Warga Bantaran Sungai Diimbau Mengungsi !! Pemprov Telah Siapkan Posko Pengungsian

Sekarang yang kita lakukan mengimbau warga untuk segera mengungsi. Kemungkinan banjir ini lebih parah dari yang terjadi beberapa minggu lalu

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (jaket kuning) saat meninjau debit air di Bendung Alale di Kecamatan Suwawa Tengah, Bone Bolango, Jumat (3/7/2020). Ketinggian air sudah meluap ke jalan setinggi mata kaki orang dewasa. Warga di sekitar bantaran sungai Bone diimbau untuk segera menungsi ke posko-posko pengungsian. (Foto: Salman-Humas).

PROSESNEWS.ID – Hujan deras yang mengguyur Gorontalo, Jumat (3/7/2020) menyebabkan air sungai meluap dan berpotensi merendam rumah warga di Kabupaten Bone Bolango dan Kota Gorontalo.

Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan pun, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengimbau warga di sepanjang bantaran sungai Bone untuk segera mengungsi.

“Sekarang yang kita lakukan mengimbau warga untuk segera mengungsi. Kemungkinan banjir ini lebih parah dari yang terjadi beberapa minggu lalu,” ucap Rusli.

Untuk membantu warga korban banjir, Rusli telah meminta, kepada instansi teknis untuk menyiapkan dapur umum di posko pengungsian pemprov di gedung Bele li Mbui. Di lokasi tersebut tercatat ada 400 jiwa yang mengungsi termasuk 12 diantaranya adalah bayi.

‘Saya minta juga untuk bayi dibantu dengan biskuit dan susu. Kita siapkan tim medis dan dapur umum,” pinta Rusli.

Berdasarkan catatan BPBD Provinsi Gorontalo, ada tujuh titik pengungsian di Kota Gorontalo. Rinciannya Bele li Mbui 400 jiwa, SDN 38 335 Jiwa, Kantor Pertanahan Kota 60 jiwa, Kesdim 178 jiwa. Ada juga di Kelurahan Padebuolo 650 jiwa, Kelurahan Botu 1000 jiwa dan masjid Arraudah 100 jiwa.

Banjir merendam empat kecamatan di Bone Bolango yakni Suwawa Timur, Suwawa, Suwawa Selatan dan Botupingge. Di Kota Gorontalo merendam empat kecamatan yakni Hulondalangi, Kota Selatan, Kota Timur dan Kota barat. Di kabupaten Boalemo, dilaporkan banjir merendam dua kecamatan yakni Dulupi dan Tilamuta.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie meninjau posko dapur umum di Kantor Desa Duano, Suwawa Tengah, Bone Bolango, Jumat (3/7/2020). Posko ini melayani kebutuhan makan minum warga yang mengungsi di Suwawa Tengah dan sekitarnya. (Foto: Salman-Humas).

Gubernur Rusli bersama Kapolda Irjenpol Adnas, Danrem 133 Nani Wartabone Brigjen Bagus Antonov Hardito dan anggota Komisi VIII DPR RI Idah Syahidah malam ini meninjau sejumlah titik. Salah satunya di Bendung Alale, Kecamatan Suwawa Tengah, Bone Bolango.

Debit air di Bendung Alale sudah meluap ke jalan dengan arus yang cukup deras. Jalan yang biasa dilalui warga di lokasi sudah terendam air setinggi mata kaki orang dewasa. (Ads)

Related articles

PROSESNEWS.ID – Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Gorontalo Iswanta melepas peserta napak tilas dalam rangka memperingati Hari Patriotik 23 Januari 1942, Kamis (23/1/2020). Napak tilas tidak lain untuk mengulang kembali jalur perjuangan Nani Wartabone bersama pasukan rimbanya untuk meraih kemerdekaan […]

Dua DPO Asal Sulteng, Ditangkap Polisi Gorontalo

PROSESNEWS.ID – Dua orang tersangka yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), DR (21) dan AV (23). Asal Kabupaten Banggai, Sulawesi-Tengah. Akhirnya, dibekuk Polisi Gorontalo belum lama ini. Senin, (20/01/20). Keduanya berhasil diamankan tim Resmob Reskrimum Polda Gorontalo, bersama Tim […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *