
PROSESNEWS.ID — Pemerintah Provinsi Gorontalo terus mendorong generasi muda meningkatkan kapasitas dan keterampilan di bidang kewirausahaan. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan peningkatan kapasitas pemuda, khususnya dalam pengembangan wirausaha muda.
Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, mengatakan penguatan kapasitas pemuda penting untuk membentuk pola pikir atau mindset yang kuat dalam menjalankan usaha.
Menurut Sultan, masih banyak generasi muda yang menjalankan usaha karena ikut-ikutan. Kondisi tersebut dinilai perlu diubah dengan membangun pola pikir kewirausahaan yang lebih mandiri dan berorientasi pada keberlanjutan usaha.
“Generasi muda pada umumnya ikut-ikutan, sehingga harus memiliki mindset yang berbeda,” ujar Sultan.
Ia mengatakan salah satu tantangan dalam pengembangan UMKM adalah keberlanjutan usaha. Tidak sedikit usaha yang hanya mampu bertahan sekitar lima hingga enam bulan sebelum akhirnya berhenti.
Karena itu, kata Sultan, pelatihan kewirausahaan perlu dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya sebatas kegiatan pelatihan sesaat.
“Pelatihan usaha harus berkelanjutan. Ini juga menjadi salah satu sarana untuk berkumpulnya para wirausaha muda,” jelasnya.
Melalui kegiatan tersebut, para pemuda diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga dapat saling bertukar pengalaman, membangun jaringan, serta mengembangkan ide dan inovasi dalam menjalankan usaha.
Sementara itu, Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah, mengapresiasi kegiatan peningkatan kapasitas pemuda tersebut.
Menurut Idah, generasi muda perlu terus melakukan upgrade skill agar mampu menghadapi perkembangan zaman dan memiliki kemampuan yang dapat menjadi nilai tambah dalam dunia usaha.
Ia mencontohkan perkembangan Cina yang menurutnya didukung oleh kemampuan masyarakat dalam menguasai ilmu dan keterampilan yang berbeda.
“Yang penting bagaimana kita meningkatkan pengalaman dan kemampuan yang kita miliki,” katanya.
Idah berharap peningkatan kapasitas pemuda melalui kegiatan kewirausahaan dapat melahirkan lebih banyak wirausaha muda yang mandiri. Keberadaan wirausaha muda tersebut diharapkan turut memberikan dampak terhadap peningkatan perekonomian di Provinsi Gorontalo.
Ia juga mengingatkan calon wirausaha agar memiliki mental yang kuat dan tidak malu memulai usaha dari hal-hal kecil.
“Seorang wirausaha harus mempunyai jiwa yang tangguh, tidak perlu malu, dan dimulai dari diri sendiri,” tegasnya.
Dengan penguatan kapasitas, peningkatan keterampilan, serta pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, generasi muda Gorontalo diharapkan mampu menjadi pelaku usaha yang tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan menciptakan peluang ekonomi baru.













