Daerah  

Ketua MUI Boalemo : Kedamaian Merupakan Akhlak Islam

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Boalemo, Lukmanul Hakim Abubakar Lc., M.P.I. (F: Istimewa)
banner 120x600
banner 468x60
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Boalemo, Lukmanul Hakim Abubakar Lc., M.P.I. (F: Istimewa)

PROSESNEWS.ID – Majelis Ulama Indonesia (MUI), mengecam segala bentuk penghinaan kepada simbol Agama manapun. Apalagi, kepada simbol Agama Islam, Nabi Muhammad SAW.

Peryataan tersebut, ditegaskan Ketua MUI Boalemo, Lukmanul Hakim Abubakar Lc., M.P.I,. Saat dikonfirmasi terkait Pidato kontroversial Presiden Perancis Emmanuel Macron, belum lama ini.

banner 325x300

Seperti diketahui, pidato Macron yang disampaikannya di Les Mureaux, Perancis beberapa waktu lalu, mengundang Kecaman dari  Umat Islam, tak terkecuali umat Islam Indonesia.

Apalagi, dikabarkan, Macron berkomentar kalau negaranya, tetap mempertahankan kebebasan berpendapat. Dan mengijinkan kartun Nabi Muhammad, dipublikasikan oleh Charlie Hebdo. Padahal, ini sesuatu yang dilarang Islam.

Menurut Lukman Hakim, Nabi Muhammad adalah Nabi Mulia. Tidak berkurang kemuliaannya, dengan semua penghinaan kepada dirinya. Tapi, yang hina adalah ummatnya. Jika, tidak terganggu dengan penghinaan kepada Nabi mereka.

Meski demikian, kata Alumni Universitas Al-Azhar Kairo Mesir itu, kejadian ini menjadi momentum untuk mengakrabkan diri dengan Sang Nabi Mulia Muhammad SAW. Membaca sejarahnya dan mengenalkannya pada keluarga.

Harapannya, bisa lebih menanamkan rasa kecintaan kepada beliau (Muhammad SAW). Kecintaan yang kemudian dapat melahirkan pengamalan Sunnah dan pembelaan terhadap Beliau.

“Walaupun kita marah dan protes, kita tetap tunjukkan kedamaian. Itu tidak boleh hilang. Itu merupakan akhlak Islam,” Pesan Ketua MUI Kabupaten Boalemo tersebut. Jum’at, (13/11/2020).

 

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan