Diskriminasi Pekerja di PT PETS, Pekrja Lokal Cepat Dipecat, Pekerja Luar Daerah Difasilitasi

PROSESNEWS.ID – Publik menyoroti dugaan perbedaan perlakuan antara pekerja lokal dan pekerja dari luar daerah di PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS). Sorotan itu muncul menanggapi berita yang menyebut perusahaan tambang tersebut sebagai andalan lapangan kerja warga Pohuwato.

Pemilik akun Ericaa Dixonn Page Gift menyebut pekerja dari luar Pohuwato mendapat sejumlah fasilitas.

“Dorang so fasilitasi antar jemput, kos ditanggung, makan tiga kali sehari ditanggung,” tulisnya.

Sebaliknya, ia menilai pekerja lokal diperlakukan berbeda.

“Sedangkan karyawan lokal cuma jadi budak perusahaan. Salah sadiki langsung dorang mo pecat,” tulisnya (salah sedikit langsung mereka mau pecat).

Tudingan itu sejalan dengan komentar warganet lain yang menilai pekerja luar daerah lebih diutamakan.

“Lapangan kerja untuk orang luar Pohuwato paling banyak,” tulis akun Alandri Dama.

Akun Risky Resky menilai warga Pohuwato hanya diakal-akali.

“Torang pe kampung ini kaya dengan emas,” tulisnya (kampung kita ini kaya dengan emas), seraya mengajak warga, “Jangan mau.”

Klaim mengenai perbedaan fasilitas dan perlakuan ini belum dapat dibuktikan. Redaksi belum memperoleh dokumen atau keterangan resmi mengenai skema fasilitas karyawan PT PETS.

Isu perlakuan pekerja ini dinilai penting karena berita pada media online menyebut perusahaan berkontribusi besar dalam penyerapan tenaga kerja lokal. Klaim tersebut belum disertai rincian kondisi kerja maupun status kepegawaian pekerja lokal.

Redaksi masih berupaya mengonfirmasi PT PETS mengenai kebijakan fasilitas karyawan, termasuk apakah ada perbedaan antara pekerja lokal dan pekerja dari luar daerah.

Tinggalkan Balasan