PROSESNEWS.ID – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Erwinsyah Ismail, S.I.Kom, M.I.Kom, menyerap aspirasi terkait ketersediaan stok dan stabilitas harga bahan pangan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) dalam agenda reses hari kedua di Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo, Selasa (3/11/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Anggota DPRD Provinsi Dapil Kota Gorontalo itu mempertanyakan kesiapan pemerintah daerah dalam menjamin pasokan bahan pangan, khususnya menghadapi peningkatan kebutuhan masyarakat pada November hingga Desember mendatang.
“Kami ingin memastikan ketersediaan stok pangan menjelang akhir tahun, terutama menghadapi Natal dan Tahun Baru. Dari penjelasan Kepala Dinas, stok pangan di Gorontalo dipastikan aman hingga akhir tahun,” katanya.
Meski stok pangan dipastikan aman, Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi itu menjelaskan, terdapat sejumlah komoditas yang mengalami pergeseran harga di pasaran. Kondisi tersebut dipengaruhi pola kenaikan permintaan menjelang akhir tahun serta kendala distribusi yang berdampak terhadap rantai pasok bahan pokok.
“Yang perlu menjadi perhatian adalah persoalan distribusi, terutama berkaitan dengan bahan bakar yang dapat memengaruhi rantai pasok. Ini perlu diantisipasi agar pasokan bahan pangan kepada masyarakat tetap berjalan lancar,” jelasnya.
Selain persoalan distribusi, pertemuan tersebut juga membahas kelebihan produksi sejumlah komoditas hortikultura di Gorontalo. Di sisi lain, terdapat peluang pemasaran ke daerah tetangga, khususnya Sulawesi Utara, yang diperkirakan mengalami peningkatan permintaan bahan pangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Kondisi ini perlu dikelola secara seimbang agar kebutuhan pangan masyarakat Gorontalo tetap terpenuhi, sementara surplus produksi dapat dimanfaatkan untuk memenuhi permintaan dari daerah lain,” tutur pengusaha sukses itu.
Melalui agenda reses tersebut, Erwinsyah berharap pemerintah daerah dapat terus menjaga ketersediaan stok.
“Ya kita perlu mengantisipasi pasokan, gejolak harga, serta memperkuat distribusi pangan agar kebutuhan masyarakat Goronalo tetap terpenuhi hingga akhir tahun,” tutup politisi Partai Demokrat itu.











