dalam Perspektif Kitab Kuning”, karya Sofyan Kau dan Zulkarnain Suleman.</p>
<p>Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Dinas dalam memperkuat literasi masyarakat, khususnya terkait budaya dan pemahaman keagamaan.</p>
<p>Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo, Ridwan Hemeto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kali kedua dilaksanakan.</p>
<p>“Sudah kali kedua, dan Insha Allah akan ada bedah lanjutan lagi yang akan kita laksanakan,” jelasnya saat diwawancarai.</p>
<p>Menurut Ridwan, pemilihan buku bertema adat Gorontalo dilatarbelakangi oleh pentingnya promosi kekayaan budaya lokal yang tersimpan di Perpustakaan Provinsi. Ia menambahkan, tema tersebut juga menyentuh isu penting, yakni keterkaitan adat dan pandangan keagamaan.</p>
<p>“Dengan program ini, tentunya kami berharap bisa meningkatkan budaya literasi masyarakat yang ada di Gorontalo,” pungkasnya.</p>
<p>Reporter: Pian Enpeda</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/bedah-buku-jadi-wadah-menghidupkan-literasi-adat-di-gorontalo/">Bedah Buku Jadi Wadah Menghidupkan Literasi Adat di Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/bedah-buku-jadi-wadah-menghidupkan-literasi-adat-di-gorontalo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Remaja dan Museum, Menjalin Jejak Sejarah, Merangkai Masa Depan Budaya</title>
		<link>https://prosesnews.id/remaja-dan-museum-menjalin-jejak-sejarah-merangkai-masa-depan-budaya/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/remaja-dan-museum-menjalin-jejak-sejarah-merangkai-masa-depan-budaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jun 2025 06:59:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi sejarah gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[generasi muda cinta budaya]]></category>
		<category><![CDATA[kegiatan budaya di museum]]></category>
		<category><![CDATA[lomba cerdas cermat museum gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[lomba pelajar gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[museum purbakala provinsi gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[pelestarian budaya lokal]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah gorontalo untuk remaja]]></category>
		<category><![CDATA[wisata edukatif gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=66235</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh : Dr. Sitti Rachmi Masie, M.Pd PROSESNEWS.ID &#8211; Pagi itu, Selasa, 27 Mei 2025...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/remaja-dan-museum-menjalin-jejak-sejarah-merangkai-masa-depan-budaya/">Remaja dan Museum, Menjalin Jejak Sejarah, Merangkai Masa Depan Budaya</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;" align="center"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-66236" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-30-at-12.32.09.jpeg" alt="" width="1300" height="1013" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-30-at-12.32.09.jpeg 1300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-30-at-12.32.09-300x234.jpeg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-30-at-12.32.09-1024x798.jpeg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-30-at-12.32.09-768x598.jpeg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-30-at-12.32.09-750x584.jpeg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-30-at-12.32.09-1140x888.jpeg 1140w" sizes="auto, (max-width: 1300px) 100vw, 1300px" /></p>
<p style="text-align: left;" align="center"><strong>Oleh : Dr. Sitti Rachmi Masie, M.Pd</strong></p>
<p><strong>PROSESNEWS.ID</strong> &#8211; Pagi itu, Selasa, 27 Mei 2025 matahari Gorontalo perlahan menyembul di balik pepohonan, menebarkan cahaya hangat ke halaman <strong>Museum Purbakala Provinsi Gorontalo</strong>. Udara masih segar, embun pagi belum sepenuhnya menguap dari rerumputan taman yang tertata rapi. Dari kejauhan, terdengar suara riuh kendaraan dan tawa para siswa yang mulai berdatangan dengan seragam rapi dan semangat di wajah mereka.</p>
<p>Suasana penuh semangat dan kebersamaan terasa kuat. Beberapa siswa duduk di tangga museum sambil membuka catatan, ada yang berlatih menjawab soal bersama rekan tim, dan ada pula yang sibuk mengambil dokumentasi dengan latar belakang bangunan museum, serta fitur-fitur klasik dan bersejarah. Aroma kayu tua dari dalam museum perlahan menyeruak ketika pintu dibuka, menambah nuansa khas yang tenang dan penuh nilai sejarah.</p>
<p>Di panggung halaman depan gedung museum, meja-meja peserta sudah tertata rapi. Layar proyektor menyala menampilkan logo lomba, dan deretan kursi untuk penonton mulai dipenuhi guru pendamping serta pengunjung umum. Suara lagu daerah Gorontalo yang diputar lembut menambah suasana sakral dan khidmat, seolah mengingatkan bahwa hari ini adalah pertemuan antara masa kini dan warisan masa lalu. Suasana pagi di museum tidak hanya menggambarkan kesiapan lomba, tetapi juga menunjukkan semangat generasi muda untuk mengenal dan mencintai budayanya. Dalam tiap langkah dan tawa, tersimpan harapan bahwa budaya Gorontalo akan terus hidup di hati anak-anak negeri ini.</p>
<p>Melalui lomba ini, remaja Gorontalo belajar bahwa melestarikan budaya bukanlah tugas orang tua atau pemerintah semata, melainkan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari sekarang. Dengan semangat dan cinta terhadap budaya lokal, remaja akan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam identitas dan karakter budaya. Mereka yang aktif dan antusias dalam kegiatan ini bisa menjadi penggerak di sekolah dan lingkungan sekitarnya untuk mengenalkan budaya Gorontalo kepada teman-temannya. Misalnya, dengan membuat vlog edukatif, mengadakan presentasi budaya, atau menyusun pameran kecil tentang adat dan sejarah lokal. Langkah-langkah sederhana ini akan berdampak besar dalam memperkuat posisi budaya Gorontalo di kalangan generasi muda.</p>
<p>Remaja adalah generasi penerus yang memiliki energi, kreativitas, dan semangat belajar tinggi. Ketika mereka dilibatkan secara langsung dalam kegiatan budaya seperti <strong>Lomba Cerdas Cermat Museum</strong>, maka warisan leluhur tidak hanya dipelajari, tetapi juga dijaga dan dilanjutkan. Budaya bukanlah masa lalu yang usang, tetapi jati diri yang hidup dan relevan jika terus ditanamkan dalam diri generasi muda.</p>
<p>Budaya lokal adalah warisan tak ternilai yang diwariskan oleh para leluhur. Setiap daerah di Indonesia memiliki keunikan budayanya sendiri, termasuk Gorontalo yang kaya akan nilai-nilai adat, sejarah, dan seni tradisional. Namun, di era globalisasi dan perkembangan teknologi saat ini, kekayaan budaya tersebut terancam terkikis jika tidak diperkenalkan dan dijaga oleh generasi muda. Oleh karena itu, partisipasi remaja dalam kegiatan seperti <strong>Lomba Cerdas Cermat Museum Gorontalo</strong> menjadi langkah penting dalam melestarikan dan menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya daerah.</p>
<p>Museum bukan hanya tempat menyimpan benda-benda kuno, tetapi juga pusat pengetahuan budaya dan sejarah. Di dalam <strong>Museum Purbakala Provinsi Gorontalo</strong>, terdapat berbagai koleksi yang merekam jejak perjalanan masyarakat Gorontalo dari masa ke masa mulai dari alat tradisional, pakaian adat, hingga peninggalan sejarah kerajaan-kerajaan lokal. Melalui lomba cerdas cermat yang berbasis materi museum, remaja diajak untuk lebih memahami budaya dan sejarah daerahnya dengan cara yang edukatif dan menyenangkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/remaja-dan-museum-menjalin-jejak-sejarah-merangkai-masa-depan-budaya/">Remaja dan Museum, Menjalin Jejak Sejarah, Merangkai Masa Depan Budaya</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/remaja-dan-museum-menjalin-jejak-sejarah-merangkai-masa-depan-budaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sidang WBTbI Tetapkan 3 Warisan Budaya Gorontalo</title>
		<link>https://prosesnews.id/sidang-wbtbi-tetapkan-3-warisan-budaya-gorontalo/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/sidang-wbtbi-tetapkan-3-warisan-budaya-gorontalo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Aug 2024 02:24:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[3 Warisan Budaya Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Sidang WBTbI]]></category>
		<category><![CDATA[Warisan Budaya Takbenda Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Warisan Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=59829</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID – Tiga warisan budaya dari Provinsi Gorontalo telah resmi direkomendasikan untuk ditetapkan sebagai Warisan...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/sidang-wbtbi-tetapkan-3-warisan-budaya-gorontalo/">Sidang WBTbI Tetapkan 3 Warisan Budaya Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr">
<p dir="ltr"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-59833" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/08/1000243596.jpg" alt="" width="1200" height="747" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/08/1000243596.jpg 1200w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/08/1000243596-300x187.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/08/1000243596-1024x637.jpg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/08/1000243596-768x478.jpg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/08/1000243596-750x467.jpg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/08/1000243596-1140x710.jpg 1140w" sizes="auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></p>
<p dir="ltr"><strong>PROSESNEWS.ID</strong> – Tiga warisan budaya dari Provinsi Gorontalo telah resmi direkomendasikan untuk ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia dalam Sidang Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTbI) yang digelar sejak 19 Agustus 2024.</p>
<p dir="ltr">Sidang yang berlangsung di Holiday Inn Gadjah Mada Jakarta ini memutuskan Bahasa Gorontalo, Huyula, dan Tidi lo Tonggalo sebagai bagian dari 274 warisan budaya yang diajukan oleh 31 provinsi di seluruh Indonesia.</p>
<p dir="ltr">Sidang WBTbI ini berlangsung selama empat hari, dengan tim ahli yang mendengarkan pemaparan dari masing-masing provinsi pengusul. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, bersama dengan perwakilan dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XVII, memberikan presentasi yang mendalam mengenai ketiga warisan budaya tersebut di hadapan Tim Ahli WBTbI.</p>
<p dir="ltr">Proses penetapan ini merupakan hasil dari perjalanan panjang yang dimulai dari pencatatan Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) dalam sistem Data Pokok Kebudayaan, pengumpulan data, hingga serangkaian penilaian administrasi dan teknis.</p>
<p dir="ltr">Akhirnya, setelah melalui beberapa tahap penilaian, ketiga warisan budaya ini disidangkan dan direkomendasikan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia.</p>
<p dir="ltr">Direktur Pelindungan Kebudayaan, dalam sambutannya pada acara pembukaan Sidang WBTbI, menegaskan, penetapan ini adalah upaya penting dalam melindungi dan melestarikan warisan budaya. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.</p>
<p dir="ltr">Hilmar Farid, Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek RI, juga memberikan pesan penting agar semangat dalam pengusulan penetapan warisan budaya ini harus diiringi dengan upaya pelestarian yang nyata di tengah masyarakat. Ia berharap bahwa Warisan Budaya Takbenda yang ditetapkan dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.</p>
<p dir="ltr">Sebagai langkah selanjutnya, penetapan resmi ini akan dirayakan dalam Malam Apresiasi Penyerahan Sertifikat Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2024, yang rencananya akan dihadiri oleh para kepala daerah pengusul. Penyerahan sertifikat ini dijadwalkan oleh Kemendikbudristek RI dalam waktu dekat.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/sidang-wbtbi-tetapkan-3-warisan-budaya-gorontalo/">Sidang WBTbI Tetapkan 3 Warisan Budaya Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/sidang-wbtbi-tetapkan-3-warisan-budaya-gorontalo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Paduan Suara Gorontalo Raih Penghargaan di Bali International Choir Festival</title>
		<link>https://prosesnews.id/paduan-suara-gorontalo-raih-penghargaan-di-bali-international-choir-festival/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/paduan-suara-gorontalo-raih-penghargaan-di-bali-international-choir-festival/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jul 2024 15:57:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Arthur Galuanta]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Dikbud Provinsi Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Disdikbud Provinsi Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Gotiv]]></category>
		<category><![CDATA[Paduan Suara Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[The Most Creative Folksong Performance]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=59099</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID &#8211; Pada Sabtu (27/7/2024), Paduan Suara Gorontalo Inovasi berhasil meraih Gold Medal dan Spesial...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/paduan-suara-gorontalo-raih-penghargaan-di-bali-international-choir-festival/">Paduan Suara Gorontalo Raih Penghargaan di Bali International Choir Festival</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-59100" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/07/WhatsApp-Image-2024-07-29-at-08.52.26.jpeg" alt="" width="1280" height="960" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/07/WhatsApp-Image-2024-07-29-at-08.52.26.jpeg 1280w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/07/WhatsApp-Image-2024-07-29-at-08.52.26-300x225.jpeg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/07/WhatsApp-Image-2024-07-29-at-08.52.26-1024x768.jpeg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/07/WhatsApp-Image-2024-07-29-at-08.52.26-768x576.jpeg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/07/WhatsApp-Image-2024-07-29-at-08.52.26-750x563.jpeg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/07/WhatsApp-Image-2024-07-29-at-08.52.26-1140x855.jpeg 1140w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p><strong>PROSESNEWS.ID</strong> &#8211; Pada Sabtu (27/7/2024), Paduan Suara Gorontalo Inovasi berhasil meraih Gold Medal dan Spesial Jury Awards “The Most Creative Folksong Performance” dalam Awarding Ceremony di 13th Bali International Choir Festival.</p>
<p>Acara penghargaan tersebut berlangsung di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Provinsi Bali, dan festival ini diadakan dari tanggal 24-26 Juli 2024.</p>
<p>Bali International Choir Festival merupakan ajang paduan suara internasional yang diikuti oleh berbagai negara, termasuk Amerika, Selandia Baru, Korea Selatan, Filipina, Thailand, dan lain-lain.</p>
<p>Pada event ini, Paduan Suara Gorontalo Inovasi, yang lebih dikenal dengan nama Gotiv, membawakan dua program lagu yaitu &#8220;Wolipopo&#8221; (Kunang-kunang) dan &#8220;Tumbilotohe,&#8221; ciptaan dan gubahan Maestro musik Gorontalo, Arthur Galuanta. Kedua lagu tersebut dipilih karena memiliki nilai filosofi dan tradisi yang kuat dalam budaya Gorontalo.</p>
<p>&#8220;Wolipopo&#8221; sering dibawakan dalam upacara adat Tuja’i Gorontalo, sedangkan &#8220;Tumbilotohe&#8221; adalah tradisi leluhur yang dilakukan menjelang Idul Fitri di Gorontalo. Baik Tuja’i maupun Tumbilotohe telah ditetapkan oleh Kemendikbudristek RI sebagai Warisan Budaya Takbenda Provinsi Gorontalo.</p>
<p>Paduan Suara Gorontalo Inovasi merupakan sanggar binaan Pemerintah Provinsi Gorontalo di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, yang telah terbentuk sejak tahun 2007 dan terus eksis hingga kini mempromosikan kebudayaan Gorontalo melalui lagu dan tarian rakyat (folksong).</p>
<p>Rudy Salahudin, Penjabat Gubernur Gorontalo, bersama Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Rusli W. Nusi turut hadir dan mendukung penuh keikutsertaan Gotiv dalam ajang internasional ini.</p>
<p>Rudy Salahudin mengapresiasi semangat Gotiv dalam mengembangkan dan mempromosikan kebudayaan Gorontalo.</p>
<p>&#8220;Semoga kedepannya kebudayaan Gorontalo lebih dikenal, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di tingkat dunia,&#8221; ungkapnya di sela-sela makan malam bersama Paduan Suara Gorontalo Inovasi.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/paduan-suara-gorontalo-raih-penghargaan-di-bali-international-choir-festival/">Paduan Suara Gorontalo Raih Penghargaan di Bali International Choir Festival</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/paduan-suara-gorontalo-raih-penghargaan-di-bali-international-choir-festival/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
